Jumat
28 Agustus 2026 | 8 : 05

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ajakan Sekjen PDIP untuk Milenial: Pemilu Bisa Jadi Sarana Kritik

pdip-jatim-hasto-milenial-banten

TANGERANG – Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto minta kalangan milenial tidak sampai terpecah karena perbedaan pilihan politik. Menurut Hasto, pemuda adalah aset bangsa yang harus berpikir tentang masa depan Indonesia.

“Pemuda punya sense of direction, dia punya sense of discovery, bagaimana penemuan-penemuan yang dilakukan oleh kaum muda yang bersekutu dengan ilmu pengetahuan, sehingga kita mencapai kemajuan Indonesia Raya,” kata Hasto di Cafe 88, Tangerang, Banten, kemarin.

Berkaca pada masa muda Soekarno, sejarah menorehkan Sang Proklamator menjadi presiden di usia 44 tahun. Bung Karno menjadi Presiden pertama RI dengan cita-cita memimpin Indonesia untuk masa depan.

Menurut Hasto, sense of direction Bung Karno dengan Pembukaan Undang-Undang Dasar ’45 menyatakan kemerdekaan adalah hak segala bangsa, kemerdekaan Indonesia untuk membangun persaudaraan dunia.

“Jadi kalau kita melihat sejarah, tidak ada alasan pemuda Indonesia untuk pecah, tidak ada. Dan untuk itu, mari kita menjadikan pemilu ini jangan sampai memecah belah kita. Pemilu ini kita laksanakan dengan penuh gembira,” tegas Hasto.

Hasto berharap politik bagi kelompok muda kerap diisi dengan hal yang berbudaya, berbudi pekerti, dan tidak memecah belah.

“Bangun positif di Indonesia, berpolitik itu jalan membangun kebudayaan, tidak bisa dengan memecah belah, dengan menakuti-nakuti,” tuturnya.

Dia menambahkan, Pemilu bisa dijadikan sebagai sarana kritik. Namun, kritik yang membangun dan berkebudayaan seperti halnya yang diungkapkan penyanyi kondang tanah air, Iwan Fals melalui lagu Guru Oemar Bakrie.

“Tahun ’82 sudah mendengar lagu yang namanya Oemar Bakrie, sehingga setelah saya lulus SMP, saya nyanyikan lagu Oemar Bakrie, dimarahin saya. Padahal itu sebuah kritik terhadap nasib guru,” jelas Hasto. “Lagu Bongkar itu tahun ’89. Melaui jalan kebudayaan Iwan Fals memberikan kritik. Sehingga ada lagu Bento,” sambungnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Kota Malang Usulkan Insentif Guru PAUD Naik, Dibahas dalam APBD 2027

MALANG – DPRD Kota Malang mendorong peningkatan alokasi tunjangan insentif bagi para pendidik Pendidikan Anak Usia ...
LEGISLATIF

Abidin Fikri Salurkan Wakaf Al-Qur’an dan Bingkisan untuk Takmir Masjid di Bojonegoro

BOJONEGORO – Momentum Jumat Berkah dimanfaatkan oleh Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Dr. H. ...
KRONIK

Setengah Jam di Posko Baguna, Tempat Para Penggembira Muktamar Melepas Lelah

JOMBANG – Matahari sedang terik-teriknya ketika jarum jam menunjuk pukul 13.30 WIB, Kamis (27/8/2026). Sinar ...
EKSEKUTIF

Bupati Malang Ingin Purna PMI Tak Kembali Jadi Pencari Kerja, tapi Penggerak Ekonomi Daerah

Bupati Malang HM Sanusi ingin purna PMI tak kembali menjadi pencari kerja, tetapi mampu memanfaatkan modal dan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti APBD Perubahan Kota Madiun, Bansos Turun hingga BTT Melonjak

MADIUN — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Madiun menyoroti sejumlah perubahan komposisi anggaran dalam Raperda ...
KRONIK

Soroti Anggaran Pemeliharaan Aplikasi Rp310 Juta, Alfan PDIP Jember: Belum Sebanding Kualitas Layanan

JEMBER – Anggaran pemeliharaan aset tidak berwujud dan aplikasi layanan masyarakat sebesar Rp310,3 juta di Dinas ...