Jumat
14 Agustus 2026 | 5 : 36

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Soal Perbaikan Pasar di Jombang, SW Nugroho Koordinasi dengan Pusat

pdip-jatim-nugroho-reses-030321-1

JOMBANG – Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur SW Nugroho mengatakan, pihaknya segera berkoordinasi dengan legislator DPR RI terkait permintaan perbaikan pasar tradisional di Desa Menganto, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang.

Permintaan rehabilitasi pasar tradisional itu disampaikan warga Menganto, di acara serap aspirasi yang digelar Nugroho di desa tersebut. 

Selain pasar, sebagaimana disampaikan Kepala Desa Menganto Yunus Ardiansyah, warga setempat juga berharap ada perbaikan irigasi dan bantuan rehab musholla.

Menurut Nugroho, rehab pasar membutuhkan anggaran besar dan ini bisa dikolaborasikan dengan pemerintah pusat melalui DPR RI. Karena itu, pihaknya akan berkolaborasi dengan DPR RI, dan juga DPRD Kabupaten. 

“Karena kalau pasar membutuhkan anggaran besar, bisa diajukan kepada pemerintah pusat. Saya akan menjalin koordinasi dengan DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, juga akan melibatkan teman-teman DPRD Jombang,” kata SW Nugroho, Rabu (3/3/2021).

“Untuk bantuan mushola, saya harap kades segera mengajukan proposalnya,” tambah legislator yang juga menjabat Wakil Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur tersebut.

Dengan demikian, lanjut Nugroho, program-program bantuan akan dibagi sesuai kebutuhan masyarakat, seperti pasar di Desa Menganto yang berpotensi bisa diajukan ke pemerintah pusat untuk rehabilitasinya.

Sementara itu, saat menggelar reses di Desa Daditunggal, Kecamatan Ploso Kabupaten Jombang, Nugroho disambati persoalan peningkatan sumber daya manusia. Sebab, saat ini Jombang Utara sudah masuk dalam wilayah industri.

“Ada anak muda yang menginginkan agar pemuda-pemuda desa diberikan pelatihan-pelatihan sebagai penunjang karir mereka. Sebab di Desa Daditunggal di kanan kirinya sudah berdiri pabrik. Mereka ingin agar warga desa setempat menjadi tenaga kerjanya,” ungkap Nugroho

Untuk itu, tambah Nugroho, ia akan membawa aspirasi ini kepada Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jatim, yang memang punya banyak program pelatihan yang bisa dimanfaatkan.

“Nanti kita meneruskan masukan tersebut ke Dinas Tenaga Kerja, disana kan ada kuota untuk pelatihan-pelatihan. Nanti teman-teman yang skillnya cukup bagus bisa kemudian ditingkatkan dengan pelatihan tersebut,” paparnya. (rul)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Krisis Air Bersih meluas di Bojonegoro, Abidin Fikri Kembali Kirim Bantuan

BOJONEGORO – Dampak kemarau panjang yang diperparah fenomena El Nino mulai memicu krisis air bersih di sejumlah ...
HEADLINE

Banteng Jatim FC Tahan Banteng Kalbar, 25 Talenta Muda Terus Ditempa di Soekarno Cup

Banteng Jatim FC menahan imbang Banteng Kalbar di laga kedua Soekarno Cup 2026. Tim ini membawa 25 talenta terbaik ...
LEGISLATIF

Ririk Dorong Potensi Munjungan Dikembangkan, dari Wisata hingga Perikanan

TRENGGALEK – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Trenggalek, Ririk Wahyumawati, mendorong potensi ...
KRONIK

Ketua DPRD Sumenep Sambut Audiensi Mahasiswa Terkait Usulan Regulasi LGBT

SUMENEP – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Spear of Justice menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Dewan ...
KRONIK

Lumpia Ipung dan Riuh Soekarno Cup: Empat Dekade Mengais Rezeki di Gelora 10 November

SURABAYA – Peluit pertandingan belum lama berbunyi. Suara suporter bersahutan. Para pemain muda berlari mengejar ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Anak Muda Kediri Dampak Bullying dan Pernikahan Dini

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana kembali mengingatkan dampak bullying dan dispensasi pernikahan dini serta ...