SURABAYA – Anggota komisi X DPR RI Puti Guntur Soekarno mengunjungi Sanggar Kesenian Jaranan di wilayah Petemon, Surabaya (28/12/2019). Di sanggar tersebut Puti memberikan beberapa tips latihan tari.
Tips menari yang diberikan politisi PDI Perjuangan ini adalah memperkuat otot kaki penari. Sehingga penari bisa tahan lebih lama pada posisi kuda-kuda (mendak) atau berdiri dengan tumpuan satu kaki saat menari.
“Badan tegak lurus menempel pada dinding, sementara posisi kaki seperti orang duduk di kursi,” kata Puti sambil memeragakan posisi badan yang dia maksud.
“Jangan lupa di waktu. Semakin lama daya tahannya semakin bagus,” terang Puti, yang disambut gembira anggota sanggar.

Dalam kesempatan tersebut cucu Proklamator RI, Ir. Soekarno ini juga menyampaikan, bahwa dengan berkesenian tradisional seperti jaranan ini merupakan salah satu upaya positif untuk membangun karakter dan kepribadian bangsa.
“Selain melalui pendidikan formal di sekolah, juga harus kita lakukan lewat seni budaya,” tandas Mbak Puti, panggilan akrab anggota Fraksi PDIP DPR RI Dapil Jatim 1 (Surabaya-Sidoarjo) ini.
Sementara Basuki, salah satu pimpinan sanggar “Turonggo Panggung Samudro” yang anggotanya sebagian besar pelajar warga sekitar petemon ini, menyampaikan kegembiraannya atas kunjungan Puti Guntur Soekarno.
“Kunjungan Mbak Puti merupakan surprise dan semakin menambah semangat kami dalam berkesenian jaranan ini,” ujarnya. (goek)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










