Minggu
30 Agustus 2026 | 9 : 10

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Manfaatkan Medsos, Banteng Batuan Ini Geluti Tape Ketan Pre-Order

PDIP-Jatim-Anita-Ketan-11052021

SUMENEP – Selasa sore (11/5/2021), kami bertemu di kantor DPC PDI Perjuangan Sumenep. Mbak Anita -begitu saya memanggilnya. Nama aslinya Anita Noviana  – datang membawa tape ketannya dalam plastik putih. Tiga hari sebelumnya, saya memesan tape ketannya yang dipasarkan melalui story wa-nya.

“Maaf, Mas, baru selesai membuat kue,” Mbak Anita meletakkan tape ketannya di meja di ruang tamu kantor DPC PDI Perjuangan Sumenep. Setelah menarik nafas barang 2-3 menit, Mbak Anita bercerita tentang aktivitasnya menjelang lebaran. Seperti ibu-ibu pada umumnya, jelang lebaran Mbak Anita sibuk mempersiapkan pernak-pernik dan suguhan lebaran.

Kesibukan lainnya yang tak kalah pentingnya melayani pesanan tape ketan. Meski hanya usaha rumahan, kehadiran media sosial cukup membantu Mbak Anita memasarkan tape ketannya. “Dulu hanya melayani ibu-ibu PKK atau tetangga saja,” ucap Mbak Anita.

Dengan memanfaatkan media sosial, Mbak Anita dapat memasarkan atau menerima pesanan tape ketan dari berbagai daerah di Sumenep. Karena pembuatan tape ketan membutuhkan waktu 2-3 hari, para pemesan pun harus bisa menyesuaikan kapan tape ketannya akan diambil.

“Mereka yang terbiasa pesan sudah paham. Minimal 3 hari sebelumnya mereka pesan,” tutur Mbak Anita.

Bendahara PAC PDI Perjuangan Batuan itu sudah lima tahun menggeluti usaha tape ketan dengan sistem pre-order. Media sosial benar-benar membantunya. Penghasilan dari usaha tape ketan itu cukup untuk tambahan anggaran belajan dapurnya.

Pembuatan tape ketan cukup sederhana. Ketan direndam, lalu dimasak, kemudian diberi ragi. Setelah tiga hari, ketan yang diragi sudah siap disajikan sebagai tape. “Setelah tiga hari, biasanya mengeluarkan air manis. Tambah lembut ketannya. Jika disimpan dalam kulkas, akan bertahan lebih lama,” cerita Mbak Anita.

Tentang minimal pemesanan, Mbak Anita mematok angka seratus ribu dengan dua varian kotak: kotak kecil seharga 20.000 dan kotak besar 30.000. 

“Kalau ibu-ibu PKK atau tetangga pesan sesuai dengan kebutuhan acara mereka. Tapi kalau di luar desa, pesanan minimal seratus ribu. Dapat 4 kotak. 2 kotak kecil yang harga 20.000 dan dua kotak besar yang harga 30.000. Kalau yang pesan di luar Sumenep, tentunya tambah ongkos kirim. Kalau area Sumenep, biasanya dijempuat ke rumah di Dusun Patokan Desa Babbalan atau bertemu di tengah kota,” terang Mbak Anita.  (set)        

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

140 Pelajar Bubutan Terima PIP, PDIP Ingatkan Bantuan Bukan untuk Kepentingan Orang Tua

SURABAYA — Bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) yang diterima pelajar harus benar-benar digunakan untuk kebutuhan ...
KRONIK

Di Balik Ramainya Muktamar NU, Ada Kisah Jedar dan Robert yang Dapat Pertolongan di Posko Baguna

JOMBANG — Di tengah padatnya aktivitas Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum ...
KRONIK

Banyuwangi Shrimp Fiesta, Upaya Bupati Ipuk Kampanyekan Potensi Udang

BANYUWANGI – Kabupaten Banyuwangi memiliki beragam potensi perikanan yang terus dikembangkan. Salah satunya ...
KRONIK

Agung Priyanto Soroti Persoalan Desil, Minta PAC dan Ranting Aktif Dampingi Warga

PONOROGO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ponorogo, Agung Priyanto, menyoroti persoalan data desil ...
LEGISLATIF

Pokmas Tak Lagi Berlaku, Yuzar Rasyid Tetap Kawal Aspirasi Warga Kemasan Soal Rombong

Anggota DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid tetap mengawal aspirasi warga Kemasan soal bantuan rombong meski program ...
KRONIK

Gencar Perbaiki Rumah Warga Miskin, Banyuwangi Diganjar Bonus Insentif Pusat

BANYUWANGI – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan ...