Selasa
25 Agustus 2026 | 10 : 42

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Songsong Era Perdagangan Bebas, Risma Beri Sertifikasi Gratis kepada Pekerja

pdip-jatim-risma-presiden-UCLG-ASPAC

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengingatkan warga Kota Pahlawan akan pentingnya sebuah sertifikasi, terlebih di tahun mendatang Indonesia menghadapi era perdagangan bebas.

Menurut Risma, perdagangan bebas yang mulai diterapkan tahun depan akan berdampak secara langsung pada perdagangan barang dan jasa.

Pemerintah Kota Surabaya beberapa bulan lalu sudah mengantisipasi dengan memberikan sertifikasi gratis kepada sejumlah pekerja sebelum era perdagangan bebas ASEAN itu dimulai.

“Sebetulnya saya sudah menyiapkan (sertifikasi gratis) sebelum perdagangan bebas ASEAN itu mulai 2016. Tahun 2014 saya sudah siapkan,” kata Risma, kemarin.

Risma menyebut, tantangan yang akan dihadapi Surabaya ke depan adalah berkurangnya lapangan pekerjaan akibat dari dampak revolusi industri 4.0 dan kewajiban pemenuhan standarisasi pada sebuah produk di era WTO.

“Kita mulai beberapa tahun lalu, contohnya kita memberikan biaya gratis untuk sertifikasi, tukang batu, tukang listrik juga pekerja-pekerja lain termasuk hak merek dan paten itu kita bantu,” jelasnya.

Menghadapi era perdagangan bebas, Risma berharap masyarakat tidak terus berada di zona nyaman, karena ke depan persaingan global akan semakin ketat.

Dia menyebutkan, banyak warga Surabaya yang mempunyai keahlian di bidangnya. Namun, mereka tidak memiliki sertifikasi yang mendukung untuk pekerjaannya itu.

Karena itu, Risma mengingatkan masyarakat akan pentingnya sertifikasi dalam menyongsong era persaingan global. “Memang kita harus menyiapkan. Makanya kita mulai beberapa tahun itu kita bantu untuk sertifikasi gratis,” ujar dia.

Dengan adanya tantangan tersebut, Risma meluncurkan konter permohonan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) di Unit Pelayanan Terpadu Satu Atap (UPTSA) Gedung Siola untuk para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Surabaya.

“Saya berikan 150 (kuota) free langsung habis, tapi yang ngurus lain juga banyak,” ucapnya.

Risma berjanji ke depan bakal kembali menambah kuota gratis pengurusan hak merek ataupun hak paten untuk mendukung para pelaku UMKM di Surabaya agar memiliki sertifikasi.

Dia pun berharap pelaku UMKM di Surabaya mampu bersaing secara seimbang di era perdagangan bebas dunia. “Kita akan tambah lagi dan saya berharap ini kita terus lakukan supaya kita tidak kalah, hanya karena kita tidak punya sertifikasi itu,” kata Risma. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Soekarno Cup 2026 Dinilai Sukses dan Profesional, Yuke: Lahirkan Talenta Muda Sepak Bola

SURABAYA – Perhelatan Soekarno Cup 2026 mendapat apresiasi dari Wakil Bendahara Bidang Program DPP PDI Perjuangan ...
OLAHRAGA

Sepuluh Tahun Mengejar Bola, Fazri Jadi Best Player dan Bawa Jabar Cetak Sejarah

SURABAYA – Mimpi itu sudah tumbuh ketika Muhammad Fazri Marsandi masih duduk di kelas 2 sekolah dasar. Saat ...
KRONIK

Juara Soekarno Cup 2026, Pelatih Banteng Jabar: Hasil Kerja Keras Tim, Pengurus, dan Manajemen

SURABAYA – Banteng Jawa Barat keluar sebagai juara Soekarno Cup 2026 setelah menundukkan Banteng Bali melalui drama ...
EKSEKUTIF

Hari Jadi ke-832 Trenggalek, Mas Ipin Bebaskan Denda Pajak dan Diskon BPHT 50%

TRENGGALEK – Memeriahkan Hari Jadi ke-832 Kabupaten Trenggalek, Bupati Mochamad Nur Arifin memberikan sejumlah ...
LEGISLATIF

Warga Bojonegoro Desil 1-4 Dijamin Terima Bansos dan Beasiswa, Apa Itu?

BOJONEGORO – Natasha Devianti, Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro Fraksi PDI Perjuangan, memanfaatkan Reses Masa ...
KABAR CABANG

390 Ranting Dikukuhkan, PDIP Kabupaten Malang Siapkan Mesin Politik Menuju Pemilu 2029

PDIP Kabupaten Malang mengukuhkan 390 pengurus ranting sebagai bagian konsolidasi menuju Pemilu 2029 dan upaya ...