Selasa
20 Oktober 2026 | 9 : 15

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Wabup Marhaen: Semangat Otoda, Semangat Nganjuk Maju

pdip-jatim-nganjuk-280421-a

NGANJUK – Semangat peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXV (dua puluh lima) harus menjadi semangat dalam mewujudkan kabupaten Nganjuk yang maju. Hal itu dikatakan Wakil Bupati Marhaen Djumadi, Rabu (28/4/2021).

Pria yang akrab disapa Kang Marhaen ini mengatakan, semangat peringatan Hari Otonomi Daerah harus dimanfaatkan seluruh elemen masyarakat Kota Bayu. Terutama dalam upaya mewujudkan Kabupaten Nganjuk menjadi daerah yang nyawiji, maju dan bermartabat.

“Semangat nyawiji (persatuan) yang harus kita jaga dalam rangka memajukan Nganjuk yang kita cintai,” kata Kang Marhaen.

Pernyataan Kang Marhaen seiring dengan sambutan Wakil Presiden RI, KH Ma’ruf Amin dalam acara peringatan Hari Otonomi Daerah ke XXV, Senin (26/4/2021) kemarin. Acara diikuti seluruh kepala daerah dilakukan secara virtual menggunakan jaringan internet. Di Nganjuk, Kang Marhaen mengikuti acara dari Ruang Command Center, Pemkab Nganjuk. Acara juga diikuti jajaran forum komunikasi pimpinan daerah.

Dalam sambutannya Wapres Ma’ruf Amin menjelaskan, pelaksanaan otonomi daerah yang berkualitas membutuhkan kepemimpinan adaptif. Kepemimpinan adaptif yang dimaksud adalah seorang pemimpin yang mampu menghadapi berbagai situasi, serta cepat dan tepat dalam bertindak. Selain itu, pemimpin yang adaptif juga berorientasi pada pemecahan masalah, dengan selalu menyesuaikan diri terhadap perubahan dan keadaan baru.

“Kebijakan otonomi daerah dimaknai sebagai mekanisme penyelenggaraan pemerintahan dengan memindahkan lokus pemerintahan dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah. Otonomi daerah juga meningkatkan daya saing daerah melalui pemberdayaan masyarakat dan pemerintah daerah untuk mencapai tujuan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Wapres Ma’ruf Amin.

Wapres Ma’ruf Amin juga mengatakan, melalui kebijakan otonomi daerah, pemerintah daerah memiliki keleluasaan menyelenggarakan pemerintahan sendiri atas dasar prakarsa, kreativitas, dan peran serta masyarakat.

“Peringatan Hari Otonomi Daerah saat ini menjadi momentum yang tepat untuk melihat kembali dinamika dan tantangan yang dihadapi pemerintahan daerah di masa yang akan datang,” lanjutnya. (dyk/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Gandeng Kementerian Kehutanan, Sonny Edukasi Warga Cegah Kebakaran Hutan

SITUBONDO – Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita, mendorong keterlibatan masyarakat sekitar kawasan ...
KABAR CABANG

PAC PDI Perjuangan Kalianget Gelar Lomba Layangan Tenong, Hadiah Mobil dan Paket Umrah

SUMENEP – Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, sukses menggelar lomba ...
LEGISLATIF

RAPBD Jember Rp 5,5 Triliun Belum Dibahas, Widarto Soroti Ketidaksiapan Pemkab

JEMBER – Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Jember 2027 belum dimulai ...
KRONIK

Festival Anak Sholeh, Ikhtiar Cetak Generasi Berprestasi dan Berakhlak Mulia

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi berikhtiar membentuk generasi muda yang tidak hanya ...
KRONIK

Perda Lingkungan Jember Terancam Jadi Macan Kertas, Candra Desak Anggaran Perlindungan Gumuk

JEMBER – Perlindungan gumuk di Kabupaten Jember tak cukup berhenti pada pengesahan peraturan daerah. Ketua Komisi B ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Panaskan Mesin Hingga Akar Rumput, Lantik 1.645 Pengurus Ranting

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan terus mengintensifkan konsolidasi organisasi ...