Selasa
18 Agustus 2026 | 8 : 50

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pramono Anung: Kritik dalam Penyusunan ‘Omnibus Law’ jadi Vitamin

pdip-jatim-seskab-pram

JAKARTA – Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung mengatakan, penyusunan Omnibus Law dalam kondisi saat ini merupakan terobosan pemerintah.

Menurut Pramono, adanya tekanan ekonomi akibat trade war dan Virus Korona maka semua negara berlomba-lomba untuk menarik investasi.

“Karena kunci dari pertumbuhan salah satunya adalah investasi sehingga tidak bisa kemudian Indonesia seperti kemarin yang terlalu terbebani dengan demokrasi yang sangat rigid. Salah satu terobosan yang kita lakukan adalah dengan Omnibus Law,” katanya.

Penegasan tersebut disampaikan Pramono Anung saat menjadi pembicara pada acara Pisah Sambut Direktur Eksekutif Kemitraan, di JS Luwansa Hotel, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (4/3/2020).

Mantan Sekjen PDI Perjuangan ini menyebut, ada 79 undang-undang di Omnibus Law, dengan 1.244 pasal. Menurutnya, ini bukan pekerjaan gampang, sungguh sangat berat, maka tidak bisa hanya menggantungkan kepada pemerintah dan parlemen.

“Ruang publik harus dibuka seluas-luasnya, kritik harus diberikan karena saya meyakini sebuah pemerintahan yang baik adalah sebuah pemerintahan yang dikritik dengan keras. Tanpa kritik tidak menjadi vitamin,” ujarnya.

Dalam persoalan investasi, sebut Pramono, harus diubah yang disebut sebagai ease of doing business, tingkat kemudahan berusaha yang sekarang ini Indonesia sudah pada posisi 73 dari 180 negara lebih. Pada 2014 masih pada posisi 120.

Kalau mau menjadi negara yang lebih efisien, negara yang lebih maju, jelas dia, maka di tahun ini harus di bawah 55 levelnya, dari 180 negara.

“Kalau ini tidak diubah, tidak bisa lebih efisien maka jangan harap kita segera naik kelas,” ujarnya seraya menambahkan jangan sampai Indonesia terjebak dengan middle income trap.

Selain reformasi birokrasi harus dilakukan, tambah Seskab, yang paling penting adalah transformasi ekonomi menjadi prioritas.

“Ketika kita menghadapi tekanan palm oil oleh Uni Eropa karena dianggap palm oil ini menjadi ancaman bagi bunga matahari dan sebagainya, dengan isu lingkungan hidup tentunya,” tambahnya.

Ketika pemerintah mengeluarkan B20 dan sekarang sudah keluar B30, tambah Seskab, mudah-mudahan awal tahun depan menjadi B40 dan Ahli Indonesia sudah menemukan katalisnya.

Hal ini, sambung Seskab, menjadi kekuatan baru sehingga persoalan lingkungan hidup bisa teratasi karena pemerintah masih memberlakukan moratorium untuk sawit.

Pada kesempatan itu, Seskab juga menyampaikan capaian dari pemerintah terkait gini rasio kemiskinan, kemudian juga realisasi investasi, pengangguran, dan neraca perdagangan.

“Kita juga mengalami penurunan luar biasa yang USD 8 miliar lebih kemarin defisitnya menjadi 3,5% tetapi tidak cukup kalau kemudian kita harus bersiap diri untuk menjadi negara dengan fondasi negara maju,” ujarnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Pesan Ahok untuk Kader PDIP Madiun: Dengarkan Jeritan Rakyat, Jangan Hanya Saat Butuh Dukungan

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berpesan kepada kader PDIP Kota Madiun agar tidak hanya hadir saat butuh dukungan ...
HEADLINE

Said Abdullah Dorong BI Segera Rumuskan Core Kebijakan Moneter yang Jelas

JAKARTA – Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah menilai pengajuan Destry Damayanti sebagai calon Gubernur Bank ...
KABAR CABANG

HUT ke-81 RI, DPC PDIP Kota Malang Gelar Doa Bersama untuk Korban Gempa NTT

DPC PDI Perjuangan Kota Malang menyisipkan doa bersama dan penggalangan bantuan untuk korban gempa NTT saat upacara ...
EKSEKUTIF

HUT ke-81 RI, Bupati Arifin Serahkan 17 Rumah Bedah Rumah: Merdeka dari Hunian Tak Layak

TRENGGALEK – Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Trenggalek memiliki makna berbeda bagi 17 keluarga ...
KOLOM

Marhaenisme dan Relevansi Pemikiran Bung Karno

Oleh: Deni Wicaksono, Ketua Persatuan Alumni GMNI Jawa Timur ADA bagian menarik dari pidato Presiden Prabowo ...
KRONIK

Wakil Ketua DPRD Bojonegoro Gelar Doa Bersama dan Bagikan Pupuk Organik Gratis di Hari Kemerdekaan

BOJONEGORO – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Wakil Ketua DPRD Kabupaten ...