Selasa
11 Agustus 2026 | 11 : 14

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tina Toon: Jakarta Tak Perlu Malu Terapkan Konsep RTH Surabaya

pdip-jatim-risma-tina-toon

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta, Tina Toon, merasa terkesan dengan pengelolaan ruang terbuka hijau (RTH) alias taman-taman di Kota Surabaya.

Hal itu dia ungkapkan di sela melakukan kunjungan kerja di Surabaya bersama seluruh anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI, Jumat (19/12/2019).

“Di sini tuh rapi banget, tertata gitu. Taman-taman yang dibangun juga memiliki konsep yang jelas, sehingga tak sekadar dibangun. Taman jadi ruang interaksi warga, juga jadi tempat warga berkesenian,” kata Tina Toon.

Mantan penyanyi cilik pelantun lagu ‘Bolo-Bolo’ tersebut menilai, konsep RTH Surabaya adalah konsep RTH terbaik di Indonesia saat ini. “Jakarta sebagai ibukota negara seharusnya tidak perlu malu untuk menerapkan konsep RTH Surabaya. Untuk kebaikan, enggak perlu gengsi dong,” ujarnya.

Keindahan Surabaya semakin lengkap, kata Tina Toon, saat akhir tahun, bunga Tabebuya bermekaran. Kota yang dipimpin Wali Kota Tri Rismaharini ini seolah berubah menjadi Tokyo.

“Tahun depan infonya bunga Tabebuya akan ditambah ribuan pohon. Wuih, enggak kebayang tuh bagaimana indahnya Surabaya saat bunga Tabebuya bermekaran. Pasti Instragramable, jadi daya tarik wisatawan, jadi oase kepenatan warga kota,” sebutnya.

Anggota DPRD DKI Yuke Yurike menambahkan, Surabaya juga sukses memenuhi syarat penyediaan RTH sesuai Peraturan Menteri PU, yaitu minimal 20 persen RTH publik dari seluruh luasan wilayah kota.

Berkat konsep RTH yang jelas ini, terbukti telah menurunkan suhu Kota Pahlawan. Berdasarkan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) dan Air Quality Index (AQI), kadar polusi di Surabaya juga jauh lebih baik dibanding kota-kota lainnya, termasuk Jakarta.

“Tentu ini bukti keberhasilan Bu Risma. Kalau di Jakarta kan belum berhasil mencapai syarat minimal penyediaan RTH, bahkan belum sampai setengah dari kinerja Surabaya, jadi di sana polusinya lumayan parah dan panas banget,” ungkapnya.

Satu lagi yang juga disorot Yuke adalah konsep RTH di Surabaya sebagai tempat anak muda berkumpul, belajar, berkesenian, berolahraga, dan melakukan kegiatan edukatif lainnya.

Menurutnya, di RTH Surabaya ada learning center, belajar IT, belajar bahasa asing. Juga ada fasilitas kesenian dan olahraga.

“Jadi anak muda diwadahi, nongkrong sambil belajar gratis, sehingga semua bisa menikmati, bukan cuma anak keluarga kaya saja. Bahkan ada RTH paliatif yang didedikasikan untuk anak-anak penderita kanker dengan kegiatan yang memberi support ke mereka. Saya takjub dan terharu dengan ketulusan kerja Bu Risma,” tuturnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Bupati Bupati Ipuk Lepas 32 Kontingen Pramuka Banyuwangi ke Jambore Nasional ke-12 di Cibubur

BANYUWANGI – Sebanyak 32 Pramuka Penggalang siswa berbagai SMP di Banyuwangi akan mengikuti Jambore Nasional ...
KRONIK

Guntur Wahono: Tiban Bukan Sekadar Adu Skill, Tapi Merawat Persaudaraan Antar Daerah

BLITAR – Seni tradisi Tiban tidak semestinya berhenti sebagai tontonan budaya. Di balik pertarungan para jawara di ...
OLAHRAGA

Kalah 1-4 dari Jabar, Deni Wicaksono Tegaskan Peluang Banteng Jatim Masih Terbuka

SURABAYA – Kekalahan telak 1-4 dari Banteng Jawa Barat membuat langkah Banteng Jatim di Soekarno Cup 2026 langsung ...
OLAHRAGA

Aji Santoso Dorong Soekarno Cup Berkelanjutan, 400 Talenta Muda Dibuka Jalan ke Klub Profesional

SURABAYA – Lapangan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar tempat bagi pemain muda mengejar kemenangan. Di balik ...
KRONIK

Apresiasi Kegiatan Rejotangan Fun Trail Run, Erma Susanti: Pengungkit Wisata Desa

TULUNGAGUNG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Erma Susanti, mengapresiasi dan mendukung ...
HEADLINE

Soekarno Cup 2026 Bidik Talenta Muda Menuju Timnas dan Level Internasional

Soekarno Cup 2026 menjadi panggung talenta muda dari 16 provinsi yang diproyeksikan menjadi cikal bakal pemain ...