Sabtu
27 Juni 2026 | 12 : 42

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pasca-Pandemi, Bupati Anas Optimistis Pariwisata Lebih Cepat Bergeliat

pdip-jatim-ekowisata-banyuwangi-1

BANYUWANGI – Pariwisata menjadi sektor yang paling terdampak wabah virus Corona atau Covid-19. Era pasca-pandemi, hampir semua paradigma orang berubah, dan hidup memasuki era yang disebut para ahli sebagai “new normal”.

Untuk menghadapi era new normal, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, banyak yang memprediksi industri pariwisata cukup sulit bangkit pasca-pandemi Covid-19. Namun, Anas optimistis pariwisata akan menjadi industri yang bergeliat lebih cepat.

Anas merujuk pada hasil survei Alvara Research Center secara nasional, di mana berwisata menjadi keinginan mayoritas masyarakat seusai wabah terjadi, yakni sebesar 21,8 persen. Lalu disusul keinginan untuk bekerja 19 persen dan bersilaturahim dengan keluarga/teman 13,9 persen.

Menurut Anas, dari survei Alvara, wisata tetap menjadi kebutuhan publik pasca-pandemi. Bahkan, jika silaturahim dengan keluarga/teman sebesar 13,9 persen dimasukkan juga dalam klaster berwisata, tentu hasil orang yang ingin berwisata akan jauh lebih besar.

”Karena bersilaturahim kan sebagian memerlukan perjalanan, yang kemudian dikemas wisata kuliner, menikmati seni bersama keluarga, berjalan ke pantai. dan sebagainya. Artinya, industri pariwisata bisa bangkit lebih cepat pasca-pandemi,” kata Anas, Rabu (6/5/2020).

Di era new normal ke depan, sambung Anas, wisatawan akan lebih menyukai konsep wisata ekoturisme yang memadukan alam dan budaya. Mass-tourism masih akan cenderung dihindari.

Banyuwangi, yang sektor pariwisatanya berkembang pesat beberapa tahun terakhir, juga harus siap dengan berbagai skenario pasca-pandemi. “Itu semua menuntut respons daerah-daerah wisata untuk mengembangkan konsep yang diinginkan wisatawan,” ujarnya.

Banyuwangi sendiri, terang Anas, bakal mengoptimalkan wisata alam dan budaya yang selama ini telah dikembangkan. Wisata tersebut dinilai cocok dengan perilaku masyarakat yang masih enggan untuk berkumpul dengan banyak orang.

“Kami memprediksi, wisatawan akan lebih memilih wisata jauh dari hiruk-pikuk. Selain itu, untuk mencapai sustainable, kekuatan kita adalah lokalitas, budaya lokal dan karakter lokal. Ini adalah hal yang penting untuk meningkatkan pariwsata nasional,” ungkapnya.

Pilihan mengembangkan wisata alam dan kekuatan budaya daerah juga dinilai lebih mudah dibandingkan dengan mass tourism yang lebih mahal dari sisi biaya. Hal ini penting untuk diperhatikan pemerintah daerah, mengingat era awal new normal, kapasitas fiskal pemda dan ekonomi belum sepenuhnya pulih karena pelambatan ekonomi semasa pandemi.

Dia menambahkan, Banyuwangi sedikit beruntung dibanding daerah wisata alternatif lainnya karena infrastruktur dan amenitasnya sudah lengkap, seperti bandara, hotel berbintang dengan ballroom berkapasitas ribuan orang, hingga homestay-homestay.

”Daerah wisata alternatif lain tentu sedikit kesulitan, karena investasi pemerintah untuk bandara atau swasta untuk bangun hotel berbintang tiga ke atas tidak akan sepesat sebelum pandemi. Itu yang akan kami manfaatkan,” ujar Anas. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Eko Wahyono Tawarkan Tiga Strategi Membumikan Marhaenisme di Kalangan Gen-Z

Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Ideologi DPC PDI Perjuangan Surabaya Eko Wahyono menawarkan tiga pendekatan untuk ...
LEGISLATIF

Temui Massa Aksi, Ketua DPRD Blitar Pastikan 11 Tuntutan Mahasiswa Dikawal

Ketua DPRD Kabupaten Blitar Supriadi turun langsung menemui massa aksi Cipayung Plus Blitar Raya dan memastikan 11 ...
LEGISLATIF

Fuad Benardi Minta Pemerintah Kaji Penghentian Impor BBM, DPRD Jatim Bakal Panggil Pertamina

Anggota Komisi C DPRD Jawa Timur Fuad Benardi meminta pemerintah mengkaji secara matang rencana penghentian impor ...
SEMENTARA ITU...

Sarasehan Ngaji Pusaka Panji Patrem di Trenggalek Ajak Generasi Muda Lestarikan Keris

Sarasehan budaya Ngaji Pusaka Panji Patrem digelar di Trenggalek untuk mengenalkan keris kepada generasi muda. ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jember Minta Raperda Kawasan Tanpa Rokok Dikaji Komprehensif

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember meminta pembahasan Raperda Kawasan Tanpa Rokok dilakukan secara komprehensif. ...
KRONIK

Salurkan Bantuan untuk Anak-Anak Yatim, Bupati Lukman: Tanggung Jawab Kita Bersama

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan memanfaatkan 10 Muharram 1448 Hijriah untuk menebarkan ...