Jumat
07 Agustus 2026 | 2 : 40

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Maryoto: Kajian Pemprov, Tulungagung Sudah di Level 1

pdip-jatim-211011-maryoto-piagam-covid-1

TULUNGAGUNG – Sebagai Ketua Satgas Percepatan Penangan Covid-19 Kabupaten Tulungagung, Bupati Maryoto Birowo mengapresiasi kinerja pemangku kebijakan yang telah berhasil menurunkan kasus Covid-19 secara signifikan di Kota Marmer. Dia pun mengganjar para pemangku kebijakan tersebut dengan penghargaan.

“Penghargaan dari satgas ini karena Tulungagung saat sekarang terjadi penurunan kasus Covid-19 yang sangat signifikan,” ujar Maryoto Birowo usai memberikan penghargaan pada 14 orang pemangku kebijakan, termasuk tokoh masyarakat dan tokoh agama dalam apel pemberian penghargaan penanganan dan penanggulangan Covid-19 di halaman Kantor Bupati Tulungagung, Senin (11/10/2021).

Menurut dia, meski saat ini Kabupaten Tulungagung masih dalam PPKM level 3 tetapi terus mantap mencatat penurunan kasus Covid-19. “Tingkat BOR turun turun. Juga jumlah warga yang terkonfirmasi Covid-19 terus turun secara signifikan,” paparnya.

Bahkan lanjut kader PDI Perjuangan ini, Kabupaten Tulungagung berdasar kajian Pemprov Jatim sudah tidak lagi berada di level 3. Tetapi sudah di PPKM level 1. “Ini menandakan kasus Covid-19 di Tulungagung semakin berkurang dan terkendali,” terang Maryoto.

Dia menyadari jika capaian vaksinasi Covid-19 masih belum memenuhi target yang diharapkan. Utamanya, vaksinasi bagi warga lanjut usia (lansia).

Menurutnya, banyak kendala dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi warga lansia. Seperti mereka tiba-tiba sakit sehari sebelum pelaksanaan vaksinasi.

“Mau divaksin besok, malamnya datang penyakit asmanya, greges atau penyakit lainnya. Ini perlu dimaklumi namanya juga sudah lansia. Terlebih bagi yang sudah berumur 70 tahun ke atas,” bebernya.

Tiga pilar, yakni Pemkab Tulunaggung, Polres Tulungagung dan Kodim 0807 Tulungagung, sebut Maryoto, terus berusaha agar capaian vaksinasi Covid-19 bagi lansia mencapai 40 persen.

Diharapkan dengan capaian 40 persen tersebut akan membuat Kabupaten Tulungagung turun level dalam pemberlakuan PPKM pada pekan depan.

“Kami optimis minggu depan sudah turun level ke level 2. Kami pun akan terus jemput bola agar nakes dapat melakukan vaksinasi pada warga lansia yang tinggal 15 persen lagi mencapai 40 persen,” pungkasnya. (atu/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Silaturahmi dengan Keluarga Besar MAN Sumenep, Hj. Ansari: Suara Para Guru Sangat Penting

SUMENEP – Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Ansari, melakukan kunjungan ke Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sumenep, pada ...
EKSEKUTIF

Tekan Timbulan Sampah ke TPA Benowo, Eri Cahyadi Wajibkan ASN Pilah Sampah dari Rumah

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi mewajibkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota ...
KRONIK

Hj. Ansari Tegaskan Peran Penting P2K2, Ajak Keluarga Prioritaskan Pendidikan Anak

PAMEKASAN – Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Ansari, mengatakan bahwa Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga ...
SEMENTARA ITU...

Mas Dhito Beri Beasiswa dan Peralatan Las untuk Peraih Emas LKS Nasional 2026

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memberikan beasiswa hingga perguruan tinggi dan peralatan las kepada Moh. ...
LEGISLATIF

DPRD Jatim Targetkan Komisi Disabilitas Pertama di Indonesia Terbentuk Agustus 2026

DPRD Jawa Timur menargetkan pembentukan Komisi Disabilitas pertama di Indonesia melalui penyelesaian Raperda ...
PEREMPUAN

PWI Gresik Nobatkan Nila Yani Jadi Tokoh Inspiratif Penggerak UMKM

GRESIK – Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Gresik-Lamongan, Nila Yani Hardiyanti dikenal sebagai wakil rakyat yang ...