Selasa
20 Oktober 2026 | 8 : 28

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

RPJMD Dianggap Melenceng dari Visi Misi Bupati, PDI Perjuangan Jember Soroti Pengentasan Kemiskinan

PDIP-Jatim-Edi-Cahyo-Purnomo-19072021

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember mengkritisi sejumlah persoalan terkait Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang dipaparkan pihak eksekutif beberapa waktu lalu. Ada beberapa poin dalam RPJMD yang dianggap sedikit melenceng dari visi misi Bupati.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan Jember, Edi Cahyo Purnomo, mengungkapkan, pihaknya mencatat ada beberapa perihal rencana kerja yang tidak selaras dengan program kerja bupati, di antaranya, banyaknya strategi kebijakan yang tidak nyambung (tidak mendukung tercapainya misi).

“Dalam RPJMD ini seharusnya bisa disesuaikan dengan visi misi bupati, sehingga mendukung tercapainya misi tersebut sesuai dengan program bupati,” ungkap Edi Cahyo saat dikonfirmasi di Jember, Rabu (11/08/2021).

Wakabid Organisasi DPC PDI Perjuangan Jember ini menjelaskan, jika dalam RPJMD, pada rencana pengentasan kemiskinan tidak dijelaskan secara eksplisit, bagaimana program dan proses dalam melakukan pengentasan kemiskinan, terutama masalah pendataan kemiskinan yang belum akurat.

Fraksi PDI Perjuangan Jember memberikan catatan khusus untuk pengentasan kemiskinan. Menurutnya, dalam hal itu harus ada skema yang jelas serta terintegrasi dengan seluruh pihak terkait, mulai dari dinas, PKH, hingga kepala desa. Meraka semua harus terlibat sebagai penunjang untuk mendapatkan data yang valid terkait keberadaan masyarakat miskin, dan hal tersebut harus tertuang secara gambalang di dalam RPJMD.

“Kita tekankan, khusus soal program pengentasan kemiskinan, dalam RPJMD tidak dijelaskan dengan seksama bagaimana prosesnya, alur, dan skemannya. Semuanya harus jelas, karena ini melibatkan anggaran. Karena itu, dalam penyusunan RPJMD ini, Fraksi PDI Perjuangan akan mengawal penuh perihal program pengentasan kemiskinan ini,” imbuhnya.

Persoalan lain yang juga menjadi catatan adalah strategi dan kebijakan yang tidak menjawab permasalahan yang sudah dipetakan sendiri di oleh pemkab di Bab IV. Contoh soal stunting. Angka Kematian Ibu (AKI) dan angka kematian Bayi (AKB) yang perinciannya tidak jelas.

Selain itu, tidak munculnya strategi kebijakan secara eksplisit soal pertanian (Bab VI), padahal sebagaimana digambarkan di Bab II PDRB (pertumbuhan ekonomi) Kabupaten Jember mayoritas disumbang pertanian, perkebunan, perikanan.

Kader banteng yang akrab disapa Ipung ini juga menyoroti kebijakan kontradiktif Pemkab Jember. Misalnya, dalam visi misinya, Bupati Jember, H. Hendy Siswanto, menyebutkan akan mendorong berbagai pelayanan publik ke arah digital agar lebih cepat. Tapi pada kenyataannya, bupati malah berupaya membuat kebijakan untuk melakuan penataan pusat perkantoran pemerintahan menjadi tersentral.

“Ini kan tidak tidak perlu, karena kalau sudah digital layanan publik dapat diakses dari banyak tempat, tidak perlu tersentral. Artinya tidak penting, dan cenderung pemborosan anggaran, di masa pandemi saat ini. Apalagi kalau yg dimaksud adalah pemindahan kantor Pemkab dan DPRD jelas itu tidak penting sama sekali,” tegasnya.

Untuk itu, Ipung menegaskan, pihaknya telah mencatat beberapa persoalan yang dirasa kurang relevan dalam penyusunan RPJMD Kabupaten Jember. Nantinya, akan diajukan dalam pembahasan RPJMD lanjutan.

“Kami telah mencatat persoalan tersebut, dan akan kita bahas dalam pembahasan lanjutan dalam pembahasan RPJMD Jember ke depan,” pungkasnya. (ryo/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

RAPBD Jember Rp 5,5 Triliun Belum Dibahas, Widarto Soroti Ketidaksiapan Pemkab

JEMBER – Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Jember 2027 belum dimulai ...
KRONIK

Festival Anak Sholeh, Ikhtiar Cetak Generasi Berprestasi dan Berakhlak Mulia

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi berikhtiar membentuk generasi muda yang tidak hanya ...
KRONIK

Perda Lingkungan Jember Terancam Jadi Macan Kertas, Candra Desak Anggaran Perlindungan Gumuk

JEMBER – Perlindungan gumuk di Kabupaten Jember tak cukup berhenti pada pengesahan peraturan daerah. Ketua Komisi B ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Panaskan Mesin Hingga Akar Rumput, Lantik 1.645 Pengurus Ranting

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan terus mengintensifkan konsolidasi organisasi ...
EKSEKUTIF

Bupati Malang Targetkan Zero ATS 2027, Kejar Paket A hingga C Bakal Gratis

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi menargetkan Kabupaten Malang bebas Anak Tidak Sekolah (ATS) atau Zero ATS pada ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim: Raperda Transportasi Terintegrasi Harus Jawab Kebutuhan Warga

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menegaskan penyempurnaan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) ...