Kamis
23 Juli 2026 | 5 : 43

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Untari Apresiasi Inkoppas yang Inisiasi Digitalisasi Pasar Tradisional

pdip-jatim-210813-untari-webinar-inkoppas-1

SURABAYA – Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Sri Untari Bisowarno mengapresiasi langkah Induk Koperasi Pedagang Pasar (Inkoppas) yang menginisiasi penggunaan aplikasi untuk melakukan digitalisasi pasar.

Aplikasi ini, kelak akan digunakan oleh seluruh pedagang pasar di Indonesia. “Sehingga nanti kedepan, pasar-pasar tradisional bisa lebih cepat dalam mengakses teknologi,” ujar Sri Untari.

Apresiasi ini dia sampaikan saat menghadiri webinar yang digelar Inkoppas dengan tema “Peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional dan Pencanangan Program Digitalisasi Pasar”, Kamis (12/8/2021).

Digitalisasi koperasi pasar, lanjut Untari, menjadi instrumen utama dalam meningkatkan pelayanan, transparansi, dan akuntabilitas dalam rangka meningkatkan kepercayaan masyarakat.

“Transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan koperasi menjadi kunci utama dalam mempengaruhi kemajuan koperasi,” jelasnya.

Dia memahami, kendala utama dalam proses digitalisasi koperasi pasar di Indonesia adalah SDM yang belum terbiasa untuk mengoperasikan teknologi informasi yang sudah berkembang pesat saat sekarang.

“SDM harus memahami ekosistem pasar dan teknologi. Kalau tidak begitu pasti akan mengalami kesusahan,” ujar Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim ini.

Terlebih, generasi masa kini sangat erat berhubungan dengan gadget. Oleh sebab itu, Untari memandang koperasi tidak dapat lagi hanya mengandalkan cara-cara konvensional.

“Ketika Inkoppas membangun digitalisasi sangat hebat, hingga sudah menyentuh segmen penting, yaitu pasar,” tandas Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur tersebut.

Dia berkomitmen untuk terus berupaya meningkatkan kapasitas SDM koperasi di Indonesia melalui rangkaian kegiatan berupa pendampingan dan pelatihan.

Beberapa aspek berkaitan dengan revitalisasi koperasi pasar (kopas), digitalisasi pasar, distribusi pangan, regulator dan supervisi kopas, juga penataan organisasi serta manajemen harus mulai dibenahi koperasi untuk bisa menyesuaikan diri dengan arus perkembangan era modern.

“Saran saya kepada mereka, jangan patah semangat terus digerakkan. Kemudian bagaimana menyusun digitalisasi pasar tradisional ini bermanfaat untuk kepentingan seluruh pedagang pasar se-Indonesia di bawah naungan Inkoppas,” pungkasnya. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Perampingan OPD, DPRD Magetan Ingatkan Pemkab untuk Belajar dari Kesalahan Masa Lalu

MAGETAN — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan memberikan sinyal positif terhadap rencana ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Gandeng Dekopinda Rumuskan Program Agar Anak Muda Tertarik Berkoperasi

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menggandeng Dekopinda Kabupaten Kediri untuk merumuskan program yang mampu ...
LEGISLATIF

Ketua DPRD Surabaya: Banpol untuk Perkuat Pendidikan Demokrasi

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri menegaskan bantuan keuangan partai politik (banpol) merupakan ...
LEGISLATIF

DPRD Jatim Dorong Penguatan Perlindungan Anak, Kekerasan Harus Jadi Prioritas Penanganan

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Wara Sundari Renny Pramana mendorong penguatan kebijakan perlindungan ...
UMKM

Bupati Yani Resmikan Sentra IKM Logam Gresik, Jadi Pusat Produksi Bersama dan Magang SMK

GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik resmi mengoperasikan Sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM) Logam ...
KRONIK

Tinjau SR, Bupati Lukman Tegaskan Komitmen Pemerintah Hadirkan Pendidikan Berkualitas

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, bersama tim Balai Besar Kementerian Pekerjaan Umum (PU) meninjau lokasi ...