Rabu
30 September 2026 | 3 : 34

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dewanti: Kami Bukan Membatasi, Tapi Melindungi Agar Masyarakat Sehat

pdip-jatim-dewanti-020721

BATU – Presiden Joko Widodo mengesahkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat pada Kamis (1/7/2021), sebagai upaya untuk mengontrol laju pandemi Covid-19 yang belakangan melonjak di tanah air.

Menindaklanjuti instruksi dari presiden, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko menyatakan siap untuk melakukan pembatasan kegiatan masyarakat.

Dewanti mengatakan, Pemkot Batu telah menyelenggarakan rapat dengan TNI/Polri untuk membahas penerapan PPKM Darurat. Aktivitas masyarakat di kota Batu segera dibatasi, begitu juga dengan pelayanan publik akan dibatasi jam operasionalnya.

Baca: PPKM Darurat 3-20 Juli, Jokowi: Tetap Tenang, Waspada, dan Patuhi Aturannya

“Intinya, kurang lebih hampir sama dengan PPKM Mikro. Tapi karena ini darurat, kedisiplinan diperketat. Hulunya dipersiapkan, yakni di tingkat RT dan RW. Semua masyarakat terlibat di dalam situ, untuk bisa lebih mengetatkan rutinitas aktivitas. Yang tidak perlu, tidak usah aktivitas sehingga bisa memutus rantai penularan,” kata Dewanti Rumpoko.

Menurutnya, jam malam akan diberlakukan kembali diberlakukan di Kota Batu. Dia berpesan kepada masyarakat untuk betul-betul meningkatkan kedisiplinan terkait protokol kesehatan karena saat ini angka sebaran kasus covid-19 sedang naik.

“Kami komunikasikan ke masyarakat lewat tokoh masyarakat atau tokoh agama. Kami bukan membatasi tapi melindungi agar masyarakat sehat. Jadi tanggal 2 malam pukul 12 malam sudah berlaku. Secara garis besar sama, hampir seperti PPKM Mikro yang pertama,” bebernya.

Baca juga: PPKM Darurat Diberlakukan, Puan: Semoga Benar-benar Efektif Tekan Laju Covid

Terkait dengan persiapan pembelajaran tatap muka, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur itu menegaskan, kondisi masih belum memungkinkan untuk dilakukan proses belajar mengajar secara langsung. Ada kemungkinan proses pembelajaran tatap muka ditunda terlebih dahulu.

Hal ini disebabkan pelaksanaan tatap muka dinilai memiliki potensi yang cukup riskan untuk tetap diselenggarakan. Yang utama bagi dirinya saat ini adalah mementingkan keselamatan anak-anak Kota Batu lebih dahulu.

“Kami telah mempersiapkan sekolah jika kondisi kondusif. Semua fasilitas dipersiapkan, tempat cuci tangan, kamar mandi dan sebagainya, tapi ketika tidak kondusif, ya tidak dilanjutkan. Kami tunggu sampai kondisi aman bagi anak-anak kita,” tegasnya. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

PGRI Blitar Soroti Periodisasi Kepala Sekolah, Guntur Wahono Siap Kawal Aspirasi Guru

BLITAR – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Blitar menyoroti penerapan regulasi periodisasi kepala ...
EKSEKUTIF

Cegah Anak Mengamen, Pemkot Surabaya Siapkan Pelatihan Menjahit dan Usaha Gorengan

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tidak hanya menghentikan aktivitas seorang anak yang diduga diajak ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Banyuwangi Salurkan Ribuan Paket Bansos untuk Jukir, Kuli, hingga Asongan

BANYUWANGI – Ketua DPC PDI Perjuangan Banyuwangi, Ana Aniati, mengatakan PDI Perjuangan menyalurkan ribuan paket ...
KRONIK

Said Abdullah: Prabowo-Megawati Akan Bertemu Lagi, Diharapkan 17 Oktober

JAKARTA – Pertemuan lanjutan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri direncanakan ...
LEGISLATIF

Baktiono Minta Seleksi Direksi BUMD Surabaya Bebas Manuver Politik

SURABAYA – Proses seleksi calon Direksi lima Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Surabaya mendapat perhatian DPRD ...
KRONIK

Sinung Soroti Rencana Utang Rp45 Miliar dalam APBD Bondowoso 2027

BONDOWOSO – Wakil Ketua DPRD Bondowoso, Sinung Sudrajad, menyoroti rencana pemerintah daerah menarik utang Rp45 ...