Selasa
20 Oktober 2026 | 5 : 40

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bulan Bung Karno, DPRD Kota Malang Geber Pertunjukan Wayang Kulit

pdip-jatim-made-wayangan-bbk-190621-1

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika menghadiri kegiatan pagelaran wayang kulit oleh Sanggar Seni Cakra Baruna Indonesia & Laras Manunggal. Kegiatan ini diselenggarakan di Gedung DPRD Kota Malang, Sabtu (19/6/2021) petang.

Dia sangat mengapresiasi terlaksananya kegiatan ini sebagai bentuk kecintaan warga Kota Malang terhadap kesenian dan budaya asli Indonesia. Terlebih kegiatan ini diadakan khusus untuk menghormati Bung Karno sebagai bapak bangsa.

“Ini bagian dari peringatan Bulan Bung Karno. Bulan Juni ini kita peringati sebagai hari lahirnya bapak bangsa dan wafatnya bapak bangsa, saya apresiasi sekali,” kata Made saat memberikan sambutan pembukaan pagelaran wayang kulit.

Dia mengatakan, Gedung DPRD ini juga difungsikan untuk memberikan wadah dan ruang kepada seluruh elemen masyarakat di Kota Malang untuk berkegiatan.

Ke depan, dia berharap kegiatan-kegiatan seni dan budaya semakin menonjolkan eksistensinya dengan memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan DPRD Kota Malang.

“Kami harapkan Gedung DPRD dibuka untuk kegiatan kemasyarakatan dan berguna bagi masyarakat. Bukan hanya ekonomi, tapi juga kegiatan budaya. Kalau bukan kita yang nguri-uri budaya, siapa lagi,” harapnya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang tersebut juga mengapresiasi keterlibatan banyaknya anak-anak muda dalam pertunjukan seni dan budaya yang diadakan Sanggar Seni Cakra Baruna Indonesia & Laras Manunggal tersebut.

“Ada pepatah yang mengatakan, kalau mau melihat Indonesia ke depan lihatlah pemudanya sekarang. Saya masih optimis budaya kita masih bertahan kita mulai dari bumi Arema ini,” imbuh Made.

Selaku generasi penerus bangsa, Made mengajak masyarakat di Kota Malang untuk terus mempertahankan dan melanjutkan seni, budaya, dan tradisi yang telah diwariskan oleh leluhur.

Khusus menghadapi tantangan perkembangan zaman, sebutnya, perlu dilakukan inovasi dan terobosan baru untuk mempopulerkan kesenian dan budaya lokal, agar eksistensinya tetap terjaga di tengah era modern saat ini yang tercipta dari cepatnya perkembangan arus globalisasi.

“Kalau budaya tidak bisa mengikuti perkembangan zaman, maka tidak akan diterima masyarakat. Ini akan menjadi tantangan kita bersama, bagaimana budaya ini bisa mengikuti perkembangan zaman,” tuturnya. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Festival Anak Sholeh, Ikhtiar Cetak Generasi Berprestasi dan Berakhlak Mulia

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi berikhtiar membentuk generasi muda yang tidak hanya ...
KRONIK

Perda Lingkungan Jember Terancam Jadi Macan Kertas, Candra Desak Anggaran Perlindungan Gumuk

JEMBER – Perlindungan gumuk di Kabupaten Jember tak cukup berhenti pada pengesahan peraturan daerah. Ketua Komisi B ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Panaskan Mesin Hingga Akar Rumput, Lantik 1.645 Pengurus Ranting

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan terus mengintensifkan konsolidasi organisasi ...
EKSEKUTIF

Bupati Malang Targetkan Zero ATS 2027, Kejar Paket A hingga C Bakal Gratis

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi menargetkan Kabupaten Malang bebas Anak Tidak Sekolah (ATS) atau Zero ATS pada ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim: Raperda Transportasi Terintegrasi Harus Jawab Kebutuhan Warga

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menegaskan penyempurnaan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta Baznas Surabaya Prioritaskan Warga Miskin Desil 1

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi meminta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Surabaya memprioritaskan warga ...