Senin
10 Agustus 2026 | 10 : 10

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Basarah Bekali Kalangan Muda Semangat Nasionalisme

pdip-jatim-basarah-gsni-batu

BATU – Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Basarah mengajak kepada para pemuda dan pelajar untuk berani menolak ajaran radikalisme dan ajaran intoleransi.

“Miris melihat kenyataan saat ini, banyak pelajar dan pemuda terjerembab dalam dua ideologi transnasional, radikalisme dan intoleran,” kata Ahmad Basarah usai acara Pelantikan DPC GSNI Se-Malang Raya di Kota Wisata Batu, Minggu (10/2/2019).

Menurutnya, pemuda dan pelajar adalah kelompok strategis masa depan Indonesia, namun sangat rentan terhadap pengaruh dari luar termasuk penetrasi paham radikalisme dan Intoleran.

“Saat ini paham tersebut di kalangan pemuda dan pelajar, bukan sekedar wacana bahkan sudah banyak yang menjadikan sebagai tindakan dengan menyebarkannya pada kalangan yang lebih luas  melalui media sosial,” kata Wasekjen DPP PDI Perjuangan ini.

Basarah menambahkan salah satu cara yang efektif untuk memerangi kedua ideologi transnasional tersebut adalah melakukan gerakan bersama di kalangan Pemuda dan Pelajar dalam membumikan Pancasila.

Menurutnya, Pancasila 1 Juni mengandung semangat Gotong Royong, hormat menghormati dan saling menghargai.

Sementara itu, di depan para pengurus DPC GSNI se-Malang Raya dan alumni yang hadir, Basarah pun mengajak kaum muda untuk mempelajari kembali hakikat kemerdekaan Indonesia dan perjuangan panjang yang dilakukan Bung Karno sebagai pendiri bangsa.

Dia juga mengajak generasi muda mengerti jasa Bung Karno memberikan konsepsi dasar negara Pancasila yang kemudian mendapat persetujuan pendiri bangsa lainnya, dan disepakati hingga saat ini.

Basarah menegaskan bahwa Pancasila adalah ideologi yang telah menyatukan bangsa Indonesia yang beragam suku, agama dan sebagainya.

“Dulu, Soekarno dituduh pendukung PKI dan komunis dan dilengserkan dan mengkhianati negara, namun semua telah jelas sekarang, tuduhan tersebut keliru,” ucapnya.

Setelah Soekarno mendapatkan gelar Pahlawan Nasional pada tahun 2012, lanjut Basarah, fakta itu mematahkan semua tudingan bahwa Soekarno pernah berkhianat kepada bangsa dan negaranya. “Soekarno adalah seorang nasionalis religius sejati yang sangat mencintai bangsa dan negaranya,” tuturnya. (ven)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDI Perjuangan Sumenep Gelar Rakorcab, Siap Gelar Musran-Musanran Serentak

SUMENEP – DPC PDI Perjuangan Sumenep menggelar rapat koordinasi cabang (Rakorcab) menjelang pelaksanaan Musyawarah ...
KRONIK

Usung Semangat “Satu Hati, Satu Arah”, Banteng Papua Raya Siap Memberi Kejutan

SURABAYA – Perjuangan luar biasa ditunjukkan oleh tim Papua Raya demi berpartisipasi dalam Soekarno Cup 2026. Skuad ...
KRONIK

Persiapan Tiga Bulan, Banteng Istimewa Yogyakarta Siap Rebut Piala Soekarno Cup

SURABAYA – Tim Banteng Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) datang ke Surabaya sebagai kontingen perdana dengan rasa ...
OLAHRAGA

PSSI Jatim: Soekarno Cup Perbanyak Panggung Pemain Muda untuk Regenerasi Timnas

PSSI Jatim menilai Soekarno Cup 2026 memperbanyak panggung pemain U-17 dan membantu regenerasi Timnas Indonesia. ...
KRONIK

Tim Banteng Jatim FC Siap Ukir Sejarah Juara Berturut-turut di Soekarno Cup 2026

SURABAYA – Sebagai tuan rumah sekaligus juara bertahan, tim Jawa Timur (Jatim) memikul misi besar dalam perhelatan ...
OLAHRAGA

Jersey Soekarno Cup 2026, Ketika Identitas Daerah Menjelma di Lapangan

SURABAYA – Di lapangan sepak bola, jersey biasanya hanya dipandang sebagai seragam. Dipakai untuk membedakan satu ...