Kamis
16 April 2026 | 12 : 04

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Menengok “Kampung Jokowi” di Banyuwangi

Kampung Jokowi di Banyuwangi

Kampung Jokowi di BanyuwangiBANYUWANGI – Ada yang menarik jika Anda masuk ke Kelurahan Temenggungan, Kabupaten Banyuwangi. Sepanjang jalan dipenuhi dengan ratusan bendera partai pendukung calon presiden nomor urut dua, Jokowi-JK serta atribut lainnya seperti foto Jokowi menggunakan pakaian adat Banyuwangi.

Bahkan di setiap gapura pintu masuk menuju Kelurahan Temenggungan yang berada tepat di tengah kota tersebut, terpampang foto Jokowi-JK dalam ukuran besar.

“Semuanya untuk membuat atribut dibiayai oleh warga tanpa ada bantuan dari mana pun,” jelas Andi Iswanto (35), koordinator simpatisan Laskar Temenggunan pendukung Jokowi kepada Kompas.com, Sabtu (14/6/2014).

Bahkan Andi mengklaim, 99 persen warga Kelurahan Temenggungan yang berpenduduk 2.789 jiwa tersebut sangat mengidolakan Jokowi yang menurutnya sangat merakyat. “Jokowi akan menang di sini,” tegasnya.

Mereka juga membuat posko di salah satu rumah warga yang dihias dengan baliho besar bergambar Jokowi. Di posko tersebut mereka sering berdiskusi dan melakukan kampanye secara damai.

“Pokoknya kami tidak akan melakukan kampanye hitam dan tidak akan melakukan intimidasi. Kami akan membantu menyampaikan visi dan misi Jokowi kepada masyarakat meskipun harus dari satu pintu ke pintu lain,” tambahnya.

Dalam setiap pemilu, PDI Perjuangan selalu menang telak di kelurahan yang berada di belakang Pendopo Shaba Swagata, Blambangan ini. Bukan hanya itu, kelurahan yang terkenal banyak melahirkan seniman musik lokal tersebut juga menciptakan lagu khusus untuk Jokowi, yakni “Jokowi Pilihanku”. Lagu tersebut direkam dalam kepingan CD lalu dibagikan secara gratis.

“Cuma butuh satu hari kok buat ngarang lagu itu. Dibuat bareng-bareng. Itu sudah lirik, musik dan aransemen. Lalu direkam di studio dan disebarkan ke masyarakat. Kampanye damai lewat musik,” ungkap Dian Hari Purnomo, salah satu musisi lokal yang tinggal di Temenggungan.

Lagu yang diaransemen dengan musik tradisional tersebut terdengar easy listening dan mudah ditirukan. “Setiap hari kami putar lagu tersebut di posko dan hampir seluruh rumah di sini punya lagu itu. Remaja sini juga sering nyanyikan lagu itu pake gitar sambil nongkrong,” tutur lelaki yang lebih sering dipanggil Kang Pur tersebut sambil tertawa. “Dengan cara kampanye damai, harga mati 100 persen kami dukung Jokowi,” pungkasnya. Kompas

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Pansus DPRD Jatim Soroti Program OPD, Anggaran Besar Belum Tekan Kemiskinan

DPRD Jatim menilai program OPD belum berdampak signifikan terhadap penurunan kemiskinan meski capaian administratif ...
KRONIK

Bupati Lukman Minta BUMD Tingkatkan Kinerja, Topang Perekonomian Daerah

JAKARTA – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berkomitmen untuk mendorong kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk ...
LEGISLATIF

Indri Dukung Larangan Vape, Soroti Potensi Disalahgunakan untuk Narkotika

Indriani Yulia Mariska mendukung larangan vape karena berpotensi disalahgunakan untuk narkotika dan membahayakan ...
LEGISLATIF

Yordan Soroti Kesenjangan Antarwilayah Jadi Tantangan Utama Pembangunan Jatim

Yordan M Batara Goa menyoroti kesenjangan antarwilayah sebagai tantangan utama pembangunan Jawa Timur dalam RKPD ...
LEGISLATIF

Pastikan Keselamatan Pengendara Jalur Magetan – Sarangan, Diana Sasa Minta Peremajaan Alat Tebang Pohon Bina Marga UPT Madiun

MAGETAN – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jawa Timur melalui Bina Marga UPT Madiun ...
UMKM

Cerita Warsito, Kader Banteng Ngawi Merintis Usaha Greenhouse Anggur

NGAWI – Kesuksesan tidak melulu diukur dari gelimang harta yang melimpah ruah. Menemukan kepuasan batin dalam ...