Jumat
10 Juli 2026 | 3 : 53

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Luput dari Bantuan Sosial, Warga Surabaya Bisa Mengadu di Usulbansos

pdip-jatim-210829-paket-sembako

SURABAYA – Cukup nenek Sumirah saja. Jangan ada warga lanjut usia (lansia) lain yang luput dari pemberian bantuan. Pesan itu disampaikan Wali Kota Eri Cahyadi ketika menegur seluruh pejabat pemkot dua hari lalu.

Ucapan Eri itu menjadi cambuk bagi seluruh jajaran pemkot. Jumat (27/8) dinas komunikasi dan informatika (diskominfo) merancang aplikasi. Laman online tersebut berfungsi menampung seluruh pengajuan bantuan sosial (bansos).

Aplikasi itu bernama usulbansos. Untuk sementara, bentuknya masih website. Warga yang hendak mengakses tinggal klik usulbansos.surabaya.go.id.

Kepala Diskominfo M. Fikser menuturkan bahwa Kamis malam (26/8) dirinya dihubungi Wali Kota Eri Cahyadi. Pemimpin metropolis itu masih menyimpan keresahan lantaran persoalan yang menimpa Sumirah.

”Pak wali minta seluruh warga yang terdampak pandemi mendapatkan bansos,” ucapnya.

Bergegas diskominfo merancang aplikasi. Yaitu, usulbansos. Aplikasi itu menjadi solusi cepat agar warga yang belum mendapatkan bantuan segera menerima intervensi.

Fikser mengatakan, aplikasi tersebut membantu kerja camat serta lurah dalam pendataan warga tidak mampu. Pemkot mengajak warga ikut serta membantu penyaluran bantuan.

“Kalau ada tetangganya, saudaranya, atau dia sendiri belum mendapatkan bansos segera laporkan ke usulbansos,” terangnya.

Usulbansos sangat mudah digunakan. Karena masih berbentuk website, warga yang hendak menyampaikan usulan tinggal mengakses surabaya.go.id.

“Lalu, klik usulbansos. Atau bisa mengakses aplikasi WargaKu,” paparnya.

Laman aduan itu tidak ribet. Setelah mengakses, pengguna tinggal mengusulkan nama, alamat, dan NIK calon warga yang hendak mendapatkan bantuan. Kalau NIK tidak hafal, cukup nama dan alamat.

Kemudian, verifikasi berjalan. Sembari itu, petugas dari kelurahan serta kecamatan meluncur ke lokasi. Mereka melakukan telaah. Fikser memastikan tahapan verifikasi berjalan cepat. Maksimal 1 x 24 jam.

Data yang sudah terverifikasi segera ditindaklanjuti. Pemkot mengusulkan ke pemerintah pusat untuk mendapatkan bansos. Misalnya, BST, BPNT, serta PKH. Sembari menunggu persetujuan dari pusat, pemkot memberikan bantuan sembako.

“Bantuan diberikan tanpa menunggu keputusan pemerintah pusat,” tuturnya. (jp)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

2027, Pemkab Lamongan Fokus Pemerataan Infrastruktur Dasar

LAMONGAN – Pemerintah Kabupaten Lamongan secara resmi menyerahkan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Desak Pemkab Segera Selesaikan 9 Temuan BPK Terkait APBD 2025

MAGETAN — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mendesak pemerintah kabupaten ...
EKSEKUTIF

Bertemu Kepala Puskesmas se-Bangkalan, Bupati Lukman: Kesehatan Investasi Utama Pembangunan Daerah

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terus memperkuat transformasi pelayanan kesehatan sebagai ...
KRONIK

Bupati Ipuk Minta Sekolah Aktif Cegah Anak Putus Sekolah, Sediakan Banyak Program

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyerahkan Surat Keputusan Mutasi 42 kepala sekolah SMP di ...
KRONIK

Saiful Anwar Santuni Anak Yatim dan Fakir Miskin, Peringati Bulan Bung Karno

TULUNGAGUNG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tulungagung, Saiful Anwar, menggelar santunan anak yatim ...
EKSEKUTIF

Wabup Dirham Dorong Kemandirian Ekonomi Pesantren Pacu Stabilitas Pasokan Lamongan

LAMONGAN – Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, secara resmi mendorong penguatan sinergi pengendalian ...