Senin
27 Juli 2026 | 3 : 15

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Johan Budi dan KD Berpeluang ke Senayan

pdip-jatim-gedung-dpr

JAKARTA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengungkapkan, ada nama-nama caleg yang hampir pasti masuk ke parlemen berdasarkan real count internal Partai. Di antaranya adalah Puan Maharani, Johan Budi, dan Krisdayanti (KD).

“Nama-nama sudah kami identifikasikan seperti Puan Maharani, Johan Budi dan berbagai tokoh-tokoh lain. Rata-rata inkumben punya peluang. Tapi juga punya wajah-wajah baru dari PDI Perjuangan seperti KD,” kata Hasto di Jakarta Pusat, Selasa (30/4/2019).

Hasto menyebutkan, sesuai quick count, PDIP merupakan pemenangan pemilu sekaligus menempatkan Jokowi – Ma’ruf Amin sebagai pemenang Pilpres 2019. Perolehan kursi PDI Perjuangan DPR  RI mencapai sekitar 134 kursi.

“Karena itulah dengan jumlah yang cukup signifikan, didukung oleh kerja sama KIK maka 60,7 persen total kekuatan di DPR RI akan memberikan dukungan kepada Pak Jokowi. Ini akan memperkuat sistem pemerintahan presidential, efektifitas pemerintahan dan soliditas,” ujarnya.

Krisdayanti maju dari daerah pemilihan (dapil) 5 Jawa Timur meliputi Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu. Di dapil ini juga ada caleg PDIP inkumben, yakni Ahmad Basarah dan Andreas Eddy Susetyo.

Sedang Johan Budi menjadi caleg PDIP nomor urut 1 di Dapil Jawa Timur VII yang meliputi Ponorogo, Trenggalek, Magetan, Ngawi dan Pacitan. Juru bicara Presiden Joko Widodo ini diprediksi kuat melenggang ke Senayan menjadi anggota DPR‎ periode 2019-2014.

Johan yang juga merupakan mantan juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini mengatakan menyerahkan sepenuhnya kepada partai soal posisinya di parlemen. Dia menyatakan siap diberikan amanah untuk menduduki komisi mana saja.

“Di komisi mana pun, sepanjang saya bisa maksimal bekerja dan membawa komitmen anti korupsi, saya siap,” kata Johan Budi kepada wartawan.

Saat di DPR nanti, dia menegaskan kesiapannya memperjuangkan dan menyuarakan anti-korupsi. Karena semangat itu juga sejalan dengan perintah Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

”Saya akan tetap berkomitmen menyuarakan anti-korupsi dan semaksimal mungkin bisa berguna bagi masyarakat banyak, di mana pun nanti saya berada,” ucapnya. Johan juga mengatakan, perhitungan suara sampai saat ini meraih 75 ribu. Hal ini berdasarkan hasil penghitungan suara manual yang diaukan pengurus PDIP di dapilnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Tak Lupa Kudatuli, Kader-Kader DPC Kota Pasuruan Nobar Film Dokumenter dan Sarasehan

KOTA PASURUAN – Tiga dekade berlalu sejak peristiwa Kuda Tuli (Kerusuhan 27 Juli 1996), ingatan akan momen kelam ...
KABAR CABANG

Jejak Luka yang Tak Selesai di Rumah Banteng Jember

JEMBER – Sisa hujan masih menetes dari ujung tenda ketika para kader Partai mulai memenuhi halaman Kantor DPC PDI ...
KABAR CABANG

Kudatuli dan Kompas Sejarah bagi Generasi Penerus

MADIUN – Tiga puluh tahun telah berlalu. Waktu bergerak, pemerintahan berganti, dan wajah politik Indonesia ...
KOLOM

Kudatuli dan Pelajaran Demokrasi

Oleh Djarot Saiful Hidayat* SETIAP 27 Juli, ingatan kolektif bangsa ini seharusnya berhenti sejenak. Bukan untuk ...
KABAR CABANG

Renungan Kudatuli, Fery Sudarsono: Kebebasan Politik Dibayar dengan Darah dan Nyawa

MADIUN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Madiun menegaskan kebebasan politik dan demokrasi yang dinikmati masyarakat ...
KABAR CABANG

Peringati Kudatuli Bersama Seluruh PAC Tulungagung, Erma Tekankan Pentingnya Jas Merah

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar peringatan peristiwa ...