Sabtu
18 Juli 2026 | 9 : 23

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Sumenep Tinjau Layanan Call Center 112, Ini Hasilnya

PDIP-Jatim-Bupati-Fauzi-17072021

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, meninjau layanan Nomor Tunggal Panggilan Darurat (NTPD) Call Center 112 di hari pertama beroperasi di kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) setempat, Rabu (18/8/2021).

Bupati Fauzi mengatakan, peninjauan ini dilakukan untuk memastikan sistem kerja layanan Call Center 112 ini berjalan baik, sehingga pelayanan terhadap masyarakat maksimal.

“Setelah diluncurkan kemarin, saya menginginkan layanan Call Center 112 ini bisa berjalan dengan baik, karena layanan kegawatdaruratan ini dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.

Menurut Bupati Fauzi, penerapan layanan pengaduan ini dalam rangka memudahkan laporan masyarakat ketika terjadi peristiwa kedaruratan, seperti darurat medis, kebakaran, gangguan keamanan, bencana alam, kecelakaan, kekerasan dalam rumah tangga, atau layanan darurat lainnya.

“Konsep penyelenggaraan panggilan darurat 112 di antaranya, layanan ambulance gawat darurat, penanganan kebakaran, penanganan kejadian kecelakaan lalu lintas, penanganan kejadian tindak kriminal seperti pembunuhan, pencurian dengan kekerasan, penanganan kejadian terorisme, dan penanganan kekerasan dalam rumah tangga,” jelasnya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Sumene ini menyampaikan, layanan pengaduan ini mendapat respon positif dari masyarakat. Terbukti, di hari pertama kerja, sudah ada beberapa panggilan yang masuk.

“Kami perhatikan respon masyarakat di media sosial. Mereka ternyata menanggapi dengan positif, dan ini pertanda baik,” tuturnya.

Berdasarkan laporan di hari pertama, suami Nia Kurnia Fauzi itu mengatakan, ada sekitar 20 panggilan yang masuk. Meskipun tidak ada keluhan yang serius dan hanya coba-coba. Menurutnya, hal itu pertanda masyarakat sudah mengetahui layanan Call Center 112 tersebut.

“Program ini dirancang guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Dan itu juga sebagai bentuk implementasi dari tagline Sumenep Melayani,” ucapnya.

Menurutnya, Layanan Call Center 112 langsung terintegrasi dan tersambung dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Sumenep. Sehingga, nantinya bisa langsung melayani bermacam-macam keperluan masyarakat.

“Misalnya butuh Tenaga Tanggap Darurat (Tagana) Call Center langsung menghubungi BPBD Sumenep. Begitu juga dengan yang lainnya,” pungkas dia. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Kawal Penjaringan Ketua Ranting dan Anak Ranting, PDI Perjuangan Trenggalek Kerahkan Anggota DPRD

PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek mengerahkan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD untuk mengawal penjaringan ketua ...
LEGISLATIF

DPRD Kota Malang Godok Raperda Pencegahan LGBT, Tekankan Edukasi dan Larangan Aksi Main Hakim Sendiri

DPRD Kota Malang mulai menggodok Raperda Pencegahan LGBT yang menitikberatkan pada edukasi, pencegahan, ...
KRONIK

Sekarkijang Creative Fest, Wadah UMKM Banyuwangi Naik Kelas

BANYUWANGI – Sekarkijang Creative Fest (SCF) 2026 menjadi salah satu rangkaian Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) yang ...
KRONIK

Eri Cahyadi Yakin Soekarno Cup 2026 Lahirkan Talenta Baru Sepak Bola Indonesia

Ketua Panitia Pelaksana Soekarno Cup 2026 Eri Cahyadi optimistis turnamen sepak bola usia muda ini menjadi wadah ...
SEMENTARA ITU...

255 Keris Dipamerkan pada Hari Jadi ke-668 Ngawi

NGAWI – Sebanyak 255 bilah keris dari berbagai penjuru Kabupaten Ngawi dipamerkan dalam Pagelaran Tosan Aji yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Siapkan Tenaga Kerja Kompeten, Program Magang Jepang Jadi Andalan

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau pelatihan kerja berbasis kompetensi di BLK Bogo sebagai upaya ...