Kamis
24 September 2026 | 5 : 07

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sakit Parah, TKI Heri Butuh Bantuan Pulang ke Tanah Air

Pdip jatim - TKI Heri
image

Heri sudah lima bulan mengalami penyakit tersebut, dia tidak mampu berbaring ataupun berdiri. “Untuk tidur pun bapak duduk saja, dan saya selalu menjaganya,” ujar Yana, istri Heri sambil menangis saat menceritakan kondisi suaminya.

Menurut Yana, suaminya sering muntah darah, dan untuk buang air kecil dan besar pun di tempat duduknya. Heri menolak dipasang popok karena merasa sakit dan gerah.

Sebelumnya, Heri selalu diobati ke rumah sakit, tetapi semakin hari kondisi keuangan keluarganya menipis. Sehingga mereka memutuskan berobat ala kadarnya.

“Bapak sudah tidak bisa bekerja, dan saya tidak bisa meninggalkan bapak. Alhamdulillah, kawan – kawan disini memberi bantuan dan tempat kepada kami berdua,” ujar Yana.

Dia berterus tersng angat mengharapkan bantuan, khususnya dari pemerintah, agar suaminya dapat dipulangkan ke Indonesia.

Ramida Muhammad, pengurus Pospertki mengatakan, kondisi Heri sangat memprihatinkan. “Apapun caranya beliau harus dibantu. Kita sudah komunikasi dengan pimpinan PDI Perjuangan di Saudi Arabia,” kata Ramida, sebagaimana rilis yang diterima Infokom PDI Perjuangan Jatim.

Rencananya, Senin (29/9/2014) pihaknya juga melaporkan dan berkoordinasi dengan KJRI Jeddah. “Kita pun juga akan meminta bantuan kepada Ibu Rieke Diah Pitaloka anggota DPR RI Komisi IX dan Ibu Anis Hidayah Direktur Eksekutif Migrant Care,” ujar Ramida.

Heri Rachmat Djeje Rosyadi (43) tiba di Saudi Arabia dan bekerja di kota Taif pada 13 November 2008 dengan majikan Qamra A’bid Al Baqmi. Setelah dua bulan bekerja, Heri melarikan diri karena akan dianiaya majikannya saat meminta gaji.

Selama melarikan diri dan berstatus overstayer, Heri bekerja dari satu tempat ke tempat lain.

Saat ada program amnesti perbaikan status untuk dapatkan izin tinggal resmi di Saudi Arabia, Heri Rachmat memanfaatkan hal tersebut dan sudah melakukan proses dengan majikan barunya. Proses tersebut terpaksa dihentikan kedua belah pihak, hal tersebut disebabkan kondisi Heri Rachmat mengalami jatuh sakit.

Heri Rachmat mengidap penyakit pembengkakan lambung, penyumbatan pembuluh darah, dan sesak nafas. (pri)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Puan Minta Reformasi Tata Kelola Lapas Usai Temuan Fasilitas Istimewa

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah melakukan reformasi mendasar terhadap tata kelola lembaga ...
LEGISLATIF

Said Abdullah: Bukan UU Baru, Aturan Turunan P2SK dan Kelembagaan yang Perlu Diakselerasi

JAKARTA – Anggota Komisi XI DPR RI Said Abdullah menilai kebutuhan mendesak sektor keuangan saat ini bukan ...
LEGISLATIF

Guntur Wahono Dorong Hidroponik dan Greenhouse untuk Petani Muda Blitar

BLITAR – Anggota Komisi C DPRD Jawa Timur Guntur Wahono mendorong pengembangan pertanian hidroponik dan greenhouse ...
SEMENTARA ITU...

Eri Cahyadi Gandeng Bintang Timur Gelar Coaching Clinic Futsal ke Sekolah SD-SMP

SURABAYA — Wali Kota Eri Cahyadi merancang program coaching clinic futsal yang melibatkan langsung pemain dan ...
BERITA TERKINI

PDI Perjuangan Trenggalek Rutin Droping Air Bersih ke Pelosok, Sasar Warga yang Kesulitan Air

TRENGGALEK — Memasuki puncak musim kemarau, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek terus menggencarkan bantuan air ...
KRONIK

Turun Langsung ke Rubaru, Ketua TP PKK Sumenep Tekankan Pencegahan Stunting

SUMENEP – Upaya percepatan penurunan angka tengkes (stunting) di Kabupaten Sumenep terus digencarkan melalui ...