Minggu
27 September 2026 | 9 : 10

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Orasi Kebangsaan di Program S3 Unhan, Ini Pesan Megawati

pdip-jatim-megawati-orasi-kebangsaan-290820-1

JAKARTA – Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri memberikan orasi kebangsaan secara virtual berisi pesan sejarah kepada para mahasiswa di pembukaan studi doktoral Universitas Pertahanan (Unhan) Indonesia, Sabtu (29/8/2020).

Megawati berbicara mengenai sejarah yang jarang diulas saat pemerintahan Indonesia ingin direbut kembali oleh Belanda bersama sekutu setelah proklamasi kemerdekaan. Tepatnya Januari 1946 ketika ibu kota dipindahkan ke Yogyakarta.

“Ketika pemerintah akan pindah setelah proklamasi, akibat pada waktu itu Belanda berupaya masuk kembali bersama sekutu maka oleh Bung Karno dan Bung Hatta pemerintahan dipindah ke Yogyakarta,” kata Megawati.

“Ini memang bukan sebuah hal yang dibuka atau terbuka,” imbuhnya.

Saat itu, diceritakan Megawati, Bendera Pusaka Merah Putih begitu dijaga. Sang Merah Putih dititipkan kepada Husein Mutahar yang menyelamatkan bendera sampai ke Yogyakarta.

“Ini yang menceritakan adalah Ibu saya sendiri, beliau mengatakan bahwa, ‘tidak tahu bagaimana caranya Mutahar, tetapi bendera ini harus selamat sampai ke Yogya’. Ternyata itu bendera dipisah dan dibawa, alhamdulillah selamat ke Yogyakarta dan disatukan kembali,” papar Megawati.

Dengan jejak sejarah itu, ujarnya, penghormatan terhadap merah putih dalam setiap upacara harus dipahami generasi bangsa.

Sebab kerap kali anak-anak muda saat ini, dalam melakukan hormat bendera saja, tidak serius melakukannya. Padahal penghormatan itu adalah sebagai penghargaan, sebuah komitmen menjaga bendera dengan sepenuh jiwa raga.

“Itulah sebenarnya kalau di dalam topik yang harus saya katakan. Sebenarnya mengisi jiwa nasionalisme patriotisme kepada anak bangsa kita, bahwa bela negara adalah antara lain membela simbol-simbol kenegaraan yang ada,” sebut Ketua Umum DPP PDI Perjuangan itu.

Megawati juga memberi masukan agar kurikulum di Unhan memuat suatu studi yang mengajak mahasiswa berkunjung ke daerah-daerah untuk melihat realitas kehidupan masyarakat. Bahwa masih banyak masyarakat yang tidak berpendapatan cukup.

“Banyak loh anak negeri ini yang belum punya kesempatan untuk saling berkunjung. Tetapi Lemhanas, saya singgung sedikit, itu dibuat Bung Karno. Itukan sebetulnya pertemuan untuk calon calon pemimpin bangsa,” ujar Megawati.

Dalam kesempatan itu, Megawati juga menyerahkan goodie bag, berisi syal dan 5 buku. Antara lain: Lahirnya Pancasila, Indonesia Menggugat, Membangun Dunia Kembali, Brave Lady, dan Wawasan Pancasila. Goodie bag itu berjumlah 800 buah dan diberikan kepada rektorat, dekan dan dosen serta mahasiswa.

Untuk mahasiswa Unhan, Megawati mengharap agar membaca tak memilih-milih buku bacaan, agar lahir pemahaman sejarah yang utuh.

Megawati berpesan agar para mahasiswa untuk terbiasa membaca buku. “Sebagai seorang scientis, sebagai orang terpelajar buku apapun seharusnya dibaca,” tuturnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Akad Massal KPR Subsidi di Banyuwangi, Bupati Ipuk Dorong Akses Rumah Terjangkau

BANYUWANGI – Sebanyak 100 keluarga di Banyuwangi mengikuti akad massal Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi, ...
SEMENTARA ITU...

Ngaji Pusaka Jadi Ruang Edukasi Generasi Muda, Doding: Kenalkan Keris sebagai Warisan Budaya

TRENGGALEK – Tradisi Ngaji Pusaka dalam rangkaian Bersih Desa Sukowetan, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek, ...
LEGISLATIF

Amithya Desak Korban Kekerasan di Sekolah Dapat Trauma Healing dan Pendampingan Intensif

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mendesak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ajak Santri Warisi Semangat Resolusi Jihad dan Terapkan dalam Kehidupan

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menitipkan pesan kepada para santri agar terus mewarisi semangat ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Kibarkan Bendera Setengah Tiang Hormati Wafatnya Guruh Soekarnoputra

MAGETAN — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan menginstruksikan seluruh jajaran pengurus ...
KRONIK

Kenangan Didik Nurhadi Bersama Guruh Soekarnoputra: Pesan PIP hingga Tolak Politik Uang

Didik Nurhadi mengenang kedekatannya dengan Guruh Soekarnoputra sejak 2014 sebagai Ketua BAGUS. Ia mengingat pesan ...