Kamis
13 Agustus 2026 | 11 : 26

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dukungan untuk Jokowi-JK Makin Meningkat

Jokowi-Khofifah-Alim Markus-Hasan A

Jokowi-Khofifah-Alim Markus-Hasan AJAKARTA – Pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla mendapat tambahan dukungan dari segmen Muslim dan pemilih berpendidikan tinggi pasca penetapan presiden terpilih oleh KPU. Para pemilih tersebut sebelum Pemilu Presiden 9 Juli adalah pendukung pasangan Prabowo-Hatta.

Peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Ade Mulyana mengungkapkan, perubahan dukungan itu diketahui dari hasil survei lembaganya baru-baru ini. Dia menyebut ada beberapa penyebab berubahnya dukungan masing-masing kandidat tersebut.

Sesuai exitpoll LSI pada 9 Juli 2014 pukul 14.00, sebut Ade Mulyana, pasangan Prabowo-Hatta unggul dari Jokowi-JK pada segmen pemilih Muslim dan pemilih berpendidikan tinggi yang umumnya tinggal di perkotaan. Setelah penetapan resmi KPU, pemilih di segmen tersebut beralih dan banyak yang mendukung Jokowi-JK.

Ade memaparkan, sesuai exitpoll LSI 9 Juli, Prabowo-Hatta memeroleh dukungan pada segmen pemilih Muslim sebesar 52,01 persen. Tapi kini dukungan dari segmen itu menurun menjadi 34,20 persen. Sedangkan untuk Jokowi, pada 9 Juli mendapat dukungan 47,99 persen dari pemilih Muslim, saat ini jumlahnya meningkat menjadi 52,17 persen.

Dalam survei tersebut juga diketahui penyebab perubahan jumlah dukungan untuk Prabowo-Hatta dan Jokowi-JK, yaitu sikap masing-masing kandidat setelah KPU menetapkan hasil resminya. Pemilih Prabowo-Hatta, jelas Ade, memberikan persepsi negatif karena pasangan ini tak legawa menerima penetapan KPU.

“Di sisi lain, Jokowi-JK terlihat lebih santun dalam merespons hasil resmi KPU dan merespons gugatan Prabowo-Hatta,” kata Ade, di kantor LSI, Jakarta, Kamis (7/8/2014).

Secara umum, kata Ade, dukungan untuk Prabowo-Hatta saat ini hanya sekitar 30,39 persen, sementara dukungan untuk Jokowi-JK mencapai 57,06 persen. Ade yakin, perolehan suara itu tak akan berbeda jauh jika pemungutan suara ulang (PSU) dilakukan pada saat ini.

“Justru dukungan terhadap Jokowi yang makin menguat meski ada responden yang tidak menjawab sebesar 12,55 persen,” ujarnya.

Ade menuturkan, penurunan dan peningkatan dukungan itu terjadi dibandingkan dengan perolehan suara resmi yang telah ditetapkan KPU. Dalam keputusan KPU, Prabowo-Hatta mendapat suara sebesar 46,85 persen, sementara Jokowi-JK mendapat 53,15 persen.

Dalam survei tersebut juga diketahui dua penyebab menurunnya dukungan untuk Prabowo-Hatta. Pertama, karakter pemilih Prabowo-Hatta yang ragu-ragu dan mudah mengubah pilihannya. Kedua, turunnya pamor Prabowo yang tidak legawa menerima hasil penghitungan KPU.

“Pemilih Prabowo yang ragu-ragu umumnya berada di daerah perkotaan dengan tingkat pendidikan yang baik. Mereka lebih percaya hasil KPU,” ujarnya.

Survei LSI dilakukan pada 4-6 Agustus 2014. Metode yang digunakan adalah quickpoll dengan 1.200 responden dari seluruh Indonesia dan menggunakan multistage random sampling dengan margin of error sekitar 2,9 persen. (pri/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Krisis Air Bersih meluas di Bojonegoro, Abidin Fikri Kembali Kirim Bantuan

BOJONEGORO – Dampak kemarau panjang yang diperparah fenomena El Nino mulai memicu krisis air bersih di sejumlah ...
LEGISLATIF

Ririk Dorong Potensi Munjungan Dikembangkan, dari Wisata hingga Perikanan

TRENGGALEK – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Trenggalek, Ririk Wahyumawati, mendorong potensi ...
KRONIK

Ketua DPRD Sumenep Sambut Audiensi Mahasiswa Terkait Usulan Regulasi LGBT

SUMENEP – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Spear of Justice menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Dewan ...
KRONIK

Lumpia Ipung dan Riuh Soekarno Cup: Empat Dekade Mengais Rezeki di Gelora 10 November

SURABAYA – Peluit pertandingan belum lama berbunyi. Suara suporter bersahutan. Para pemain muda berlari mengejar ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Anak Muda Kediri Dampak Bullying dan Pernikahan Dini

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana kembali mengingatkan dampak bullying dan dispensasi pernikahan dini serta ...
KRONIK

Lomba Nyo’on Geddeng hingga Makan Pisang, Cara Seru Hj. Ansari Rawat Kebersamaan Warga

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, menggelar senam bersama dan berbagai lomba agustusan ...