Senin
25 Mei 2026 | 5 : 49

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Luput dari Bantuan Sosial, Warga Surabaya Bisa Mengadu di Usulbansos

pdip-jatim-210829-paket-sembako

SURABAYA – Cukup nenek Sumirah saja. Jangan ada warga lanjut usia (lansia) lain yang luput dari pemberian bantuan. Pesan itu disampaikan Wali Kota Eri Cahyadi ketika menegur seluruh pejabat pemkot dua hari lalu.

Ucapan Eri itu menjadi cambuk bagi seluruh jajaran pemkot. Jumat (27/8) dinas komunikasi dan informatika (diskominfo) merancang aplikasi. Laman online tersebut berfungsi menampung seluruh pengajuan bantuan sosial (bansos).

Aplikasi itu bernama usulbansos. Untuk sementara, bentuknya masih website. Warga yang hendak mengakses tinggal klik usulbansos.surabaya.go.id.

Kepala Diskominfo M. Fikser menuturkan bahwa Kamis malam (26/8) dirinya dihubungi Wali Kota Eri Cahyadi. Pemimpin metropolis itu masih menyimpan keresahan lantaran persoalan yang menimpa Sumirah.

”Pak wali minta seluruh warga yang terdampak pandemi mendapatkan bansos,” ucapnya.

Bergegas diskominfo merancang aplikasi. Yaitu, usulbansos. Aplikasi itu menjadi solusi cepat agar warga yang belum mendapatkan bantuan segera menerima intervensi.

Fikser mengatakan, aplikasi tersebut membantu kerja camat serta lurah dalam pendataan warga tidak mampu. Pemkot mengajak warga ikut serta membantu penyaluran bantuan.

“Kalau ada tetangganya, saudaranya, atau dia sendiri belum mendapatkan bansos segera laporkan ke usulbansos,” terangnya.

Usulbansos sangat mudah digunakan. Karena masih berbentuk website, warga yang hendak menyampaikan usulan tinggal mengakses surabaya.go.id.

“Lalu, klik usulbansos. Atau bisa mengakses aplikasi WargaKu,” paparnya.

Laman aduan itu tidak ribet. Setelah mengakses, pengguna tinggal mengusulkan nama, alamat, dan NIK calon warga yang hendak mendapatkan bantuan. Kalau NIK tidak hafal, cukup nama dan alamat.

Kemudian, verifikasi berjalan. Sembari itu, petugas dari kelurahan serta kecamatan meluncur ke lokasi. Mereka melakukan telaah. Fikser memastikan tahapan verifikasi berjalan cepat. Maksimal 1 x 24 jam.

Data yang sudah terverifikasi segera ditindaklanjuti. Pemkot mengusulkan ke pemerintah pusat untuk mendapatkan bansos. Misalnya, BST, BPNT, serta PKH. Sembari menunggu persetujuan dari pusat, pemkot memberikan bantuan sembako.

“Bantuan diberikan tanpa menunggu keputusan pemerintah pusat,” tuturnya. (jp)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Hadapi Ancaman El Nino dan Degradasi Sosial, Wiwin Sumrambah Desak Penguatan Kemandirian Warga

JOMBANG – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Wiwin Sumrambah, mengeluarkan peringatan keras terkait kondisi sosial ...
KRONIK

Harlah Muslimat NU, Bupati Ipuk: Gotong Royong Kunci Keberhasilan

BANYUWANGI – Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-80 Muslimat Nahdlatul Ulama Kabupaten Banyuwangi berlangsung meriah ...
KABAR CABANG

Mengenal Tari Sekar Arum, Kesenian Pembuka Acara Pelantikan PAC Se-Kota Probolinggo

KOTA PROBOLINGGO — Pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan se-Kota Probolinggo berlangsung meriah dan ...
KABAR CABANG

DPD PDI Perjuangan Jatim Buka Pendaftaran Soekarno Fun Run 2026 di Jember

DPD PDIP Jatim resmi membuka pendaftaran Soekarno Fun Run 2026 di Jember dengan menyasar generasi muda dan ...
KABAR CABANG

Saifudin Zuhri Tegaskan Loyalitas Kader dalam Pelantikan PAC PDIP Kota Batu

Saifudin Zuhri menegaskan pentingnya loyalitas kader dan konsolidasi organisasi dalam pelantikan PAC PDIP Kota Batu ...
EKSEKUTIF

Wabup Kediri Tegaskan Flyer ‘Pocong Jadi-Jadian’ Hoaks, Warga Diminta Tak Panik

Wabup Kediri Dewi Mariya Ulfa menegaskan flyer teror “pocong jadi-jadian” yang beredar di media sosial adalah hoaks ...