Jumat
01 Mei 2026 | 7 : 46

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kunjungi Lokasi Banjir Jember, Risma Ikut Bungkusi Nasi

pdip-jatim-risma-190121-1

JEMBER – Mensos Tri Rismaharini ikut membungkusi nasi untuk korban bencana banjir dan relawan saat mengunjungi lokasi bencana di Desa Bangsalsari, Kecamatan Bangsalsari, dan Desa Wonoasri, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember, Senin (18/1/2021).

Risma meninjau Pondok Pesantren Ar-Rosyid di Kecamatan Bangsalsari dan posko kebencanaan serta dapur umum di Wonoasri dengan ditemani Bupati Faida. 

Risma mengatakan penanganan bencana banjir di Jember terbilang bagus. Karena bantuan dikerahkan dari berbagai daerah, dan integrasi bantuan berjalan cepat.

Menurut Risma, penanganan bencana di daerah Jawa tidak terlalu sulit. “Kalau di luar Jawa sulit sekali, karena jarak tempuh antarkabupaten bisa empat sampai lima jam. Jadi kalau kita kerahkan dari daerah lain agak sulit,” kata Risma.

Jalur komunikasi dan transportasi di Jawa, menurut Risma, lebih bagus. “Di luar Jawa memang berat, sehingga seperti kemarin kami harus kirim bahan menggunakan kapal,” ujarnya.

Selain membantu tenaga relawan, Kementerian Sosial akan mengirimkan bantuan makanan ke Jember untuk korban bencana, seperti beras, telur, abon, pampers untuk balita, susu ibu hamil. “Kemarin yang diminta itu,” sebut Risma.

DIa pun mengharuskan adanya cadangan bahan makanan di seluruh daerah di Indonesia untuk mengantisipasi terjadi bencana kembali. 

“Harus ada cadangan, minimal untuk kebutuhan pokok, karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi. Kondisi alamnya seperti ini memang. Jangan sampai kita kesulitan kalau tiba-tiba ada bencana,” bebernya.

Menurut Risma, sebenarnya Bulog sudah menyediakan cadangan beras untuk diambil sewaktu-waktu jika terjadi bencana alam di daerah. “Tapi kadang-kadang kita tidak mengira. Itu harus diprediksi sejak dini,” terang dia. 

Saat menjabat Wali Kota Surabaya, dia selalu menghitung berapa cadangan beras pemkot di Bulog. Selain itu, pihaknya juga punya cadangan sendiri. 

“Yang berat, cadangan sendiri kalau tidak digunakan bisa rusak. Kebetulan di Surabaya ada balai-balai sosial yang kita putar berasnya sehingga tidak rusak,” katanya.

Risma kemarin juga memantau dampak erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, dengan mendengarkan pemaparan Bupati Thoriqul Haq di Pendopo Arya Wiraraja.

Setelah menyaksikan pemaparan video tentang dalam erupsi Gunung Semeru, Risma minta Pemkab Lumajang bisa memastikan kebutuhan pokok makanan selalu dalam keadaan aman.

Menurut Mensos bahan pokok makanan atau bahan dasar makanan sangat penting karena merupakan kebutuhan dasar bagi masyarakat sehingga pemerintah daerah harus memperhatikan hal tersebut.

“Minimal sembako atau bahan dasar makanan harus siap karena kita tidak tahu, siapa pun bisa terkena bencana, artinya kita harus mengontrol setiap daerah minimal untuk cadangan makanan itu harus ada dan wajib,” tuturnya.

Dia juga minta Pemkab Lumajang harus memiliki alat berat karena kabupaten setempat memiliki daerah yang berpotensi terjadinya bencana alam. Dengan alat berat, bisa mempermudah dalam penanganan ketika terjadi bencana sewaktu-waktu.

Dalam kunjungan ke Lumajang, Risma juga menyerahkan bantuan berupa sembako, obat-obatan, popok sekali pakai, dan bantuan lainnya kepada Bupati Lumajang secara simbolis. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Ini, Kunci Sukses Bupati Ipuk Dorong Anak Muda Banyuwangi Berkreasi di Pertanian

BANYUWANGI – Sejak menjabat sebagai Bupati Banyuwangi, salah satu program prioritas Ipuk Fiestiandani adalah sektor ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tekankan Rekrutmen Sekolah Rakyat Harus Tepat Sasaran, Prioritaskan Warga Kurang Mampu

Mas Dhito tekankan rekrutmen Sekolah Rakyat Kediri harus tepat sasaran bagi desil 1 dan 2, progres pembangunan ...
LEGISLATIF

May Day Produktif, Doding Ajak Buruh Tanam Pohon Perkuat Lingkungan dan Ketahanan Pangan di Trenggalek

Doding Rahmadi ajak buruh tanam pohon saat May Day di Trenggalek, dorong ketahanan pangan dan lingkungan ...
LEGISLATIF

Puan: Isu Outsourcing, Ancaman PHK hingga Ojol Harus Dibaca Satu Kerangka Perlindungan Pekerja

Puan Maharani nilai isu outsourcing, PHK, hingga ojol harus dibaca dalam satu kerangka perlindungan pekerja di May ...
KABAR CABANG

May Day, PDIP Surabaya Rangkul Ojol Perempuan: Serap Aspirasi hingga Salurkan Bantuan

PDIP Surabaya rangkul 250 ojol perempuan saat May Day 2026, salurkan bantuan dan serap aspirasi pekerja informal. ...
EKSEKUTIF

Buruh dan Pemkab Lamongan Gelar Nobar Film Marsinah dan Orasi Kebangsaan

LAMONGAN – Dinas Tenaga Kerja Lamongan bersama sejumlah buruh menggelar kegiatan bersama dalam rangka peringatan ...