Sabtu
06 Juni 2026 | 5 : 42

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Maryoto: Kajian Pemprov, Tulungagung Sudah di Level 1

pdip-jatim-211011-maryoto-piagam-covid-1

TULUNGAGUNG – Sebagai Ketua Satgas Percepatan Penangan Covid-19 Kabupaten Tulungagung, Bupati Maryoto Birowo mengapresiasi kinerja pemangku kebijakan yang telah berhasil menurunkan kasus Covid-19 secara signifikan di Kota Marmer. Dia pun mengganjar para pemangku kebijakan tersebut dengan penghargaan.

“Penghargaan dari satgas ini karena Tulungagung saat sekarang terjadi penurunan kasus Covid-19 yang sangat signifikan,” ujar Maryoto Birowo usai memberikan penghargaan pada 14 orang pemangku kebijakan, termasuk tokoh masyarakat dan tokoh agama dalam apel pemberian penghargaan penanganan dan penanggulangan Covid-19 di halaman Kantor Bupati Tulungagung, Senin (11/10/2021).

Menurut dia, meski saat ini Kabupaten Tulungagung masih dalam PPKM level 3 tetapi terus mantap mencatat penurunan kasus Covid-19. “Tingkat BOR turun turun. Juga jumlah warga yang terkonfirmasi Covid-19 terus turun secara signifikan,” paparnya.

Bahkan lanjut kader PDI Perjuangan ini, Kabupaten Tulungagung berdasar kajian Pemprov Jatim sudah tidak lagi berada di level 3. Tetapi sudah di PPKM level 1. “Ini menandakan kasus Covid-19 di Tulungagung semakin berkurang dan terkendali,” terang Maryoto.

Dia menyadari jika capaian vaksinasi Covid-19 masih belum memenuhi target yang diharapkan. Utamanya, vaksinasi bagi warga lanjut usia (lansia).

Menurutnya, banyak kendala dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi warga lansia. Seperti mereka tiba-tiba sakit sehari sebelum pelaksanaan vaksinasi.

“Mau divaksin besok, malamnya datang penyakit asmanya, greges atau penyakit lainnya. Ini perlu dimaklumi namanya juga sudah lansia. Terlebih bagi yang sudah berumur 70 tahun ke atas,” bebernya.

Tiga pilar, yakni Pemkab Tulunaggung, Polres Tulungagung dan Kodim 0807 Tulungagung, sebut Maryoto, terus berusaha agar capaian vaksinasi Covid-19 bagi lansia mencapai 40 persen.

Diharapkan dengan capaian 40 persen tersebut akan membuat Kabupaten Tulungagung turun level dalam pemberlakuan PPKM pada pekan depan.

“Kami optimis minggu depan sudah turun level ke level 2. Kami pun akan terus jemput bola agar nakes dapat melakukan vaksinasi pada warga lansia yang tinggal 15 persen lagi mencapai 40 persen,” pungkasnya. (atu/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Tulungagung Gelar Bimtek Medsos bagi Kader di Tingkat Kecamatan

TULUNGAGUNG – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar bimbingan teknis (bimtek) media sosial (medsos) di ...
LEGISLATIF

Setumpuk Beban Administrasi Pemdes, Diana Sasa Tekankan Pendampingan dan Kesiapan Infrastruktur Digital Desa

MAGETAN – Anggota DPRD Jawa Timur, Diana AV Sasa meminta pemerintah memastikan kesiapan pendampingan dan ...
LEGISLATIF

Untari Dorong Penguatan Regulasi Disabilitas untuk Menjamin Hak Kelompok Rentan

Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mendorong penguatan regulasi perlindungan penyandang ...
LEGISLATIF

Yordan Batara Goa Soroti Banyak Perda Belum Efektif, DPRD Jatim Dorong Evaluasi Menyeluruh

Ketua Bapemperda DPRD Jawa Timur Yordan M. Batara Goa mendorong evaluasi menyeluruh terhadap perda yang telah ...
LEGISLATIF

Ony Setiawan Minta Pemerintah Lebih Serius Lindungi Peternak Ayam Petelur

Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur Ony Setiawan meminta pemerintah lebih serius memperhatikan nasib peternak ayam ...
LEGISLATIF

DPRD Jatim Soroti Ketimpangan DBHCHT, Minta Daerah Penghasil Dapat Porsi Lebih Berkeadilan

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur membawa isu strategis DBHCHT, kinerja BUMD, dan penyesuaian program ...