Selasa
18 Agustus 2026 | 3 : 35

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PPKM Mikro, Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo Jadi Ujung Tombak

pdip-jatim-whisnu-suroboyo-080221

SURABAYA – Pemkot Surabaya memastikan bakal kembali memberikan bantuan untuk kampung tangguh. Sebab, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro yang secara nasional digelar 9-22 Februari 2021 tersebut, kampung tangguh menjadi ujung tombak di sektor paling bawah. 

“Kita lagi bahas. Saya sudah sampaikan, di Instruksi Mendagri nomor 3, ada refocusing, jelas instruksinya, untuk menggunakan dana APBD penguatan di titik mikro. Artinya di kampung tangguh,” kata Plt Wali Kota Whisnu Sakti Buana, usai dialog penanganan Covid-19 di Balai Kota Surabaya, Senin (8/2/2021). 

Penerapan PPKM Mikro ini, menurut Whisnu, sebenarnya sudah lama berjalan di Surabaya, yaitu dengan adanya Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo. 

Konsep PPKM Mikro ini disebut mirip dengan kampung tangguh yang menjadi andalan Pemkot Surabaya selama ini. Hanya, dia menyebut memang perlu adanya penegasan kembali. 

“Kita harus berkolaborasi yang luar biasa karena PPKM Mikro ini sebenarnya sudah kita jalankan selama ini. Tinggal kita pertegas lagi bagaimana proses yang harus dilakukan di kampung tangguh,” terangnya. 

Pemkot Surabaya pun sudah menggelontorkan bantuan dana untuk kampung tangguh beberapa waktu lalu. Nominalnya sekitar Rp 5  juta untuk dana operasional kampung tangguh. 

Namun, untuk bantuan penguatan PPKM Mikro ini, pemkot akan memikirkan pola yang dirasa akan ideal. Bantuan itu bisa dengan nominal uang atau barang yang paling dibutuhkan nantinya. 

Pertimbangannya, jika bantuan berupa uang tunai, Pemkot Surabaya akan memikirkan terkait cara agar satgas tidak merasa terbebani dengan sejumlah pertanggungjawaban. 

Sehingga, muncul opsi dengan memberikan bantuan berupa barang yang paling dibutuhkan untuk operasional satgas di kampung tangguh.

Kini Pemkot Surabaya tengah membahas hal tersebut.  “Ini lagi kita bahas supaya ada percepatan,” terangnya. 

Baca juga: PPKM Mikro Berlaku mulai 9 Februari, Ini Aturan yang Harus Diketahui

Untuk diketahui, PPKM Mikro di Surabaya akan berjalan mulai 9 Februari 2021. PPKM Mikro ini menjadi jurus teranyar untuk membendung pandemi Covid-19 yang belum sepenuhnya mereda. 

Sebagai persiapan penerapan PPKM Mikro, sebelumnya Pemkot Surabaya mengumpulkan jajaran tiga pilar tingkat kecamatan, Senin (8/2/2021). “Kita kumpulkan tingkat kecamatan, yang akan memperkuat proses penerapan PPKM Mikro,” ungkap Whisnu. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Wakil Ketua DPRD Bojonegoro Gelar Doa Bersama dan Bagikan Pupuk Organik Gratis di Hari Kemerdekaan

BOJONEGORO – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Wakil Ketua DPRD Kabupaten ...
KABAR CABANG

Gelar Sarasehan Kebangsaan, DPC Tulungagung Perkuat Semangat Gotong Royong

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar sarasehan kebangsaan dalam ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Jatim: P-APBD 2026 Jangan Diukur dari Besarnya Anggaran, tapi Manfaat untuk Rakyat

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur mengingatkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur agar Perubahan APBD ...
SEMENTARA ITU...

Bacakan Proklamasi HUT ke-81 RI, Fery Ingatkan Kemerdekaan Harus Diisi Kerja Nyata untuk Rakyat

MADIUN – Ketua DPRD Kabupaten Madiun Fery Sudarsono mengingatkan kembali momentum Proklamasi Kemerdekaan sebagai ...
KRONIK

Baguna PDIP Jatim Buka Posko Layanan Kemanusiaan di Muktamar ke-35 NU

PDI Perjuangan Jatim melalui Baguna membuka posko layanan kemanusiaan di Muktamar ke-35 NU di Tambakberas, Jombang, ...
KRONIK

Bukan Sekadar Seremonial, Bupati Lukman Tegaskan Kemerdekaan Harus Diisi Karya Nyata

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 ...