Selasa
27 Oktober 2026 | 8 : 59

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Risma Genjot Kekebalan Tubuh ODP, PDP, dan OTG

pdip-jatim-risma-020520-1

SURABAYA – Pemerintah Kota Surabaya menambah menu makanan harian bagi warga berisiko tertular virus Corona (Covid-19) yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP), dan orang tanpa gejala (OTG).

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, pihaknya memberikan makanan, minuman, serta vitamin kepada warga yang berisiko tertular virus corona tipe baru yang dinamai SARS-CoV-2 agar kekebalan tubuh mereka meningkat sehingga mereka tidak mudah sakit.

“Kita beri makanan dan vitamin. Bahkan sekarang saya tambah menunya, telurnya dari tiga jadi lima. Kemudian kita tambah minuman lemon,” kata Risma, Jumat (1/5/2020).

Hingga 30 April 2020, jumlah kumulatif ODP di Kota Surabaya sebanyak 2.487 orang dan 903 di antaranya masih dalam pemantauan sedangkan jumlah kumulatif PDP sebanyak 1.129 orang dan 745 orang di antaranya masih dalam pengawasan.

Sebagian ODP, PDP, dan OTG di Kota Surabaya masih menunggu pemeriksaan lanjutan di rumah sakit atau rumah masing-masing sembari menjalani karantina.

Jumlah kumulatif pasien yang dikonfirmasi terserang Covid-19 di Kota Surabaya sebanyak 438 orang dengan perincian 300 pasien masih dalam perawatan, 81 pasien sudah sembuh, dan 57 pasien meninggal dunia.

Sementara itu, untuk penanganan warga yang terpapar Covid-19, Pemkot Surabaya mendapatkan bantuan sekitar 4.000 alat tes swab jenis polymerase chain reaction (PCR) dan kit dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

“Saya sampaikan terima kasih ke Pak Menkes sudah dibantu. Alat-alat kesehatan itu sudah sampai di Surabaya,” ucap Risma.

Menurut dia, bantuan alat tes swab jenis PCR itu dikirim ke Surabaya secara bertahap. Untuk sementara ini, lanjut dia, baru 2.000 yang tiba di Surabaya dan 2.000 lagi masih dalam proses pengiriman.

Risma mengatakan bantuan tersebut sangat berarti bagi pemkot karena sejumlah pasien yang berstatus ODP, PDP dan OTG hingga saat ini masih menunggu tes swab di RS maupun di rumahnya, sembari mereka melakukan isolasi mandiri.

Sementara itu, Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara mengatakan dengan alat kesehatan itu diharapkan bisa memutus mata rantai penularan Covid-19 karena memudahkan pemilahan mana yang negatif dan positif.

Menurutnya, dengan adanya bantuan PCR dan Kit dari Kemenkes nantinya akan ditindaklanjuti dengan melakukan pemeriksaan terhadap OTG, ODP dan PDP. “Pemeriksaan secara masif terhadap OTG, ODP dan PDP sesuai data pemerintah kota akan terus dilakukan, apalagi sudah ada bantuan alat ini,” katanya.

Adapun bantuan yang diterima Pemkot Surabaya dari Kemenkes meliputi MA-6000 Real Time PCR System sebanyak 1 unit, Novel Coronavirus (2019-nCov) Nucleic Acid Diagnostic Kit (PCR Flourescence Probing) 84 Pack yang masing-masing berisi 24 test.

Selain itu, sample release reagent 84 pack masing-masing terdapat 24 test, throat swab and sample storage reagent 84 pack yang masing-masing berisi 24 test, serta PCR Tube 84 pack yang per pack-nya terdiri dari 24 test.

Selain itu, Febri mengatakan saat ini Pemkot Surabaya masih menunggu bantuan 2.000 unit Reagen Extract RNA dari BNPB-Litbangkes yang sampai saat ini masih dalam proses pengiriman. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Doding Rahmadi Ajak Rider Trail Perkuat Gotong Royong, Bantu Pembangunan Masjid di Trenggalek

TRENGGALEK – Hobi memacu adrenalin di jalur perbukitan dan hutan bisa berjalan beriringan dengan kepedulian sosial. ...
KRONIK

Atasi Kelangkaan Solar, Pemkab Bangkalan Terbitkan Edaran Khusus BBM Petani

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terbitkan edaran khusus memprioritaskan alokasi Bahan Bakar ...
KRONIK

Polusi Surabaya Makin Parah, Wali Kota Eri Bongkar Penyebabnya

SURABAYA – Kondisi udara Kota Surabaya belakangan ini menjadi perbincangan hangat warganet. Sebagian dari mereka ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tegaskan Pelaku Bullying di Kediri Bisa Di-DO, Guru dan Orang Tua Diminta Terlibat

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan tidak akan memberikan ruang bagi tindakan perundungan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim Dukung Perpres Ojol, Dewanti Desak Juknis Transparan

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur mendukung penerapan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun ...
KRONIK

Pemkot Surabaya Tekan Polusi Udara Lewat Kereta SRRL dan Pembatasan Truk

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memfokuskan penanganan polusi udara pada dua kebijakan kunci, yakni ...