Senin
26 Oktober 2026 | 4 : 46

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ketua PDIP Surabaya: Capres Tak Boleh Rendahkan Profesi Wong Cilik

pdip-jatim-Whisnu-SB

SURABAYA – Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana menyesalkan pernyataan capres Prabowo yang dinilai memandang remeh profesi tukang ojek.

Whisnu berpendapat bahwa yang namanya tukang ojek, pedagang keliling, tukang sapu, dan berbagai profesi wong cilik lainnya adalah posisi yang bermartabat, dan kerja mereka halal dengan niatan yang baik dan dipastikan mereka tidak pernah korupsi.

“Pernyataan Prabowo sangat kami sesalkan. Yang namanya pemimpin, terlebih calon presiden tidak boleh merendahkan martabat rakyatnya sendiri,” kata Whisnu, Kamis (22/11/2018).

Dia menegaskan bahwa tugas kita bersama untuk menggelorakan harkat dan martabat rakyat, apapun profesinya. Whisnu mencontohkan bagaimana Presiden Joko Widodo jauh lebih bijak dalam menyikapi profesi.

Jokowi, sebut Whisnu, mengambil kebijakan menghadirkan kekuasaan untuk rakyat melalui Kartu Indonesia Kerja, Kartu Indonesia Sehat, dan berbagai program kerakyatan lainnya.

“Dengan cara itu, maka tukang ojek dapat bercita-cita anaknya menjadi insinyur, dokter, penyuluh pertanian, bidan, dan lain-lain,” terang Whisnu.

Pria yang juga Wakil Wali Kota Surabaya itu pun mengatakan, seorang pemimpin harus membangun rasa pecaya diri, kerja keras dan mengerjar prestasi untuk mensejahterakan masyarakat.

Dia menambahkan, pernyataan Prabowo telah menunjukkan adanya retorika penghasutan sebagai bagian mempertentangkan kelas yang sering dipakai sebagai metode komunikasi politik yang tidak sehat.

“PDI Perjuangan akan membantu para tukang ojek untuk mengorganisir diri, membangun kesadaran politik, sehingga mereka memiliki energi juang untuk hidup lebih baik,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, saat memberi paparan di acara Indonesia Economic Forum 2018, Prabowo Subianto mengaku sedih dengan beredarnya meme yang menggambarkan masa depan anak bangsa yang hanya menjadi tukang ojek setelah lulus sekolah. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Ansari PDIP: Pencegahan Kekerasan pada Anak Dimulai dari Keluarga

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, mengaku prihatin terhadap maraknya kasus kekerasan ...
SEMENTARA ITU...

Diana Sasa Pimpin KBI Magetan, Perluas Minat Anak Muda terhadap Kickboxing

MAGETAN – Diana AV Sasa ingin semakin banyak anak muda Magetan mengenal dan tertarik mencoba kickboxing. Baginya, ...
KRONIK

Merah Muda Fest 2026: Belajar Memahami Sesama, Merawat Alam, dan Menumbuhkan Kepedulian

JAKARTA – Kepedulian tidak selalu dimulai dari langkah besar. Terkadang, ia tumbuh dari kesediaan mempelajari cara ...
SEMENTARA ITU...

Banteng Futsal League Ngawi: Dari Wazza yang Juara hingga Rizky yang Belajar dari Kekalahan

NGAWI – Usianya baru 14 tahun. Bangku sekolah masih menjadi kesehariannya, tetapi Minggu (25/10/2026), Wazza ...
KRONIK

Merah Muda Fest 2026, Repdem Dorong Ruang Politik bagi Anak Muda

Banu Lesmana Bagaskara menilai Gen Z bukan generasi apolitis, tetapi masih menghadapi hambatan masuk partai ...
KRONIK

Dari Sumenep ke Jakarta, Rafiq Membawa Cerita Madura dan Semangat Merawat Indonesia

JAKARTA – Perjalanan dari Sumenep menuju Jakarta bukan sekadar perpindahan dari satu kota ke kota lain bagi ...