Kamis
15 Oktober 2026 | 5 : 02

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Luput dari Bantuan Sosial, Warga Surabaya Bisa Mengadu di Usulbansos

pdip-jatim-210829-paket-sembako

SURABAYA – Cukup nenek Sumirah saja. Jangan ada warga lanjut usia (lansia) lain yang luput dari pemberian bantuan. Pesan itu disampaikan Wali Kota Eri Cahyadi ketika menegur seluruh pejabat pemkot dua hari lalu.

Ucapan Eri itu menjadi cambuk bagi seluruh jajaran pemkot. Jumat (27/8) dinas komunikasi dan informatika (diskominfo) merancang aplikasi. Laman online tersebut berfungsi menampung seluruh pengajuan bantuan sosial (bansos).

Aplikasi itu bernama usulbansos. Untuk sementara, bentuknya masih website. Warga yang hendak mengakses tinggal klik usulbansos.surabaya.go.id.

Kepala Diskominfo M. Fikser menuturkan bahwa Kamis malam (26/8) dirinya dihubungi Wali Kota Eri Cahyadi. Pemimpin metropolis itu masih menyimpan keresahan lantaran persoalan yang menimpa Sumirah.

”Pak wali minta seluruh warga yang terdampak pandemi mendapatkan bansos,” ucapnya.

Bergegas diskominfo merancang aplikasi. Yaitu, usulbansos. Aplikasi itu menjadi solusi cepat agar warga yang belum mendapatkan bantuan segera menerima intervensi.

Fikser mengatakan, aplikasi tersebut membantu kerja camat serta lurah dalam pendataan warga tidak mampu. Pemkot mengajak warga ikut serta membantu penyaluran bantuan.

“Kalau ada tetangganya, saudaranya, atau dia sendiri belum mendapatkan bansos segera laporkan ke usulbansos,” terangnya.

Usulbansos sangat mudah digunakan. Karena masih berbentuk website, warga yang hendak menyampaikan usulan tinggal mengakses surabaya.go.id.

“Lalu, klik usulbansos. Atau bisa mengakses aplikasi WargaKu,” paparnya.

Laman aduan itu tidak ribet. Setelah mengakses, pengguna tinggal mengusulkan nama, alamat, dan NIK calon warga yang hendak mendapatkan bantuan. Kalau NIK tidak hafal, cukup nama dan alamat.

Kemudian, verifikasi berjalan. Sembari itu, petugas dari kelurahan serta kecamatan meluncur ke lokasi. Mereka melakukan telaah. Fikser memastikan tahapan verifikasi berjalan cepat. Maksimal 1 x 24 jam.

Data yang sudah terverifikasi segera ditindaklanjuti. Pemkot mengusulkan ke pemerintah pusat untuk mendapatkan bansos. Misalnya, BST, BPNT, serta PKH. Sembari menunggu persetujuan dari pusat, pemkot memberikan bantuan sembako.

“Bantuan diberikan tanpa menunggu keputusan pemerintah pusat,” tuturnya. (jp)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Pelaku Usaha Mikro Tuban Didorong Berkoperasi

TUBAN – Upaya memperkuat perekonomian berbasis kerakyatan terus didorong di daerah. Anggota DPRD Jawa Timur Fraksi ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Pertanyakan Pengawasan Dishub, Pelanggaran Parkir Terjadi di Depan Petugas

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mempertanyakan efektivitas pengawasan Dinas Perhubungan (Dishub) setelah ...
KRONIK

Anak Muda Magetan Didorong Tanggap Bencana, Manfaatkan Medsos hingga Turun Lapangan

MAGETAN – Generasi Z (Gen Z) dan kaum muda memiliki posisi strategis untuk menjadi motor penggerak sekaligus ...
EKSEKUTIF

Rijanto Sidak Dua Proyek Strategis Blitar, Pastikan Jalan dan Jembatan Tepat Sasaran

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto turun langsung meninjau rencana perbaikan jalan di Dusun Kepek, Desa Ngeni, ...
KRONIK

Gelar GAS NIKAH di Yayasan Taufiqus Sibyan, Hj. Ansari Tekankan Pentingnya Kepastian Hukum

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, mengingatkan masyarakat agar mencatatkan pernikahan ...
KOLOM

Pendidikan Karakter dan Cinta Tanah Air : Catatan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya

Oleh Susy Cecilia Agustina S.* IBARAT pohon, cinta tanah air tidak tiba-tiba tumbuh, tapi perlu disemai, dipupuk, ...