TULUNGAGUNG – Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo, menyatakan dalam APBD tahun 2022 depan sudah akan melakukan penyimpanan dana cadangan untuk penyelenggaraan PilkadaTulungagung tahun 2024 dan Pilkades Serentak tahun 2025. Besarannya per tahun mencapai Rp 35 miliar.
“Untuk pelaksanaan Pilkada tahun 2024 dan Pilkades Serentak tahun 2025 ini kami akan sediakan per tahunnya antara Rp 15 miliar sampai Rp 35 miliar,” kata Maryoto, Minggu (12/9/2021).
Dana yang disisihkan dalam APBD untuk penyelenggaraan Pilkada dan Pilkades Serentak tersebut, menurut kader PDI Perjuangan ini akan dilakukan selama tiga tahun anggaran. Yakni tahun 2022 sampai tahun 2024.
“Penyisihan dana utamanya untuk pilkada dalam dana cadangan agar dalam penyediaannya nanti tidak berat, sehingga dilakukan dengan multy years atau disimpan,” paparnya.
Dalam penyediaan dana Pilkada Tulungagung tahun 2024 dan Pilkades Serentak tahun 2025, menurut Bupati Maryoto Birowo, Pemkab Tulungagung belum lama ini juga telah menyerahkan Ranperda tentang Dana Cadangan pada DPRD Tulungagung untuk dilakukan pembahasan.
Sementara itu, pada Sabtu (11/9/2021) malam, Maryoto menyampaikan nota keuangan dan Ranperda Perubahan APBD Tulungagung Tahun 2021 dalam rapat paripurna DPRD Tulungagung.
Terkait ini, menurut Maryoto, perubahan APBD tahun 2021 harus dilakukan karena ada pergeseran anggaran. Utamanya, ada kenaikan penerimaan pendapatan daerah (PAD) dari sektor pajak daerah.
“Salah satu yang penerimaannya naik dari pendapatan NJOP (nilai jual objek pajak),” sebut Maryoto.
Dia pun mengakui dalam perubahan APBD tahun 2021 tersebut, Pemkab Tulungagung mengajukan penambahan belanja sebesar Rp 539 miliar.
Penambahan belanja tersebut membuat belanja APBD selama setahun mencapai Rp 3 triliun lebih dari sebelumnya yang sekitar Rp 2,5 triliun. “Penambahan belanja lebih difokuskan pada penanganan pandemi Covid-19,” pungkasnya. (atu/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










