Rabu
24 Juni 2026 | 8 : 06

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Galih, Petani Milenial Sukses Budidaya Anggur

PDIP-Jatim-Galih-22082021

NGAWI – Fauzan Galih, milenial asal desa Hargomulyo, Kecamatan Ngrambe, Ngawi, memilih menjadi petani. Menurutnya, menjadi petani tidak hanya sekadar untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Ada cita-cita besar yang ingin diraih olehnya, khususnya di bidang pertanian.

Pilihan menjadi di usia muda mungkin pilihan yang berbeda, terutama di tengah masyarakat desa yang terkontaminasi budaya budaya urban. Teman sebayanya, setelah lulus sekolah, lebih banyak merantau ke kota untuk mencari rupiah.

Tapi tidak dengan Galih. Ia punya pandangan lain soal kebiasaan kebanyakan pemuda desa. Menurutnya, dengan memahami potensi desa dan mengoptimalkan apa yang ada di desa, dirinya bisa hidup. Jika meminjam istilah dari Tri Sakti Bung Karno, asal paham dan mau berusaha, di desa pun bisa berdikari dalam bidang ekonomi. Galih pun menekuni budidaya tanaman anggur dengan berbagi varietas.

“Sudah dua tahun menggeluti budidaya anggur, untuk saat ini kita fokus pada penyediaan bibit anggur dari berbagai varietas dengan kwalitas yang bagus,” kata Galih, Minggu (22/8/21).

Terhitung, ada 35 varietas anggur yang dibudidayakannya. Kebanyakan anggur varietas impor. Seperti ninel, jupiter, julian, dixon, dan masih banyak lagi. Varietas jenis ini disebut Galih termasuk jenis buah anggur yang umum ditemukan di pasar Indonesia.

“Meskipun anggur bukan buah lokal asli Indonesia, tanaman jenis ini bisa tumbuh subur hingga berbuah di iklim tropis,” katanya.

Bibit anggur produksinya, jelas Galih, bisa berbuah setelah 4 hingga 6 bulan setelah tanam. Asal tanaman anggur dirawat dengan maksimal. Sementara harga jual bibit anggur produksi Galih cukup bervariasi. Mulai dari ratusan ribu, hingga satu jutaan. Bergantung pada varietas tanaman. Untuk pemasaran dia lakukan baik offline maupun online.

“Kalau untuk penjualan online, terjauh kita sudah pernah mengirim hingga luar pulau, seperti di pulau Sumatera, Kalimantan, dan masih banyak lagi,” ujarnya.

Ke depan, Galih berharap, tidak hanya memproduksi bibit anggur. Namun, juga bisa menjadikan desanya sebagai sentra produksi buah anggur di Kabupaten Ngawi.

“Kita mulai dengan memberdayakan tetangga sekitar. Kita bagikan bibit anggur secara gratis. Berharap ke depan bisa menjadi sentra produksi buah anggur,” ungkapnya. (Mmf/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Mas Dhito Siapkan Direksi BUMD Berkontrak Kinerja, Targetkan PAD Kediri Terdongkrak

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan akan mengisi kekosongan jabatan direktur BUMD dengan figur yang ...
KABAR CABANG

Rumah Ngatemin Jadi RTLH ke-12 yang Dibedah PDIP Kota Batu, Wujud Nyata Ajaran Bung Karno

Rumah Ngatemin, warga Dusun Junggo, Kota Batu, menjadi rumah ke-12 yang dibedah DPC PDI Perjuangan Kota Batu sejak ...
SEMENTARA ITU...

Kwarcab Pramuka Surabaya Desak Pemkot Bangun Bumi Perkemahan, Dinilai Mendesak untuk Pendidikan Karakter

Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Surabaya mendesak Pemkot Surabaya segera merealisasikan pembangunan Bumi Perkemahan. ...
RUANG MERAH

Revolusi Keolahragaan dalam Imaji Bung Karno

Oleh: Eri Irawan PUBLIK Indonesia selama ini lebih banyak mengenal Soekarno sebagai pemimpin politik yang sanggup ...
KABAR CABANG

Irigasi Sepanjang 2 Kilometer di Desa Waruwetan Diuruk Perusahaan, Pemdes Lapor DPRD Lamongan

LAMONGAN – Pemerintah Desa Waruwetan Kecamatan Pucuk Kabupaten Lamongan bersama warga dan elemen masyarakat mengadu ...
KABAR CABANG

Haul Bung Karno di Bangkalan: Warisi Apinya, Jangan Abunya

BANGKALAN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bangkalan menggelar peringatan Haul ke-56 Bung Karno dengan doa bersama ...