Sabtu
15 Agustus 2026 | 9 : 45

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tjahjo: Revolusi Mental Aparat Negara Sebuah Keharusan!

pdip-jatim-tjahjo-pelatihan-daring

JAKARTA – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Tjahjo Kumolo menegaskan bahwa revolusi mental aparatur negara merupakan sebuah keharusan untuk mencapai tujuan pembangunan.

“Presiden Soekarno pernah mengatakan bahwa revolusi mental adalah suatu gerakan untuk menggembleng manusia Indonesia agar menjadi manusia baru, yang berhati putih, berkemauan baja, bersemangat elang rajawali, berjiwa api yang menyala-nyala,” tandas Tjahjo saat menjadi pembicara dalam kuliah daring Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Sespimti Polri Dikreg ke-29, Jumat (15/5/2020).

Tjahjo menyebutkan upaya membangun Indonesia menjadi negara besar dan maju diperlukan lebih dari sekadar hal yang bersifat fisik. Aparatur negara dengan jiwa kebangsaan kokoh, sebutnya, adalah modal utama yang diperlukan saat ini.

Menurut Tjahjo, hal itu menjadi dasar dari dihidupkannya kembali gerakan revolusi mental oleh Presiden Joko Widodo yang relevan untuk bangsa Indonesia yang sedang menghadapi tiga masalah pokok. Yakni merosotnya wibawa negara, merebaknya intoleransi, dan melemahnya sendi-sendi perekonomian nasional.

Gerakan revolusi mental dibagi menjadi lima program gerakan nasional, salah satunya, yakni Gerakan Indonesia Melayani (GIM) yang fokus pada penciptaan budaya baru di lingkungan unit kerja dan organisasi aparatur negara.

Tjahjo menuturkan, ada enam poin budaya baru yang ingin dibangun. Yakni pertama adalah kepekaan terhadap orang lain, baik pengguna layanan, pemangku kepentingan, bawahan maupun pegawai lainnya.

Kedua munculnya pegawai yang inovatif, kreatif, dan cerdas. Poin ketiga, adanya keberanian untuk mengambil risiko untuk keputusan strategis yang mendesak.

Keempat, memperlakukan pegawai sebagai aset paling berharga bagi organisasi. Poin terakhir, keterbukaan komunikasi bagi pegawai dan membangun hubungan yang solid antarpegawai.

Mantan Sekjen PDI Perjuangan ini mengatakan, membangun budaya baru di unit kerja maupun organisasi bukanlah sesuatu yang mustahil. Karena hal tersebut dapat terlaksana apabila ada kemauan dari aparatur negara untuk melakukan perubahan dan berani keluar dari zona nyaman.

“Kita harus mengubah cara kita melayani masyarakat. Kita harus membangun sinergi antarsatuan kerja dalam mewujudkan target-target pembangunan,” tambah dia.

Tjahjo menegaskan ada beragam kunci yang harus dikombinasikan untuk menjamin keberhasilan revolusi mental bagi aparatur negara, namun yang paling utama dari semua itu adalah konsistensi dan komitmen.

Dia meyakini jika upaya perubahan dilakukan secara konsisten dan penuh komitmen, maka ke depan pemerintahan Indonesia menjadi pemerintahan yang disegani dan dihormati tidak hanya oleh masyarakatnya, tetapi juga oleh dunia internasional.

“Mari kita tingkatkan kerja sama bahu-membahu untuk meningkatkan derajat kehidupan masyarakat, serta keunggulan bangsa agar mampu berkiprah tidak hanya di tingkat lokal, tapi juga di tingkat nasional dan internasional,” pungkasnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Puan Minta Pemerintah Gerak Cepat Tangani Korban Gempa NTT

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah bergerak cepat menangani dampak gempa bumi yang mengguncang ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Bersama 10 PAC Gelar Musyawarah Ranting

BOJONEGORO – Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro bersama 10 PAC menggelar musyawarah ranting ...
SEMENTARA ITU...

Khitan Massal Pemkot Surabaya Libatkan Anak Lintas Agama, Eri: Ini Wujud Gotong Royong

SURABAYA – Semangat gotong royong dan toleransi mewarnai khitan massal yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Harap Paskibraka Trenggalek Jadi Pelopor bagi Generasi Muda

TRENGGALEK – Bupati Trenggalek M. Nur Arifin meminta 72 anggota Paskibraka 2026 tidak berhenti pada tugas ...
SEMENTARA ITU...

APBD Surabaya 2027 Diproyeksikan Rp15 Triliun, Lebih dari Rp1 Triliun untuk Atasi Genangan

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) dan DPRD Surabaya memproyeksikan APBD 2027 mencapai sekitar Rp15 triliun. Dari ...
RUANG MERAH

Merawat Rumah Bernama Indonesia

ADA sebuah rumah yang diwariskan kepada kita. Rumah itu tidak dibangun dengan mudah. Ada air mata, darah, keringat, ...