Minggu
09 Agustus 2026 | 3 : 27

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Survei Tunjukkan PDIP Masih Unggul, PSI Ungguli Demokrat

pdip-jatim-elektabilitas-parpol-170920

JAKARTA – Enam parpol diprediksi lolos ambang batas parlemen (parliamentary threshold) dengan perolehan suara PDI Perjuangan diperkirakan masih unggul dalam Pemilihan Umum 2024.

Temuan survei yang dilakukan Polmatrix Indonesia menunjukkan PDIP masih memuncaki elektabilitas meskipun turun dari 33,3 persen dalam survei sebelumnya pada bulan Mei 2020 menjadi 28,7 persen.

Direktur Eksekutif Polmatrix Indonesia Dendik Rulianto dalam rilisnya di Jakarta, Rabu, menyebutkan enam partai politik berhasil mengamankan diri di atas ambang batas jika parliamentary threshold pada angka 4 persen.

Menyusul PDIP adalah Gerindra (dari 13,7 persen menjadi 13,9 persen), Golkar (9,7—8,4 persen), PKS (5,4—5,8 persen), PKB (6,7—5,3 persen), dan Partai Solidaritas Indonesia (4,3—4,5 persen).

“Jika pemilu digelar saat ini, elektabilitas PDIP masih tetap nomor satu dan enam parpol lolos ambang batas 4 persen, termasuk PSI yang tidak memiliki kursi pada Pemilu Anggota DPR RI 2019,” katanya menjelaskan.

Menurut Dendik, unggulnya PDIP tidak dapat dilepaskan dari posisinya sebagai parpol utama dalam pemerintahan.

Sementara itu, PSI yang hanya memiliki kursi di tingkat DPRD provinsi dan kabupaten/kota tampak bakal mendulang dukungan publik. Jika kondisi ini bertahan, besar kemungkinan PSI akan lolos ke Senayan pada pemilu mendatang.

Elektabilitas sejumlah parpol Senayan masih berada di bawah 4 persen, yaitu NasDem (4,1—3,9 persen), Demokrat (3,8—3,7 persen), PAN (2,2—2,0 persen), dan PPP (1,5—1,7 persen).

“Jika memperhitungkan margin of error, parpol-parpol tersebut masih berpeluang lolos, kecuali PPP yang masih tipis di bawah 4 persen,” kata Dendik.

Nasib PPP bisa berakhir tragis seperti Hanura yang tersingkir dalam Pemilu 2019. Nasib Hanura juga tampaknya masih belum akan membaik karena elektabilitasnya masih sangat kecil (0,9—0,6 persen).

Hanura menjadi parpol papan bawah bersama dengan Perindo (1,1—0,9 persen), Berkarya (0,3—0,4 persen), PBB (0,2—0,1 persen), sedangkan PKPI dan Garuda 0 persen.

Dinamika yang terjadi dalam kurang dari 4 tahun ke depan masih sangat mungkin berubah. Parpol-parpol harus memainkan strategi untuk menambah elektabilitas atau setidaknya menjaga posisi saat ini.

Sebagai catatan, masih ada 20,1 persen yang menyatakan tidak tahu atau tidak menjawab, naik dari 13,6 persen dalam survei sebelumnya.

Survei Polmatrix Indonesia dilakukan pada tanggal 1—10 September 2020, dengan jumlah responden 2.000 orang mewakili seluruh provinsi di Indonesia.

Metode survei dilakukan dengan menghubungi melalui sambungan telepon terhadap responden survei sejak 2019 yang dipilih secara acak. Margin of error survei sebesar ±2,2 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. (antaranews)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Tulungagung Harap Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Besuki Tingkatkan Kemenangan Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Jajaran Pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Besuki resmi terbentuk. ...
LEGISLATIF

Andreas Dorong Masyarakat Melek Keuangan agar Tak Jadi Korban Penipuan Digital

MALANG – Anggota Komisi XI DPR RI Andreas Eddy Susetyo mendorong masyarakat memperkuat literasi keuangan di tengah ...
SEMENTARA ITU...

Lewat Dramasoka Pendekar Caping Gunung, Rijanto Ajak Warga Guyub Bangun Blitar

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto mengajak masyarakat memperkuat persatuan dan gotong royong sebagai modal utama ...
LEGISLATIF

Anggota Dewan Ratih Damayanti Bantu Warga Tak Mampu yang Koma 3 Hari dan Terkendala BPJS

LUMAJANG – Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Lumajang yang juga menjabat sebagai anggota Komisi D DPRD Kabupaten ...
KABAR CABANG

DPC Tuban Gelar Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan

TUBAN– DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tuban terus mematangkan rencana perlindungan sosial bagi kader. Sebagai langkah ...
OLAHRAGA

Anang Maruf dan Yusuf Ekodono Gabung Soekarno Cup, Dorong Talenta Pelosok Naik Panggung

Legenda Timnas Indonesia Anang Maruf dan Yusuf Ekodono bergabung di Soekarno Cup 2026 karena ingin memperluas ...