Minggu
18 Oktober 2026 | 12 : 30

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Duga Pemodal Besar Sponsori 22 Mei, PDIP Dorong Polisi Ungkap Aktornya

pdip-jatim-hasto-doorstop4

JAKARTA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mendorong pihak kepolisian mengungkap siapa aktor yang memberikan perintah kepada perusuh 22 Mei untuk membunuh sejumlah tokoh nasional. Dia menduga ada pihak dengan modal besar yang mensponsori hal tersebut.

“Pihak kepolisian perlu berkonsentrasi siapa yang berada di belakang itu. Yang tentu saja memiliki modal yang cukup besar, mereka yang punya kekuatan uang,” kata Hasto di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, kemarin.

Menurut Hasto, dalang dari gerakan yang membenturkan antara masyarakat dan aparat keamana harus ditindak tegas. Sebab politik yang dimanfaatkan untuk tindak kekerasan, itu bukan lagi politik. “Karena politik itu membangun peradaban, politik itu mencintai kehidupan,” ujarnya.

“Oleh karena itu, aparat keamanan bersama dengan seluruh lapisan masyarakat untuk menghadapi mereka-mereka yang mempromosikan tindakan kekerasan itu. Ideologi kegelapan, apalagi terorisme tidak bisa hidup di negara yang cinta damai ini,” lanjut dia.

Hasto pun mendorong aparat keamanan untuk menangkap aktor di balik aksi kerusuhan 22 Mei lalu. Dia juga mengatakan agar aparat tidak ragu-ragu menindak para perusak negara.

“Ya kami mendorong, karena kalau ada dan yang beredar kemudian membiayai berbagai tindakan-tindakan anarkis ini merupakan pelanggaran hukum pidana dan bertentangan dengan tujuan melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia. Ini nyata-nyata melawan negara, karena itulah, polisi jangan ragu-ragu menindak siapapun mereka,” kata Hasto.

Sebelumnya, polisi mengungkap adanya kelompok pihak ketiga yang ingin menciptakan martir dalam aksi menolak hasil pilpres pada 22 Mei 2019 di depan gedung Bawaslu, Jakarta.

Selain itu, kelompok ini juga diduga berniat melakukan upaya pembunuhan terhadap empat pejabat negara dan seorang pemimpin lembaga survei.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Muhammad Iqbal menyebut sudah ada enam tersangka yang dijerat terkait hal tersebut. Dia menyebut para tersangka adalah orang yang sudah berpengalaman.

Iqbal menyebut ada dua tersangka yang diduga menerima uang dari seseorang untuk membunuh empat tokoh nasional. ‘Seseorang’ yang memberikan perintah itu disebut Iqbal sudah diketahui identitasnya, tetapi tidak diungkapkannya ke publik. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Andreas Bidik Bursa Karbon Berbasis Komunitas Pertama di CMC Tiga Warna

MALANG – Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI Andreas Eddy Susetyo menargetkan kawasan ...
HEADLINE

Medsos Jadi Senjata, PDI Perjuangan Jatim Dorong Gen Z Suarakan Kebenaran

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur mendorong kader Generasi Z (Gen Z) untuk menguasai dan memanfaatkan media ...
KRONIK

Masuk Sekolah Partai, Gen Z Jatim Ungkap Sisi Seru PDI Perjuangan Jatim

SURABAYA – Tiga kader Generasi Z (Gen Z) membagikan pengalaman pertamanya terjun ke dunia politik saat mengikuti ...
LEGISLATIF

Warga Durenan Titip Aspirasi Irigasi dan Antisipasi Banjir kepada Deni Wicaksono

TRENGGALEK – Perbaikan irigasi, antisipasi banjir, dan peningkatan produktivitas panen menjadi aspirasi warga ...
KRONIK

DPP PDI Perjuangan Jadikan Video AI DPD Jatim Percontohan Nasional

SURABAYA – Inovasi pembelajaran politik berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) buatan DPD PDI ...
KABAR CABANG

Wadahi Bakat Atlet Lokal, Turnamen Catur Piala DRJ Ngawi Disambut Antusias Ratusan Peserta

NGAWI – Permainan papan catur rupanya memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat Kabupaten Ngawi. Hal ini ...