Sabtu
31 Oktober 2026 | 9 : 20

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Megawati Harap Riset Bunga Anggrek “Kimilsungia” Terus Dikembangkan

pdip-jatim-250421-anggrek-Kimilsungia-1

JAKARTA – Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri berharap riset terhadap bunga Kimilsungia terus dikembangkan di Indonesia, bahkan menyaingi budidaya di Korea Utara.

Harapan itu dia sampaikan pada acara peringatan 60 tahun kunjungan bersejarah Presiden Kim Il Sung dan Pemimpin Besar Kim Jong Il ke Indonesia dan 61 tahun hubungan diplomatik antara RI dan Republik Rakyat Demokratik Korea (RRDK) di Kebun Raya Bogor, Jawa Barat, Kamis.

“Harapannya riset bunga Kimilsungia terus dikembangkan di Indonesia, jangan kalah dengan yang lain,” kata Megawati, dikutip Minggu (20/4/2025).

Baca juga: HUT ke-206 Kebun Raya Bogor, Megawati Resmikan Rumah Kaca Anggrek Soedjana Kassan

Peringatan 60 tahun kunjungan kenegaraan Kim Il Sung ke Indonesia, sebutnya, adalah sebuah momen yang telah meletakkan pondasi kuat bagi hubungan persahabatan antara dua negara yang sama-sama berjuang untuk kemandirian dan martabat nasional.

Ketua Umum PDI Perjuangan itu mengenang langsung momen kedatangan pemimpin besar Korea Utara ke Indonesia, yang disambut meriah oleh ribuan rakyat Indonesia.

Sebagai putri Presiden pertama RI Soekarno, Megawati mengaku bahwa dirinya sejak muda sudah diperkenalkan dengan para pemimpin dunia serta diajak memahami arti di balik hubungan diplomatik.

Menurutnya, Bung Karno telah mengajarkan bahwa kunjungan kenegaraan tersebut bukan sekadar seremoni diplomatik, melainkan lambang solidaritas antarbangsa yang setara dan saling menghormati.

Salah satu momen yang paling berkesan, katanya, yakni ketika Presiden Soekarno menghadiahkan bunga anggrek jenis dendrobium kepada Kim Il Sung, yang kemudian diberi nama Kimilsungia.

“Bunga Kimilsungia bukan sekadar tanaman, namun simbol hidup persahabatan yang tak lekang oleh waktu,” kata Megawati, yang juga Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) itu.

Sementara itu, Wakil Kepala (BRIN) Amarulla Octavian, yang juga hadir pada acara tersebut mengungkapkan rencana BRIN untuk membangun diplomatic garden di Kebun Raya Bogor seperti yang sudah dikembangkan di Pyongyang.

“Dengan ini kita akan tunjukkan dunia tentang bagaimana kita menghargai dua pemimpin besar kita. Sekaligus menjadi warisan persahabatan antara Indonesia dan Korea Utara,” katanya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Dewanti Rumpoko Dorong Trans Jatim Malang Raya Terintegrasi dengan Angkot, Lindungi Pendapatan Sopir

SURABAYA – Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Dewanti Rumpoko, mendorong integrasi Bus Trans Jatim Koridor II Malang ...
KRONIK

Baguna Ngawi Jenguk Nenek Usia 97 Tahun, Korban Angin Kencang di Kwadungan

NGAWI – Di usianya yang hampir satu abad, Saelah (97 tahun) harus menghadapi kenyataan pahit setelah rumahnya ...
KRONIK

Guru Madin Keluhkan Kesejahteraan, Hj. Ansari Siap Memperjuangkan

PAMEKASAN – Seorang guru madrasah diniyah, Moh. Jufri, menyampaikan keluh kesahnya pada anggota Fraksi PDI ...
KRONIK

Dua Kasus Perusakan Situs Purbakala di Jember, Candra: Belum Ada Kejelasan

JEMBER – Penanganan kasus hilangnya dua batu yoni di Desa Pocangan, Kecamatan Sukowono, dan perusakan situs Gumuk ...
EKSEKUTIF

ASN Pemkab Blitar Diterjunkan dalam Gerakan ASRI, Rijanto Minta Jadi Teladan Masyarakat

BLITAR – Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar diterjunkan dalam Gerakan ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Dorong Anak Muda Trenggalek Jadi Pencipta Gim, Buka Peluang Ekonomi Digital

TRENGGALEK – Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, mendorong generasi muda Trenggalek memanfaatkan peluang ...