Minggu
19 Juli 2026 | 6 : 32

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Banteng Bondowoso Ini Gembleng Perempuan Agar Mau Berpolitik

pdip-jatim-iwp-bondowoso5

BONDOWOSO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bondowoso, Andi Hermanto menggelar pendidikan politik bagi perempuan kepada 30 orang anggota Ikatan Wanita Perjuangan (IWP) Kecamatan Sumberwringan dan Tlogosari.

Pendidikan politik bagi kaum perempuan ini digelar di rumah Nurul Fadilah, Ketua IWP kabupaten Bondowoso.

Andi Hermanto mengatakan, pendidikan politik bagi kaum perempuan ini untuk meningkatkan peran dan fungsi perempuan di kancah perpolitikan, khususnya di Bondowoso.

Sehingga kaum perempuan semakin memperkuat posisinya baik di partai politik, pemerintahan, dan jabatan pemangku kebijakan lainnya.

“Pendidikan politik ini bagian dari penguatan peran dan kapasitas perempuan baik di parlemen maupun di pemerintahan dan dimanapun,” jelasnya, Jumat (9/4/2021).

Selain itu, tambah Ketua Komisi II DPRD Bondowoso ini, mereka dapat menyuarakan persoalan diskriminasi dan kesetaraan terhadap perempuan. Karena antara laki-laki dan perempuan di PDI Perjuangan ada kesetaraan gender.

“Kita berharap perempuan terus meningkatkan kontribusi nyata berupa solusi dalam bentuk program dan kebijakan. Dengan begitu, pendidikan politik ini juga mempunyai kompetensi, dedikasi, komitmen dalam memperjuangkan kepentingan kaum perempuan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua IWP Kabupaten Bondowoso, Nurul Fadilah mengungkapkan, mengenai peran dan fungsi perempuan di politik, IWP telah memiliki komitmen untuk mengakomodir kepentingan perempuan.

Tak hanya itu, PDI Perjuangan telah memberikan ruang dan kesempatan kepada perempuan untuk menjadi pemimpin, baik di politik maupun di pemerintahan.

“Untuk mengoptimalkan peran perempuan, IWP merupakan sayap partai yang selalu memberikan kontribusi untuk partai dan masyarakat, sehingga perempuan dapat menjadi agen perubahan,” terang Nurul Fadilah yang akrab disapa Bunda ini.

Dalam konteks politik, kata Bunda, peran dan posisi kaum perempuan tidak lagi mengalami diskriminasi. Karena kaum perempuan justru banyak memberikan kontribusi kepada kaum laki-laki.

Harus diakui, tambah dia, kaum perempuan di Indonesia adalah mayoritas, namun masih banyak yang enggan berpolitik. Sehingga peran untuk mengambil sebuah  kebijakan masih sangat minim.

“Tapi, adanya pendidikan politik ini, seluruh anggota IWP di Bondowoso bertekad untuk berperan dalam menentukan arah kebijakan pemerintah,” tutupnya. (ryo)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Bupati Malang: Koperasi Harus Jadi Motor Penggerak Ekonomi Rakyat

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi menegaskan penguatan koperasi harus menjadi agenda bersama untuk memperkokoh ...
KABAR CABANG

Menumbuhkan Spirit Gotong Royong Melalui Turnamen Voli Piala Kades Sumbersuko, Lumajang

LUMAJANG – Lapangan Voli Brajamusti di Desa Sumbersuko, Lumajang, menjadi saksi riuh rendahnya ratusan warga yang ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tegaskan Car Free Day Surabaya Harus Bebas Pungli

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan kawasan Car Free Day harus bebas dari pungutan liar. Pemkot menggandeng ...
KRONIK

Rano Karno: Si Doel, Kudatuli, dan Utang Demokrasi yang Tak Boleh Dilupakan

Dalam peringatan 30 tahun Kudatuli, Rano Karno menyebut perjalanan politiknya tak lepas dari perjuangan para korban ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Minta Pemkab Bangun Sistem Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto meminta Pemkab Jember membangun sistem pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir. ...
HEADLINE

PDIP Bakal Resmikan Monumen Kudatuli, Simbol Perjuangan Demokrasi dan Tolak Kekerasan Negara

PDI Perjuangan akan meresmikan Monumen Kudatuli pada 27 Juli 2026 sebagai simbol penghormatan terhadap pejuang ...