Kamis
10 September 2026 | 7 : 58

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

HUT ke-81 RI, Bupati Arifin Serahkan 17 Rumah Bedah Rumah: Merdeka dari Hunian Tak Layak

pdip jatim 260818 bedah rumah nggalek 1

TRENGGALEK – Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Trenggalek memiliki makna berbeda bagi 17 keluarga penerima program bedah rumah. Tepat pada 17 Agustus, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menyerahkan 17 rumah yang telah selesai dibedah dan kini lebih layak untuk dihuni.

Salah satunya rumah milik Hasan Ashari, warga Kelurahan Tamanan, Kecamatan Trenggalek.

Dua mata Hasan tampak berbinar. Bahagia bercampur haru. Berkali-kali ia mengucap syukur karena keinginannya untuk memiliki hunian yang layak akhirnya terwujud.

Rumah yang sebelumnya jauh dari kata layak itu kini berubah setelah mendapat sentuhan program bedah rumah.

Penyerahan dilakukan bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Senin (17/8/2026). Bagi Bupati Mochamad Nur Arifin, pemilihan 17 unit rumah bukan tanpa alasan. Jumlah tersebut disesuaikan dengan tanggal kemerdekaan Indonesia.

“Bedah 17 rumah di hari kemerdekaan, mudah-mudahan bermanfaat. Program ini juga berkat sinergitas Pemkab Trenggalek, Baznas Trenggalek, TNI-Polri dan juga masyarakat. Semoga bermanfaat,” kata Arifin.

Penyerahan rumah berlangsung penuh haru. Selain Bupati Arifin, hadir Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi, Kapolres Trenggalek serta Komandan Kodim 0806 Trenggalek.

Rumah-rumah yang menjadi sasaran program sebelumnya berada dalam kondisi tidak layak huni. Sebagian memiliki dinding yang sudah reyot, bahkan masih menggunakan bambu atau gedhek.

Kondisi tersebut kemudian mendorong Pemkab Trenggalek bersama berbagai pihak untuk bergerak. Pemerintah daerah, Baznas, TNI-Polri hingga masyarakat bergotong royong membangun kembali rumah warga yang membutuhkan.

Bagi Arifin, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dari program tersebut. Bedah rumah tidak hanya menghasilkan bangunan baru atau rumah yang lebih layak, tetapi juga menunjukkan bahwa budaya gotong royong di Trenggalek masih hidup.

“Semuanya ikut cawee-cawee, demi membantu sesama,” ujar Ketua DPC PDI Perjuangan.

Proses pembangunan dilakukan selama sekitar satu bulan. Tidak hanya siang hari, pekerjaan terkadang dilanjutkan hingga malam. Warga sekitar turut turun tangan, bahu-membahu menyelesaikan rumah agar dapat segera ditempati.

Semangat itulah yang menurut Arifin menjadi salah satu bentuk nyata mengisi kemerdekaan.

Sebab kemerdekaan tidak selalu harus dimaknai dalam sesuatu yang besar. Bagi keluarga penerima bedah rumah, kemerdekaan bisa sesederhana memiliki tempat tinggal yang aman, nyaman dan layak.

“Merdeka dari atap yang bocor dan aman serta layak,” kata Arifin.

Ia pun menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga dan pihak yang ikut membantu proses pembangunan. “Terima kasih kepada warga yang telah ikut membantu bedah rumah,” ujarnya.

Bagi Hasan dan 16 keluarga lainnya, tanggal 17 Agustus tahun ini bukan sekadar hari ketika bendera Merah Putih dikibarkan.

Ada rumah yang kini bisa ditinggali dengan lebih tenang.

Ada atap yang tak lagi dikhawatirkan bocor ketika hujan turun.

Dan ada rasa aman yang akhirnya hadir di tempat yang selama ini mereka sebut rumah.

Di situlah kemerdekaan menemukan maknanya yang paling dekat dengan kehidupan warga: memiliki tempat tinggal yang layak untuk hidup dan membangun masa depan. (azz/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Tak Menunggu Diminta, PDIP Trenggalek Kirim Air Bersih ke Pelosok Panggul-Munjungan

TRENGGALEK – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek terus bergerak menembus pelosok desa untuk membantu warga yang ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Jatim Dorong Digital Dashboard Jadi Dasar Kebijakan Transportasi

Fraksi PDIP Jatim mendorong Digital Dashboard diperkuat sebagai instrumen memantau transportasi, mengolah data, dan ...
KRONIK

Anas Karno Minta Pemkot Surabaya Jemput Bola Layani IKD di Pemukiman Warga

SURABAYA – Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya, Anas Karno, mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya ...
KABAR CABANG

DPC Tuban Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Jatirogo

TUBAN – Musim kemarau panjang yang memicu krisis air bersih di kawasan barat utara Kabupaten Tuban mendapat ...
EKSEKUTIF

Rijanto Minta Aparat Tak Tunda Laporan Warga Kekurangan di Tengah Kekeringan

Bupati Blitar Rijanto meminta aparat desa dan kecamatan tidak menunda laporan warga yang mulai kekurangan akibat ...
LEGISLATIF

Sensor Air Belum Real-Time, Komisi C Soroti Celah Pencemaran Kali Surabaya Masuk Intake PDAM

SURABAYA – Komisi C DPRD Kota Surabaya menyoroti celah koordinasi dalam penanganan pencemaran Kali Surabaya yang ...