Jumat
12 Juni 2026 | 6 : 40

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

25 Anak jadi Korban Sodomi, Legislator DPRD Sidoarjo Ini Usulkan Pendampingan Psikologi di Sekolah

pdip-jatim-dprd-sidoarjo-260721-kasipah

SIDOARJO – Mencegah terjadinya kekerasaan dan pelecehan seksual terhadap pelajar, Sekretaris Komisi D DPRD Sidoarjo, Hj Kasipah Amd, mengusulkan adanya pendampingan psikologi secara berkala di setiap sekolah.

Usulan disampaikan wakil rakyat dari PDI Perjuangan ini dalam rapat pembahasan kebijakan umum anggaran dan prioritas plafon anggaran sementara (KUA-PPAS) APDB tahun 2022 antara eksekutif dengan legislatif di gedung DPRD Sidoarjo, Senin (26/7/2021). Dari pihak eksekutif yakni Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (P3AKB).

“Kami usulkan agar ada psikiater yang secara berkala melakukan pendampingan di tiap-tiap sekolah. Dari TK hingga tingkat SMA dan SMK, swasta maupun negeri,” kata Kasipah.

Pendampingan oleh tenaga psikologi, kata dia, diharapkan bisa menjadi semacam deteksi dini terhadap ancaman kekerasan atau pelecehan seksual di kalangan pelajar. Sebab psikiater bisa mengetahui kondisi kejiwaan dan perubahan perilaku seseorang.

Usulan Kasipah bertolak dari tindak sodomi dialami puluhan santri yang berhasil dibongkar pihak kepolisian beberapa waktu lalu. Dengan jumlah korban mencapai 25 anak, kata Kasipah, hal ini tidak boleh dianggap remeh. Sistem pencegahan dan perlindungan harus disiapkan untuk melindungi para pelajar.

“Kami tentu tidak ingin ada kejadian seperti ini lagi,” tandasnya.

Selain itu, lanjut Kasipah, pendampingan psikologi di sekolah juga untuk mencegah maupun proses pemulihan pelajar korban bullying baik berupa ejekan, kekerasan fisik, hingga pemalakan. Juga untuk penyembuhan internal diri pelajar seperti kecemasan berlebihan, ketidakpercayaan diri, dan tidak fokus.

“Tak kalah penting adalah untuk mencegah kecanduan gadget. Ini harus ada upaya bagaimana membuat pelajar memiliki pandangan yang proporsional dalam penggunaan gadget, game, maupun media sosial,” tegasnya.

Kasipah berharap, dinas P3AKB bersinergi dengan dinas pendidikan untuk hal ini. Pendampingan kepada pelajar dengan pendekataan ilmu kejiwaan diharapkan menumbuhkan perilaku anak menjadi lebih baik. “Ini juga perlu kerjasama dengan lintas sektor, terutama dengan dinas pendidikan,” pungkas Kasipah. (hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Lumajang Tanam 2.000 Bibit Pohon di Glagah Arum

LUMAJANG – Peringatan bulan bung Karno, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lumajang menggelar Penanaman Pohon di Bumi ...
KRONIK

Hangatkan Pendopo Arya Wiraraja Lumajang, Tari Topeng Kaliwungu Sambut Pengurus PDIP Jatim

Di tengah cuaca mendung usai hujan deras, Tari Topeng Kaliwungu tampil memukau menyambut kedatangan pengurus DPD ...
LEGISLATIF

Baktiono Minta Warga Laporkan Aksi Ugal-ugalan Sopir Wira-Wiri ke DPRD Surabaya

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya, Baktiono, mengajak masyarakat tak ragu melaporkan segala ...
LEGISLATIF

Warga Panekan Magetan Sampaikan Aneka Aspirasi, dari Bantuan Unggas hingga Pelatihan Wirausaha

MAGETAN – Jeda masa persidangan (reses) ke IV masa sidang ke II Tahun 2026 DPRD Magetan, dimanfaatkan Plt Ketua ...
UMKM

BUMDes Pelangkidul Ngawi Jajal Peluang Sektor Hortikultura, Kembangkan Melon Greenhouse

NGAWI – Program ketahanan pangan berbasis hortikultura yang dikembangkan BUMDes Mekarsari Desa Pelang Kidul, ...
LEGISLATIF

Sengketa Perbatasan Jember-Banyuwangi Hambat Petani, Tabroni Minta Segera Diselesaikan

Anggota Komisi A DPRD Jember Tabroni mendesak penyelesaian batas wilayah Jember-Banyuwangi. Sengketa yang belum ...