Jumat
25 September 2026 | 1 : 42

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pasangan No 02 Rencana Pindah Markas ke Jateng, Sekjen PDIP: Justru Jadi Blunder

pdip-jatim-hasto-konsolidasi-jatim1

JAKARTA – Cawapres Sandiaga berencana memindahkan markasnya ke kandang banteng, Jawa Tengah. Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai rencana Sandi itu blunder.

Hasto mengatakan bahwa rencana itu justru menggelorakan semangat die hard para kader partai. Selain kader PDI Perjuangan, juga bagi seluruh parpol pendukung Jokowi-KH Ma’ruf Amin.

“Rencana Sandiaga tersebut justru menjadi blunder. Sebab seluruh elemen pendukung Jokowi-KH Maruf Amin justru semakin solid bersatu dan meningkatkan target pilpres dari 75% menjadi 80%,” kata Hasto, Senin (10/12/2018).

Bagi PDI Perjuangan, langkah kubu Prabowo-Sandi itu dinilai sangat menggelikan. Sebab membangun loyalitas pemilih bukan proses sebulan dua bulan, tetapi proses berkesinambungan, memenangkan hati rakyat.

Sehingga politik tak bisa dilakukan dengan sekedar memindahkan markas dalam waktu sebulan dua bulan.

Berbeda dengan Jokowi dan PDI Perjuangan, yang membangun basis politik melalui pikiran yang positif dan kerja nyata untuk rakyat.

PDI Perjuangan konsisten melakukan langkah perbaikan dan konsolidasi organisasi. Melalui kaderisasi politik, pengembangan sekolah partai, rekrutmen tokoh-tokoh pemuda mahasiswa di komunitas juang, dan menegakkan disiplin dengan sanksi pemecatan bagi pelaku tindak pidana korupsi.

Pada saat bersamaan, Jokowi sebagai Presiden, mampu menunjukkan kepemimpinan untuk semua, dan menggelorakan martabat kebudayaan bangsa. Prestasi nyata dan kepemimpinan Jokowi yang membangun peradaban Indonesia Raya inilah yang diapresiasi sehingga dukungan masyarakat Jawa Tengah semakin solid.

“Dan soliditas dukungan itu justru ketika ada pihak-pihak yang mencoba mengganggu. Bayangkan, kurang apa masifnya Obor Rakyat diproduksi oleh Tim Prabowo 2014 yang lalu, dan hal tersebut justru mengobarkan militansi Banteng Ketaton,” ungkap Hasto.

Lebih jauh, PDIP menilai apa yang dilakukan tim kampanye Prabowo-Sandi tersebut hanyalah taktik politik jangka pendek. Hal itu akibat tidak solidnya koalisi parpol pendukung mereka.

“Pemindahan markas itu semua pengalihan isu, atas tidak solidnya tim kampanye mereka. Mereka terapkan ilmu Sun Tzu bahwa strategi terbaik adalah menyerang,” ujar politisi yang juga Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf itu.

“Masuk ke Jawa Tengah yang dikenal guyub dengan berbagai isu yang memecah dipastikan akan kontraproduktif,” lanjut Hasto

Sebelumnya, kepada wartawan tim pemenangan Prabowo-Sandiaga menyatakan tengah mempertimbangkan untuk memindahkan markas perjuangan Sandiaga ke Jawa Tengah. Harapannya, Sandiaga akan lebih mudah mengatur strategi pada sisa masa kampanye.  (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Guntur Wahono Siapkan Sumur Bor Tenaga Surya untuk Atasi Krisis Air Petani Blitar

BLITAR – Krisis air akibat kemarau panjang menjadi keluhan utama petani di wilayah barat Kabupaten Blitar. ...
LEGISLATIF

Yuzar Rasyid Sidak Pasar Bandar dan Pahing, Cari Jalan Keluar Polemik Pedagang

KEDIRI – Anggota Komisi B DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid bersama sejumlah anggota dewan melakukan inspeksi mendadak ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Kota Pasuruan Setujui P-APBD 2026 dengan Catatan

KOTA PASURUAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Pasuruan secara resmi menyatakan menerima dan menyetujui Rancangan ...
PEMILU

PDI Perjuangan Usulkan Parliamentary Threshold 6 Persen untuk RUU Pemilu

JAKARTA – PDI Perjuangan akan membawa usulan parliamentary threshold (PT) sebesar 6 persen sebagai sikap resmi ...
SEMENTARA ITU...

MMA Trenggalek Borong 10 Medali di Kejurprov Jatim, Jadi Modal Tatap Popda dan Porprov 2027

TRENGGALEK – Cabang olahraga (cabor) mixed martial arts (MMA) Trenggalek yang tergolong masih muda langsung ...
KABAR CABANG

Konsolidasi di Kecamatan Rembang, Kader Banteng Ditegaskan Harus Turun ke Akar Rumput

KABUPATEN ​PASURUAN — Jajaran pengurus dan kader PDI Perjuangan di Kabupaten Pasuruan diminta untuk tidak hanya ...