Selasa
25 Agustus 2026 | 5 : 36

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Soal Rekonsiliasi Jokowi-Prabowo, TKN: Sifatnya Wajib Sesuai Pancasila

pdip-jatim-aria-bima-tkn

JAKARTA – Rencana mempertemukan Presiden terpilih Joko Widodo dengan mantan capres Prabowo Subianto diharapkan menjadi momen yang dapat meredam tensi panas pendukung fanatik pasca-Pilpres 2019.

Hingga kini rekonsiliasi itu pun belum terlaksana. Direktur Program Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-KH Ma’ruf Amin, Aria Bima menerangkan rekonsiliasi bukan maunya perorangan Jokowi dan Prabowo atau bahkan partai pengsungnya.

“Tapi rekonsiliasi adalah maunya ideologi Pancasila, konstitusi dan undang-undang bahwa adanya kontestasi, negosiasi dan musyawarah mufakat,” tegas Aria Bima di acara sebuah stasiun televisi, kemarin.

Politisi PDI Perjuangan ini, dalam hal ini rekonsiliasi adalah kehendak konstitusi, ideologi dan kehendak rakyat.

“Kalau sudah berkontestasi menang kalah hanya ada di kontestasi. Di dalam memperjuangkan kepentingan bangsa, rakyat, dan negara tidak ada menang kalah yang menang itu rakyat,” jelasnya.

Untuk itu, demi kerukunan bangsa dan negara usai Pilpres 2019 dia berharap para pendukung dapat bersatu kembali dan bersama-sama memajukan Indonesia. Oleh sebab itu, rekonsiliasi harus dilakukan

“Bukan perlu memang harus itu kehendak rakyat dan kehendak konstitusi. Ndak bisa tidak. Harus,” tegas Aria.

“Ada yang mengatakan nggak usah rekonsiliasi wong rakyat sudah damai, ada yang mengatakan seperti itu,” sambung dia.

Namun menurutnya, saat ini adalah bagaimana melakukan rekonsiliasi mental dan rekonsiliasi sosial supaya rakyat tidak terbelah. Dia mencontohnya tak sedikit saat Pilpres terjadi perdebatan di media sosial hal itu merupakan contoh permasalahan di bawah.

“Ini kan luka batin di bawah. Nah supaya ini ndak luka saya harus rekonsiliasi. Itu disimpulkan ketemunya Pak Prabowo dan Pak Jokowi salah satunya,” tutur anggota Komisi VI DPR RI ini.

Soal kenapa hingga saat ini rekonsiliasi tersebut belum terjadi, Aria menyebutkan hal itu tinggal menunggu waktu. “Saya sangat yakin dua tokoh ini pasti akan ketemu. Cuma timingnya (waktunya, red) supaya pas seperti apa, ini cuma masalah waktu,” tandasnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Mas Dhito Kejar Manajemen Talenta ASN, 121 Pejabat Baru Bisa Kembali Dimutasi 6 Bulan Lagi

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengejar manajemen talenta ASN. Sebanyak 121 pejabat yang baru dilantik ...
KABAR CABANG

Dari Menak Sopal ke Kebaya Fatmawati, Yeni Membawa Cerita Trenggalek ke Panggung Nasional

TRENGGALEK – Ada nama Trenggalek yang kini ikut berjalan menuju panggung nasional. Nama itu bukan hanya tertulis di ...
KRONIK

Hasto Ajak Anak Muda Hidup Sehat: Dari Olahraga Kita Bangun Kekuatan Bangsa

SURABAYA — Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengajak anak-anak muda membiasakan hidup sehat ...
KRONIK

Cerita Risma Saat Baguna Selamatkan Anak Patah Tulang di Gempa NTT

SURABAYA – Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Penanggulangan Bencana, Tri Rismaharini, memimpin langsung aksi tanggap ...
KRONIK

Hasto Minta Pembakar Hutan di Kalimantan Diproses Tegas

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menyoroti kebakaran hutan dan lahan ...
HEADLINE

Hasto Ungkap Lima Pesan Megawati untuk Kader PDI Perjuangan Jatim

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengungkap lima pesan Ketua Umum PDI ...