Selasa
21 Juli 2026 | 11 : 38

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bulan Bung Karno, DPRD Kota Malang Geber Pertunjukan Wayang Kulit

pdip-jatim-made-wayangan-bbk-190621-1

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika menghadiri kegiatan pagelaran wayang kulit oleh Sanggar Seni Cakra Baruna Indonesia & Laras Manunggal. Kegiatan ini diselenggarakan di Gedung DPRD Kota Malang, Sabtu (19/6/2021) petang.

Dia sangat mengapresiasi terlaksananya kegiatan ini sebagai bentuk kecintaan warga Kota Malang terhadap kesenian dan budaya asli Indonesia. Terlebih kegiatan ini diadakan khusus untuk menghormati Bung Karno sebagai bapak bangsa.

“Ini bagian dari peringatan Bulan Bung Karno. Bulan Juni ini kita peringati sebagai hari lahirnya bapak bangsa dan wafatnya bapak bangsa, saya apresiasi sekali,” kata Made saat memberikan sambutan pembukaan pagelaran wayang kulit.

Dia mengatakan, Gedung DPRD ini juga difungsikan untuk memberikan wadah dan ruang kepada seluruh elemen masyarakat di Kota Malang untuk berkegiatan.

Ke depan, dia berharap kegiatan-kegiatan seni dan budaya semakin menonjolkan eksistensinya dengan memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan DPRD Kota Malang.

“Kami harapkan Gedung DPRD dibuka untuk kegiatan kemasyarakatan dan berguna bagi masyarakat. Bukan hanya ekonomi, tapi juga kegiatan budaya. Kalau bukan kita yang nguri-uri budaya, siapa lagi,” harapnya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang tersebut juga mengapresiasi keterlibatan banyaknya anak-anak muda dalam pertunjukan seni dan budaya yang diadakan Sanggar Seni Cakra Baruna Indonesia & Laras Manunggal tersebut.

“Ada pepatah yang mengatakan, kalau mau melihat Indonesia ke depan lihatlah pemudanya sekarang. Saya masih optimis budaya kita masih bertahan kita mulai dari bumi Arema ini,” imbuh Made.

Selaku generasi penerus bangsa, Made mengajak masyarakat di Kota Malang untuk terus mempertahankan dan melanjutkan seni, budaya, dan tradisi yang telah diwariskan oleh leluhur.

Khusus menghadapi tantangan perkembangan zaman, sebutnya, perlu dilakukan inovasi dan terobosan baru untuk mempopulerkan kesenian dan budaya lokal, agar eksistensinya tetap terjaga di tengah era modern saat ini yang tercipta dari cepatnya perkembangan arus globalisasi.

“Kalau budaya tidak bisa mengikuti perkembangan zaman, maka tidak akan diterima masyarakat. Ini akan menjadi tantangan kita bersama, bagaimana budaya ini bisa mengikuti perkembangan zaman,” tuturnya. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gandeng Praktisi, Latih Petani Bikin Pupuk Organik Murah Meriah

BOJONEGORO – Upaya menjaga ketahanan pangan dan merespons tingginya harga pupuk kimia terus dilakukan di daerah. ...
KRONIK

Sambut Bulan Kemerdekaan, Bupati Lukman Pimpin ASN Percantik Kota Bangkalan

BANGKALAN – Menyambut Bulan Kemerdekaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggerakkan aparatur sipil negara ...
EKSEKUTIF

Pemkab Ngawi Siapkan Regulasi Mengemudi Sepeda Motor bagi Anak Usia 17 Tahun Ke Bawah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengaku prihatin atas meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...
SEMENTARA ITU...

Ketika Pelari Kenya Terjebak di Jember, Gotong Royong Mengantarnya Pulang

JEMBER — Debu musim kemarau beterbangan di sepanjang jalan Kota Jember. Matahari siang memantulkan hawa panas dari ...