Jumat
01 Mei 2026 | 3 : 37

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Peringati HSN, Ipuk: Kerja Bersama Wujudkan “Lima Hebat” Santri

PDIP-Jatim-Bupati-Ipuk-22102021

BANYUWANGI – Upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) di Banyuwangi digelar di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Jumat (22/10/2021). Bupati Banyuwangi bersama para kiai dan santri melaksanakan upacara secara hybrid. Selain di pendopo, para santri juga mengikutinya secara virtual di sejumlah pesantren.

Beberapa kiai yang tampak hadir, di antaranya KH. Thoha Munthaha, KH. Muhammad Yamin, KH. Burhan, KH Zarqoni, KH Ainul Yaqin, dan sejumlah kiai lainnya. Juga turut hadir perwakilan ormas Islam, seperti Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, dan Rabithah Ma’ahid Islamiyah, dan lainnya.

Selain itu, juga tampak hadir Forum Pimpinan Daerah Banyuwangi, di antaranya Ketua DPRD Banyuwangi, Kapolresta, Danlanal, Kepala Kemenag Banyuwangi, Kepala Pengadilan Agama, dan perwakilan Kejari serta Pengadilan Negeri.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ipuk yang didapuk sebagai pemimpin upacara mendorong para santri untuk bisa mewujudkan lima hebat santri. “Kami di pemerintah daerah akan terus berikhtiar membantu dan mendorong para santri untuk bisa mewujudkan 5 hebat santri. Mari kerja bersama mewujudkannya,” ungkapnya.

“Hebat ilmu agamanya, hebat penguasaan sains dan teknologinya, hebat kemandirian ekonominya, hebat kasih sayangnya dalam menjaga kebhinnekaan Indonesia, dan hebat gotong royongnya dalam membangun negara dan daerah,” lanjut Ipuk.

Dengan terwujudnya “lima hebat” santri, maka akan semakin memperkuat peran santri dalam kehidupan bernegara. Dengan hebat ilmu agamanya, maka menjadi panduan bagi arah kebaikan masyarakat. Dengan hebat kemandirian ekonominya, maka mempercepat pemulihan ekonomi, termasuk bisa membuka lapangan kerja.

“Dengan hebat rasa toleransinya, kita jaga NKRI. Dengan hebat sains dan teknologinya, bisa bantu berbagai masalah rakyat dengan iptek. Dengan hebat gotong royongnya, tercipta kekuatan kolaboratif untuk mempercepat kemajuan bangsa dan daerah,” paparnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, imbuh Ipuk, Pemkab Banyuwangi meluncurkan berbagai program yang dapat diakses oleh para santri. Seperti halnya beasiswa, pelatihan kewirausahaan, bantuan pesantren, dan aneka forum dialog lintas agama.

“Setiap tahun, kita juga mengucurkan bantuan ke pesantren-pesantren di Banyuwangi guna menstimulus perbaikan sarana dan prasarana belajar para santri,” terang Ipuk.

Lebih jauh, bupati dari PDI Perjuangan itu mengucapkan terimakasih kepada para santri dan keluarga besar pesantren. Selama ini telah menjadi mitra pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19. Santri, alumni, orang tua santri, dan jamaah merupakan komunitas besar yang turut membantu dalam menangani pandemi sekaligus memulihkan kembali pemberdayaan ekonomi.

“Kehadiran santri ini senantiasa kami harapkan, kami idam-idamkan, untuk bersama-sama mengatasi permasalahan bangsa serta membangunnya,” ujar Ipuk.

Rangkaian peringatan Hari Santri Nasional sendiri di Banyuwangi diawali dengan serangkaian lomba dan pelatihan bagi para santri. Seperti lomba baca kitab, nadzaman, video pendek, hingga hadrah Al-Banjari. Lalu, dilanjutkan dengan khotmil Qur’an bersama para penghafal Al-Quran. Lalu, ditutup dengan penganugerahan santri berprestasi dan tasyakuran. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Puan: Isu Outsourcing, Ancaman PHK hingga Ojol Harus Dibaca Satu Kerangka Perlindungan Pekerja

Puan Maharani nilai isu outsourcing, PHK, hingga ojol harus dibaca dalam satu kerangka perlindungan pekerja di May ...
KABAR CABANG

May Day, PDIP Surabaya Rangkul Ojol Perempuan: Serap Aspirasi hingga Salurkan Bantuan

PDIP Surabaya rangkul 250 ojol perempuan saat May Day 2026, salurkan bantuan dan serap aspirasi pekerja informal. ...
EKSEKUTIF

Buruh dan Pemkab Lamongan Gelar Nobar Film Marsinah dan Orasi Kebangsaan

LAMONGAN – Dinas Tenaga Kerja Lamongan bersama sejumlah buruh menggelar kegiatan bersama dalam rangka peringatan ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Berhemat Anggaran Daerah, Siap Tiadakan Pokir dan Batasi Seremonial

MAGETAN – DPRD Magetan menegaskan komitmennya untuk memperkuat postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) ...
ROMANTIKA

Orde Baru Mengganti Hari Buruh dengan Hari Pekerja

SEJARAH perayaan Hari Buruh (May Day) di Indonesia mengalami pasang surut seiring dengan dinamika politik dan ...
LEGISLATIF

Paripurna LKPj 2025, Hosnan PDIP Tekankan Pentingnya Pemerataan dan Peningkatan Layanan

SUMENEP – DPRD Kabupaten Sumenep menggelar rapat paripurna penyampaian laporan Panitia Khusus (Pansus) terhadap ...