Senin
02 November 2026 | 8 : 29

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Turun ke Level 2, Ipuk: Tetap Disiplin Protokol Kesehatan

PDIP-Jatim-Bupati-Ipuk-11082021

BANYUWANGI – Berdasarkan asesmen Kemeterian Kesehatan, penanganan Covid-19 di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, menunjukkan hasil yang baik. Karena itu, Banyuwangi kini turun ke level 2.

Bupati dari PDI Perjuangan tersebut juga menegaskan, pihaknya akan terus meningkatkan pengujian (testing) Covid-19 hingga ke level memadai. Katanya, dalam sepekan terakhir, 30 Agustus hingga 5 September 2021, pengetesan mencapai 17.507 orang.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi, dr. Widji Lestariono, mengatakan kasus aktif Covid-19 di Banyuwangi terus menunjukkan tren penurunan.

Pada 15 Agustus lalu terdapat 1.131 kasus aktif, lalu turun menjadi 501 kasus aktif pada 25 Agustus, dan tinggal 207 kasus pada 5 September 2021 lalu.

“Angka testing ini lebih tinggi dari yang disyaratkan WHO. Kalau untuk ukuran Banyuwangi, standardnya minimal sekitar 1.750 per minggu, berkali-kali lipatnya. Pengetesan adalah salah satu kunci dari penanganan Covid-19 agar kita bisa segera mengetahui yang terpapar untuk segera dilakukan pengobatan yang tepat,” kata Rio, sapaan akrabnya.

Kemampuan tes yang memadai diikuti dengan terus turunnya angka positivity rate atau rasio antara jumlah orang yang mendapat hasil positif lewat tes Covid-19 dengan total jumlah tes, yang sekaligus menunjukkan tingkat penularan.

Pada 5 September lalu, katanya, Kementerian Kesehatan menyebutkan positivity rate Banyuwangi sebesar 0,86 persen, jauh di bawah level yang ditoleransi WHO sebesar 5 persen.

“Artinya, sekadar contoh dari 200 orang  yang diperiksa, maka sekitar 2 orang terpapar positif Covid-19,” ujarnya.

Rio juga menjelaskan, bahwa ketersediaan tempat tidur di rumah sakit penanganan Covid-19 terus melandai.

“Pada 1 Agustus lalu mencapai 71 persen, trennya terus turun hingga per 4 september lalu hanya terisi 14 persen. Ini semua harus kita syukuri. Tapi tetap kita harus waspada. Tetap waspada, karena angka positif bisa tiba-tiba naik lagi kalau kita teledor lagi. India sekarang naik lagi karena munculnya berbagai kegiatan yang mengumpulkan masyarakat dalam jumlah besar,” tandasnya. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Renny Pramana: Korban Bencana Butuh Makanan Bergizi, Bukan Sekadar Mengenyangkan

SURABAYA – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Wara Sundari Renny Pramana, menegaskan korban bencana ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Kirim Bantuan Air Bersih untuk Warga Ngasem Terdampak Kekeringan

BOJONEGORO – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan kepedulian dan gotong royong kepada ...
LEGISLATIF

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi Ekonomi, Yuzar Rasyid Minta Warga Ajukan Sanggahan

KEDIRI – Anggota DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mendorong warga yang mendapati angka desil bantuan sosial tidak ...
HEADLINE

Pimpin Kembali PA GMNI Jatim, Deni Wicaksono Andalkan Digital Sebarkan Gagasan Bung Karno

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Guntur Dorong Paguyuban MC Blitar Samakan Standar Profesionalisme

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, mendorong paguyuban pembawa acara atau ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Pendataan Digital Bansos Harus Sesuai Kondisi Riil, Bukan Like and Dislike

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengingatkan proses pendataan kependudukan secara digital untuk ...