Selasa
25 Agustus 2026 | 7 : 57

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jokowi Berpesan Agar MA Lebih Hati-hati Bertindak

pdip jatim - presiden jokowi - ortu MA

pdip jatim - presiden jokowi - ortu MAJAKARTA – Presiden Joko Widodo berpesan kepada Mursidah dan Syafruddin orangtua MA, agar mengingatkan putranya lebih hati-hati dalam bertindak. Pesan itu disampaikan Jokowi saat orangtua MA mendatangi Istana Negara untuk minta maaf atas perbuatan MA yang menghina Jokowi dan menyebarkan konten pornografi melalui media sosial.

Menurut Jokowi, semua pihak harus bisa menghormati hak orang lain pada era bebas seperti sekarang ini. Dia juga menekankan agar aturan-aturan hukum ditaati dan berlaku untuk siapa pun. “Aturan-aturan hukum yang ada, siapa pun, siapa pun, dari yang atas sampai bawah, semuanya,” kata Jokowi, Sabtu (1/11/2014), usai menerima kedua orang tua MA.

Dalam keterangannya kepada wartawan, Jokowi yang didampingi Ibu Negara Iriana dan orangtua MA menyatakan sudah memaafkan perbuatan MA. “Sudah saya maafkan seratus persen,” ujarnya.

Hanya, Jokowi belum tahu apakah kepolisian akan melanjutkan proses hukum kepada MA atau tidak. Dia juga sudah minta polisi untuk menangguhkan penahanan MA.

Mursidah dan Syafrudin diterima Presiden Jokowi sekitar pukul 15.00 WIB. Mursidah yang berjilbab biru dan Syafrudin yang memakai peci itu sama-sama mengenakan baju batik.

Pada kesempatan itu, Mursidah menyampaikan terima kasih kepada Presiden Jokowi yang sudi memaafkan perbuatan MA. Dia pun bersyukur karena penahanan putranya akan ditangguhkan.

Dia menuturkan, Jokowi tidak marah kepada mereka. Presiden, katanya, hanya berpesan agar Mursidah dan suaminya menjaga MA dengan baik. “Cuma disuruh jaga anaknya, kalau dia keluar nanti. Bapak (Jokowi) memaafkan, alhamdulillah,” ucap Mursidah.

MA yang berprofesi sebagai pekerja di rumah makan dijerat dengan pasal berlapis, yakni larangan pemuatan materi yang melanggar kesusilaan dalam UU Informasi Transaksi Elektronik (ITE) serta Pasal 310 dan 311 KUHP tentang Pencemaran Nama Baik. Barang bukti yang digunakan polisi adalah akun Facebook atas nama Arsyad Assegaf. (pri/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

390 Ranting Dikukuhkan, PDIP Kabupaten Malang Siapkan Mesin Politik Menuju Pemilu 2029

PDIP Kabupaten Malang mengukuhkan 390 pengurus ranting sebagai bagian konsolidasi menuju Pemilu 2029 dan upaya ...
KRONIK

Sambut Muktamar ke-35 NU, Baguna PDIP Jatim Buka Posko Pelayanan Gratis bagi Muktamirin

JOMBANG – Menyambut kedatangan ribuan peserta Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), Badan Penanggulangan Bencana ...
SEMENTARA ITU...

Wayang Kulit Semarak Hari Jadi Blitar ke-702, Rijanto: Tradisi Harus Tetap Hidup di Masyarakat

Pagelaran wayang kulit lakon Bimo Bangkit memeriahkan Hari Jadi Blitar ke-702. Bupati Rijanto menegaskan pentingnya ...
HEADLINE

Jelang Muktamar ke-35 NU, DPD PDIP Jatim Ziarah ke Makam Mbah Wahab, Mbah Hasyim dan Gus Dur

JOMBANG – Menjelang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) 27–31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, ...
KRONIK

Genjot Transformasi Digital, Pemkab Bangkalan Hadirkan Layanan PBB yang Mudah dan Cepat lewat MyTax

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terus mendorong transformasi digital dalam penyelenggaraan ...
LEGISLATIF

Reses, Warga Kasiman Bojonegoro Sampaikan Ragam Aspirasi kepada Lasmiran

BOJONEGORO – Infrastruktur jalan, perbaikan saluran air, hingga penguatan modal usaha mikro, kecil, dan menengah ...