Selasa
13 Oktober 2026 | 3 : 37

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pimpinan DPRD Lamongan Desak Pemkab Gratiskan Swab Antigen untuk Santri

pdip-jatim-lamongan-260421

LAMONGAN – Wakil Ketua DPRD Lamongan H Darwoto meminta pemkab untuk menggratiskan biaya tes swab antigen untuk para santri. Pasalnya, pasca libur lebaran para santri akan kembali nyantri atau menuntut ilmu dengan cara tinggal di pondok pesantren.

Menurut wakil rakyat dari PDI Perjuangan ini, fasilitasi tes swab gratis adalah untuk kesehatan anak-anak yang notabene warga Lamongan. Apalagi pandemi Covid-19 mengakibatkan kontraksi ekonomi yang berimbas pada menurunnya penghasilan sebagian besar rakyat, tak terkecuali wali santri.

“Alangkah bijaknya, Pemkab Lamongan hadir di tengah-tengah wali santri untuk menyediakan fasilitas swab antigen gratis. Sebab biaya untuk swab anti gen mencapai ratusan ribu rupiah,” ujar politisi asal Kecamatan Brondong ini.

Pak Dar, sapaan akrabnya, mengungkapkan, Pemkab Gresik, Malang dan Bondowoso mampu menyediakan fasilitas antigen gratis untuk santri yang akan kembali mukim di ponpes setelah libur lebaran.  

Hal serupa juga disampaikan sejawat Darwoto di Fraksi PDI Perjuangan DPRD Lamongan, yakni Abdul Shomad.

“Seyogyanya pemerintah hadir di tengah kesulitan warganya. Apalagi krisis pandemi Covid-19 juga belum kunjung berakhir,” ucap Shomad.

Ketua Komisi D DPRD Lamongan ini menambahkan, kalau pemkab menyediakan fasilitas tes swab gratis bagi santri yang akan kembali ke pondok, maka bagi yang sudah terlanjur membayar, pemkab bisa segera mengembalikan biaya tersebut kepada wali santri.

“Mekanisme pengembalian biaya dengan cara menunjukkan kwitansi pembayaran swab antigen, sebelum pemkab benar-benar menyediakan fasilitias antigen gratis bagi santri,” pungkas Shomad.

Desakan dari Darwoto dan Shomad kepada pemkab sebagai upaya memperjuangkan keluhan yang ia terima dari wali santri. Bagi orang tua santri, kelengkapan administrasi berupa surat keterangan dari desa dan hasil tes swab antigen untuk anaknya yang akan kembali nyantri mengandung sejumlah nominal yang lumayan besar.

Kelengkapan administrasi tersebut menjadi persyaratan penting bagi santri khususnya yang akan menimba ilmu di luar kota. Keluhan dari wali santri juga disampaikan oleh pihak PCNU Lamongan yang diteruskan kepada pihak dewan. (ak/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Traktor Bantuan APBN Diduga Menyimpang, DPRD Jember: Dinas Pertanian Tidak Bisa Memberikan Data

JEMBER – Dugaan penyimpangan bantuan traktor dari APBN 2025 di Kabupaten Jember belum terjawab. Sejumlah kelompok ...
KRONIK

Gema 111.111 Al-Waqiah di Sumenep, Bupati Fauzi Ajak ASN Perkuat Budaya Religius

SUMENEP – Kementerian Agama Kabupaten Sumenep menginisiasi gerakan pembacaan bersama 111.111 kali Surat Al-Waqiah. ...
KRONIK

Atasi Kekeringan Dampak El Nino, Sonny Salurkan Bantuan Air Bersih ke Siliragung

BANYUWANGI – Dampak musim kemarau panjang akibat fenomena El Nino mulai dirasakan oleh sejumlah warga di wilayah ...
EKSEKUTIF

Promosi dan Mutasi Pejabat Pemkab Blitar Bakal Berbasis Manajemen Talenta

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto menegaskan promosi dan mutasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) ...
KABAR CABANG

DPC Tulungagung Dorong Media Partai Jadi Penyambung Lidah Rakyat

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung mendorong perombakan mendasar dalam ...
LEGISLATIF

Sampah Sungai Ancam Picu Banjir, Ketua DPRD Kota Malang Dorong Pemasangan Trash Boom

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mendorong Pemerintah Kota Malang memperkuat ...