Selasa
25 Agustus 2026 | 10 : 42

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Cita-cita dan Gagasan Bung Karno Selalu Relevan

pdip-jatim-bung-karno-bw

JAKARTA – Hari ini, tepat pada 6 Juni menjadi hari lahir dari Presiden Pertama Republik Indonesia, Soekarno. Meski telah tiada, namun PDI Perjuangan memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan ide ataupun gagasan dari perjuangan Bung Karno.

“PDI Perjuangan memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan ide, gagasan, cita-cita dan perjuangan Bung Karno dalam seluruh aspek kehidupan berbangsa dan bernegara,” tandas Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dalam siaran pers kepada media, Kamis (6/6/2019).

Meski tokoh penting bagi kemerdekaan Indonesia itu telah tiada, namun tidak dengan cita-cita dan gagasannya.

Menurut Hasto, cita-cita Bung Karno selalu relevan karena berangkat dari kesadaran yang paling dalam untuk menjadikan politik sebagai alat pembebas bagi umat manusia agar merdeka dari berbagai belenggu penjajahan.

“Dengan demikian intisari dari keseluruhan pemikiran Bung Karno adalah pada perjuangan kemanusiaan itu sendiri,” jelas Hasto.

Kesadaran Bung Karno untuk menjadikan Indonesia sebagai bangsa pelopor guna memerjuangkan suatu tatanan dunia baru berdasarkan pada Pancasila dengan intisari nilai-nilai kehidupan berbangsa dan bernegara yang berdasarkan pada ketuhanan, kemanusiaan, kebangsaan, musyawarah, dan keadilan sosial, disertai upaya kongkret memelopori Konferensi Asia Afrika yang melahirkan Gerakan Non Blok, menjadi bukti bahwa gagasan Bung Karno tersebut diterima luas dan menginspirasi banyak bangsa di Asia, Afrika, dan Amerika Latin untuk merdeka.

Bung Karno, lanjut Hasto, dengan seluruh gagasan besar bagi cita-cita kemanusiaan seluruh warga bangsa, kini telah menjadi milik seluruh rakyat Indonesia, dan dunia.

Hal itu bisa dilihat ketika Kapitalisme terbukti menciptakan krisis. Hasto menegaskan, antitesa dari kapitalisme adalah sosialisme ala Indonesia, yakni Pancasila  yang dibumikan dengan jalan Trisakti.

“Apa yang disampaikan Bung Karno bahwa membumikan Pancasila hanya bisa dilakukan melalui rasa cinta tanah air yang berkobar-kobar, dijalankan untuk mewujudkan Trisakti agar Indonesia benar-benar berdaulat, berdiri di atas kaki sendiri di bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan. Dan Trisakti terbukti menjadi credo dari begitu banyak keberhasilan bangsa-bangsa besar di dunia,” paparnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Soekarno Cup 2026 Dinilai Sukses dan Profesional, Yuke: Lahirkan Talenta Muda Sepak Bola

SURABAYA – Perhelatan Soekarno Cup 2026 mendapat apresiasi dari Wakil Bendahara Bidang Program DPP PDI Perjuangan ...
OLAHRAGA

Sepuluh Tahun Mengejar Bola, Fazri Jadi Best Player dan Bawa Jabar Cetak Sejarah

SURABAYA – Mimpi itu sudah tumbuh ketika Muhammad Fazri Marsandi masih duduk di kelas 2 sekolah dasar. Saat ...
KRONIK

Juara Soekarno Cup 2026, Pelatih Banteng Jabar: Hasil Kerja Keras Tim, Pengurus, dan Manajemen

SURABAYA – Banteng Jawa Barat keluar sebagai juara Soekarno Cup 2026 setelah menundukkan Banteng Bali melalui drama ...
EKSEKUTIF

Hari Jadi ke-832 Trenggalek, Mas Ipin Bebaskan Denda Pajak dan Diskon BPHT 50%

TRENGGALEK – Memeriahkan Hari Jadi ke-832 Kabupaten Trenggalek, Bupati Mochamad Nur Arifin memberikan sejumlah ...
LEGISLATIF

Warga Bojonegoro Desil 1-4 Dijamin Terima Bansos dan Beasiswa, Apa Itu?

BOJONEGORO – Natasha Devianti, Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro Fraksi PDI Perjuangan, memanfaatkan Reses Masa ...
KABAR CABANG

390 Ranting Dikukuhkan, PDIP Kabupaten Malang Siapkan Mesin Politik Menuju Pemilu 2029

PDIP Kabupaten Malang mengukuhkan 390 pengurus ranting sebagai bagian konsolidasi menuju Pemilu 2029 dan upaya ...