Minggu
19 April 2026 | 10 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDI Perjuangan se-Madura Targetkan Hattrick Kemenangan 2024, Mahfud: Kuncinya Sinergi dan Kolaborasi

PDIP-Jatim-Mahfud-Reses-04052021

BANGKALAN – Legislator PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur asal Madura, Mahfud, S. Ag., memberikan respon positif atas arahan DPP PDI Perjuangan dan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur untuk mencetak hattrick kemenangan Pileg dan Pilpres 2024 yang disampaikan dalam Rakercab Serentak PDI Perjuangan se-Madura, Kamis (14/10/2021).

“Selama ini, para pengurus PDI Perjuangan, baik anggota fraksi DPRD Jawa Timur, anggota Fraksi DPRD kabupaten di Madura, dan struktural partai sampai anak ranting, itu selalu dekat dengan masyarakat. dekat dengan masyarakat semua golongan, kita juga ikut andil, memperjuangkan aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat,” ujar Mahfud, Jumat (15/10/2021).

Menurutnya, ada beberapa langkah yang perlu dilakukan untuk mencapai kemenangan Pileg dan Pilpres 2024. Pertama, kesolidan pengurus. Para pengurus, dari DPC, PAC, Ranting dan Anak Ranting harus solid, kompak dalam menjalankan intruksi partai.

“Pertama, kita solidkan pengurus, kita harus solid kompak dan menyamakan persepsi untuk lalu terjun ke masyarakat,” jelasnya.

Kedua, pemetaan yang cermat. Menurut Mahfud, desa dan kecamatan di Madura memiliki karakter yang berbeda. Karena itu, para pengurus PDI Perjuangan di Madura harus mampu memetakan dengan cermat.  

“Kita harus petakan, karena setiap desa, setiap kecamatan itu karakternya berbeda. Kita harus paham dulu karakter setiap desa setiap kecamatan. baru kita melakukan gerakan-gerakan yang bisa diterima oleh masyarakat, kita dekat dengan masyarakat, dan tokoh-tokoh masyarakat dari semua golongan,” terangnya.

Bendahara PC GP Ansor Bangkalan ini menambahkan, para pengurus dan kader PDI Perjuangan untuk senantiasa dekat dengan rakyat. Dengan demikian, jelas Mahfud, masyarakat akan mengenal kerja-kerja kerakyatan yang dilakukan PDI Perjuangan.

“Kita juga harus menjalakan intruksi partai untuk selalu dekat dengan masyarkat. kedekatan yang nothing to lose. Kalau kata Ibu Megawati, kita harus tertawa dan menangis bersama rakyat. Persoalan ketika kita dekat dengan tokoh masyarakat, dengan kiai, dengan blater, itu memberikan dampak terhadap kebesaran partai, saya kira itu tandanya PDI Perjuangan bisa diterima oleh masyarakat Madura. Itu barokah bagi PDI Perjuangan atas kedekatannya dengan kiai, kedekatannya dengan ulama,” jelasnya.

Anggota Komisi C DPRD Jawa Timur itu juga menegaskan pentingnya sinergi antarpengurus partai dan kader, serta kolaborasi antara pengurus dan masyarakat.

“Konsolidasi internal itu untuk memperkuat pemahaman para pengurus terhadap ideologi dan kerja-kerja partai untuk rakyat. Konsolidasi yang akan memperkuat sinergi antarpengurus. Selain itu, kita juga harus berkolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat, terutama kaum milenial, dalam menyukseskan kerja-kerja kerakyatan partai yang berasal dari aspirasi masyarakat,” tandasnya. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Tinjau Longsor di Pacitan, Diana Sasa Desak Pemerintah Konkret soal Relokasi Permanen

PACITAN – Bencana tanah longsor yang kembali menerjang Kecamatan Nawangan, Kabupaten Pacitan. Dengan kejadian yang ...
LEGISLATIF

Warga Dandangan Keluhkan Banjir, Yuzar Rasyid Bergerak Cepat Tinjau Sungai 

Yuzar Rasyid turun langsung meninjau sungai di Kediri merespons banjir musiman, sekaligus meluncurkan program ...
KABAR CABANG

Musancab PDI Perjuangan Ngawi, Gen Z Tempati Posisi-posisi Strategis di PAC

NGAWI – Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar agenda Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di ...
KABAR CABANG

Hari Kartini 2026, Yudi Meira Tegaskan Peran Perempuan Strategis di PDIP Blitar

Yudi Meira tegaskan peran strategis perempuan dalam politik PDIP Blitar pada momentum Hari Kartini 2026, dorong ...
KABAR CABANG

Tari Reco Banteng Buka Musancab PDI Perjuangan Ngawi

NGAWI – Hentakan kaki para penari memecah suasana Pendopo Wedya Graha Kabupaten Ngawi, Minggu (19/4/2026). Irama ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Tegaskan Tak Ada Toleransi Kekerasan Seksual, Soroti Kasus di Kampus

Puan Maharani menegaskan tidak ada toleransi terhadap kekerasan seksual di kampus dan mendorong evaluasi menyeluruh ...