Selasa
27 Oktober 2026 | 4 : 26

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Basarah Bekali Kalangan Muda Semangat Nasionalisme

pdip-jatim-basarah-gsni-batu

BATU – Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Basarah mengajak kepada para pemuda dan pelajar untuk berani menolak ajaran radikalisme dan ajaran intoleransi.

“Miris melihat kenyataan saat ini, banyak pelajar dan pemuda terjerembab dalam dua ideologi transnasional, radikalisme dan intoleran,” kata Ahmad Basarah usai acara Pelantikan DPC GSNI Se-Malang Raya di Kota Wisata Batu, Minggu (10/2/2019).

Menurutnya, pemuda dan pelajar adalah kelompok strategis masa depan Indonesia, namun sangat rentan terhadap pengaruh dari luar termasuk penetrasi paham radikalisme dan Intoleran.

“Saat ini paham tersebut di kalangan pemuda dan pelajar, bukan sekedar wacana bahkan sudah banyak yang menjadikan sebagai tindakan dengan menyebarkannya pada kalangan yang lebih luas  melalui media sosial,” kata Wasekjen DPP PDI Perjuangan ini.

Basarah menambahkan salah satu cara yang efektif untuk memerangi kedua ideologi transnasional tersebut adalah melakukan gerakan bersama di kalangan Pemuda dan Pelajar dalam membumikan Pancasila.

Menurutnya, Pancasila 1 Juni mengandung semangat Gotong Royong, hormat menghormati dan saling menghargai.

Sementara itu, di depan para pengurus DPC GSNI se-Malang Raya dan alumni yang hadir, Basarah pun mengajak kaum muda untuk mempelajari kembali hakikat kemerdekaan Indonesia dan perjuangan panjang yang dilakukan Bung Karno sebagai pendiri bangsa.

Dia juga mengajak generasi muda mengerti jasa Bung Karno memberikan konsepsi dasar negara Pancasila yang kemudian mendapat persetujuan pendiri bangsa lainnya, dan disepakati hingga saat ini.

Basarah menegaskan bahwa Pancasila adalah ideologi yang telah menyatukan bangsa Indonesia yang beragam suku, agama dan sebagainya.

“Dulu, Soekarno dituduh pendukung PKI dan komunis dan dilengserkan dan mengkhianati negara, namun semua telah jelas sekarang, tuduhan tersebut keliru,” ucapnya.

Setelah Soekarno mendapatkan gelar Pahlawan Nasional pada tahun 2012, lanjut Basarah, fakta itu mematahkan semua tudingan bahwa Soekarno pernah berkhianat kepada bangsa dan negaranya. “Soekarno adalah seorang nasionalis religius sejati yang sangat mencintai bangsa dan negaranya,” tuturnya. (ven)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Kawal Kasus Kekerasan Anak Medokan, Armuji Dukung Evaluasi UU Perlindungan Anak

SURABAYA – Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, mendorong pembentukan Peraturan Daerah (Perda) Anti-Perundungan ...
LEGISLATIF

Eri Irawan Dorong Wira Wiri Kenpark–Purabaya Naik Kelas, Kapasitas Armada Perlu Ditambah

SURABAYA – Tingginya keterisian penumpang dan panjangnya jarak perjalanan menjadi alasan Ketua Komisi C DPRD ...
MILANGKORI

Mbah Jenggot, Penjaga Langen Tayub Tuban yang Bertahan di Antara Panggung dan Perjuangan Hidup

Sejak 2001, Suparminto setia menjadi cucuk lampah seni Langen Tayub. Ketika tanggapan ramai, ada penghasilan untuk ...
SEMENTARA ITU...

Doding Rahmadi Ajak Rider Trail Perkuat Gotong Royong, Bantu Pembangunan Masjid di Trenggalek

TRENGGALEK – Hobi memacu adrenalin di jalur perbukitan dan hutan bisa berjalan beriringan dengan kepedulian sosial. ...
KRONIK

Atasi Kelangkaan Solar, Pemkab Bangkalan Terbitkan Edaran Khusus BBM Petani

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terbitkan edaran khusus memprioritaskan alokasi Bahan Bakar ...
KRONIK

Polusi Surabaya Makin Parah, Wali Kota Eri Bongkar Penyebabnya

SURABAYA – Kondisi udara Kota Surabaya belakangan ini menjadi perbincangan hangat warganet. Sebagian dari mereka ...