Jumat
17 April 2026 | 5 : 27

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Turun ke Level 2, Ipuk: Tetap Disiplin Protokol Kesehatan

PDIP-Jatim-Bupati-Ipuk-11082021

BANYUWANGI – Berdasarkan asesmen Kemeterian Kesehatan, penanganan Covid-19 di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, menunjukkan hasil yang baik. Karena itu, Banyuwangi kini turun ke level 2.

Bupati dari PDI Perjuangan tersebut juga menegaskan, pihaknya akan terus meningkatkan pengujian (testing) Covid-19 hingga ke level memadai. Katanya, dalam sepekan terakhir, 30 Agustus hingga 5 September 2021, pengetesan mencapai 17.507 orang.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi, dr. Widji Lestariono, mengatakan kasus aktif Covid-19 di Banyuwangi terus menunjukkan tren penurunan.

Pada 15 Agustus lalu terdapat 1.131 kasus aktif, lalu turun menjadi 501 kasus aktif pada 25 Agustus, dan tinggal 207 kasus pada 5 September 2021 lalu.

“Angka testing ini lebih tinggi dari yang disyaratkan WHO. Kalau untuk ukuran Banyuwangi, standardnya minimal sekitar 1.750 per minggu, berkali-kali lipatnya. Pengetesan adalah salah satu kunci dari penanganan Covid-19 agar kita bisa segera mengetahui yang terpapar untuk segera dilakukan pengobatan yang tepat,” kata Rio, sapaan akrabnya.

Kemampuan tes yang memadai diikuti dengan terus turunnya angka positivity rate atau rasio antara jumlah orang yang mendapat hasil positif lewat tes Covid-19 dengan total jumlah tes, yang sekaligus menunjukkan tingkat penularan.

Pada 5 September lalu, katanya, Kementerian Kesehatan menyebutkan positivity rate Banyuwangi sebesar 0,86 persen, jauh di bawah level yang ditoleransi WHO sebesar 5 persen.

“Artinya, sekadar contoh dari 200 orang  yang diperiksa, maka sekitar 2 orang terpapar positif Covid-19,” ujarnya.

Rio juga menjelaskan, bahwa ketersediaan tempat tidur di rumah sakit penanganan Covid-19 terus melandai.

“Pada 1 Agustus lalu mencapai 71 persen, trennya terus turun hingga per 4 september lalu hanya terisi 14 persen. Ini semua harus kita syukuri. Tapi tetap kita harus waspada. Tetap waspada, karena angka positif bisa tiba-tiba naik lagi kalau kita teledor lagi. India sekarang naik lagi karena munculnya berbagai kegiatan yang mengumpulkan masyarakat dalam jumlah besar,” tandasnya. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta OPD Surabaya Publikasikan Output dan Outcome Program ke Publik

Eri Cahyadi meminta OPD Surabaya mempublikasikan output dan outcome program untuk meningkatkan transparansi dan ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Terima Penghargaan KWP Awards 2026, Tekankan Peran Media Kawal Kinerja DPR

Puan Maharani menerima penghargaan KWP Awards 2026 dan menegaskan peran penting media dalam mengawal serta ...
LEGISLATIF

Sawah di Pakusari Terdampak Limbah, DPRD Minta Pemkab Jember Pahami UU Pengelolaan Sampah

Pemkab Jember diminta memahami UU Pengelolaan Sampah setelah limbah mencemari irigasi dan mengancam 10 hektare ...
LEGISLATIF

Pansus DPRD Jatim Soroti Program OPD, Anggaran Besar Belum Tekan Kemiskinan

DPRD Jatim menilai program OPD belum berdampak signifikan terhadap penurunan kemiskinan meski capaian administratif ...
KRONIK

Bupati Lukman Minta BUMD Tingkatkan Kinerja, Topang Perekonomian Daerah

JAKARTA – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berkomitmen untuk mendorong kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk ...
LEGISLATIF

Indri Dukung Larangan Vape, Soroti Potensi Disalahgunakan untuk Narkotika

Indriani Yulia Mariska mendukung larangan vape karena berpotensi disalahgunakan untuk narkotika dan membahayakan ...