Senin
01 Juni 2026 | 8 : 37

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Baguna Emban Misi Kemanusiaan Tanpa Bedakan Pilihan Politik Masyarakat

pdip-jatim-diklatsar-baguna-260920-1

KOTA BATU – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Kusnadi mengungkapkan, bahwa aktivitas Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDIP Jatim sudah tidak asing lagi di mata masyarakat.

Menurutnya, Baguna Jatim telah banyak berkiprah dengan mengirimkan personelnya ke beberapa lokasi bencana yang pernah terjadi di Indonesia.

Baca juga: Pesan Kusnadi untuk Kader Baguna PDIP Jatim: Jaga Nama Baik Partai!

Mereka membantu upaya penyelamatan warga, serta melakukan aksi kemanusiaan di daerah terdampak gempa.

Di antaranya, sebut Kusnadi, pengiriman relawan saat terjadi bencana erupsi Gunung Merapi di Jawa Tengah, Gunung Agung, gempa di Lombok, serta di beberapa lokasi musibah bencana lainnya, baik di Jawa Timur maupun luar provinsi.

“Baguna DPD PDI Perjuangan Jatim yang didukung Baguna cabang sudah berkiprah dari Sabang sampai Merauke. Mereka mendapatkan penugasan partai untuk membantu kesulitan-kesulitan masyarakat di wilayahnya masing-masing,” terang Kusnadi, Sabtu (26/9/2020).

Pesan-pesan ini pun telah disampaikan Ketua DPRD Provinsi Jatim tersebut, saat membuka Diklat SAR Baguna PDIP Jatim yang digelar di Wisma Perjuangan, Oro-oro Ombo, Kota Batu, Rabu (22/9/2020).

Kepala Baguna Jatim SW Nugroho menambahkan, misi-misi kemanusiaan yang telah dilakukan anggota Baguna Jatim di berbagai daerah, adalah salah satu wujud pengabdian diri sebagai kader PDI Perjuangan kepada masyarakat. Khususnya masyarakat korban gempa.

Kader Baguna, kata Nugroho, diharapkan selalu siap bergerak di tengah rakyat, membantu dan berpihak kepada rakyat tanpa membedakan pilihan politiknya.

“Jadi melalui Baguna ini, kader PDI Perjuangan mengabdikan dirinya kepada masyarakat yang sedang dalam kondisi susah akibat adanya bencana, tanpa melihat dia pengikut partai apa,” tegasnya.

Diklatsar Baguna PDIP Jatim diikuti utusan Baguna dari 38 kabupaten/kota se-Jatim ini akan berlangsung selama 10 hari.

Diklatsar dilaksanakan dengan protokol kesehatan ketat. Para peserta terlebih dahulu dipastikan non-reaktif dengan rapid test, diperlengkapi masker serta hand sanitizer, dan selalu berjarak. (rul)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Untari Ingatkan Dana Masyarakat untuk Kopdes Merah Putih Digunakan Proporsional

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jatim, Sri Untari Bisowarno, meminta para pemangku kepentingan untuk lebih selektif ...
KABAR CABANG

DPC PDI Perjuangan Sumenep Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila, Teguhkan Semangat Kebangsaan

SUMENEP – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Kantor ...
KABAR CABANG

Widarto: Rakyat Butuh Keteladanan, Bukan Jargon Politik Kosong

Ketua DPC PDI Perjuangan Jember Widarto menegaskan pentingnya membumikan nilai-nilai Pancasila melalui tindakan ...
KABAR CABANG

Hari Lahir Pancasila, PDI Perjuangan Banyuwangi Gugah Kesadaran Ideologis dan Politik Kerakyatan

BANYUWANGI – DPC PDI Perjuangan Banyuwangi menggelar upacara bendera peringatan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni, ...
SUARA MUDA

Silo dan Mimpi yang Dirajut dari Bilah-Bilah Bambu

Di kaki Gunung Gumitir, Jember, anak muda bernama Syivak Ariel Hidayatur Rahman melihat masa depan kampungnya tak ...
KRONIK

PDI Perjuangan Jatim Rayakan Harlah Pancasila Bareng Tukang Becak dan Satgas

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jatim memperingati Hari Lahir Pancasila dengan upacara dan potong tumpeng. Upacara ...