Jumat
01 Mei 2026 | 5 : 18

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jokowi Berpesan Agar MA Lebih Hati-hati Bertindak

pdip jatim - presiden jokowi - ortu MA

pdip jatim - presiden jokowi - ortu MAJAKARTA – Presiden Joko Widodo berpesan kepada Mursidah dan Syafruddin orangtua MA, agar mengingatkan putranya lebih hati-hati dalam bertindak. Pesan itu disampaikan Jokowi saat orangtua MA mendatangi Istana Negara untuk minta maaf atas perbuatan MA yang menghina Jokowi dan menyebarkan konten pornografi melalui media sosial.

Menurut Jokowi, semua pihak harus bisa menghormati hak orang lain pada era bebas seperti sekarang ini. Dia juga menekankan agar aturan-aturan hukum ditaati dan berlaku untuk siapa pun. “Aturan-aturan hukum yang ada, siapa pun, siapa pun, dari yang atas sampai bawah, semuanya,” kata Jokowi, Sabtu (1/11/2014), usai menerima kedua orang tua MA.

Dalam keterangannya kepada wartawan, Jokowi yang didampingi Ibu Negara Iriana dan orangtua MA menyatakan sudah memaafkan perbuatan MA. “Sudah saya maafkan seratus persen,” ujarnya.

Hanya, Jokowi belum tahu apakah kepolisian akan melanjutkan proses hukum kepada MA atau tidak. Dia juga sudah minta polisi untuk menangguhkan penahanan MA.

Mursidah dan Syafrudin diterima Presiden Jokowi sekitar pukul 15.00 WIB. Mursidah yang berjilbab biru dan Syafrudin yang memakai peci itu sama-sama mengenakan baju batik.

Pada kesempatan itu, Mursidah menyampaikan terima kasih kepada Presiden Jokowi yang sudi memaafkan perbuatan MA. Dia pun bersyukur karena penahanan putranya akan ditangguhkan.

Dia menuturkan, Jokowi tidak marah kepada mereka. Presiden, katanya, hanya berpesan agar Mursidah dan suaminya menjaga MA dengan baik. “Cuma disuruh jaga anaknya, kalau dia keluar nanti. Bapak (Jokowi) memaafkan, alhamdulillah,” ucap Mursidah.

MA yang berprofesi sebagai pekerja di rumah makan dijerat dengan pasal berlapis, yakni larangan pemuatan materi yang melanggar kesusilaan dalam UU Informasi Transaksi Elektronik (ITE) serta Pasal 310 dan 311 KUHP tentang Pencemaran Nama Baik. Barang bukti yang digunakan polisi adalah akun Facebook atas nama Arsyad Assegaf. (pri/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

May Day Produktif, Doding Ajak Buruh Tanam Pohon Perkuat Lingkungan dan Ketahanan Pangan di Trenggalek

Doding Rahmadi ajak buruh tanam pohon saat May Day di Trenggalek, dorong ketahanan pangan dan lingkungan ...
LEGISLATIF

Puan: Isu Outsourcing, Ancaman PHK hingga Ojol Harus Dibaca Satu Kerangka Perlindungan Pekerja

Puan Maharani nilai isu outsourcing, PHK, hingga ojol harus dibaca dalam satu kerangka perlindungan pekerja di May ...
KABAR CABANG

May Day, PDIP Surabaya Rangkul Ojol Perempuan: Serap Aspirasi hingga Salurkan Bantuan

PDIP Surabaya rangkul 250 ojol perempuan saat May Day 2026, salurkan bantuan dan serap aspirasi pekerja informal. ...
EKSEKUTIF

Buruh dan Pemkab Lamongan Gelar Nobar Film Marsinah dan Orasi Kebangsaan

LAMONGAN – Dinas Tenaga Kerja Lamongan bersama sejumlah buruh menggelar kegiatan bersama dalam rangka peringatan ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Berhemat Anggaran Daerah, Siap Tiadakan Pokir dan Batasi Seremonial

MAGETAN – DPRD Magetan menegaskan komitmennya untuk memperkuat postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) ...
ROMANTIKA

Orde Baru Mengganti Hari Buruh dengan Hari Pekerja

SEJARAH perayaan Hari Buruh (May Day) di Indonesia mengalami pasang surut seiring dengan dinamika politik dan ...