Jumat
28 Agustus 2026 | 9 : 38

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sekjen PDIP: Penolak Dana Kelurahan Tidak Jelas Keberpihakan Politiknya

pdip-jatim-hasto-diwawancara-pers

JAKARTA – Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mempertanyakan keberpihakan pihak yang menentang adanya dana kelurahan. Menurut Hasto, dana kelurahan adalah aspirasi langsung dari Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) akhir Juli 2018.

“Mereka yang menjadikan rencana kebijakan dana kelurahan sebagai serangan politik, bagi kami justru mereka telah menunjukkan bagaimana kualitas kepemimpinannya serta ketidakjelasan keberpihakan politiknya,” kata Hasto, Senin (22/10/2018).

“Rakyat pasti bisa melihat dan menilai, calon pemimpin yang justru menghalang-halangi, mencurigai, menunjukkan sikap tidak senang ketika Pak Jokowi mengeluarkan kebijakan prorakyat,” lanjut Hasto.

Dia menambahkan, aspirasi itu bisa direalisasikan pada awal 2019. Harapannya, menjadi penyeimbang dana desa.

Dengan demikian, dana kelurahan bisa menggerakkan perekonomian dan pembangunan yang melibatkan rakyat langsung.

“Pemerintah dengan gerak cepat menyiapkan formulasi bagaimana bisa merealisasikan aspirasi tersebut, dengan tetap memastikan sesuai dengan aturan dan perundang-undangan,” ujarnya.

“Jadi, dalam konteks rencana kebijakan atau program dana kelurahan, jelas sekali ini adalah soal politik keberpihakan,” tambah dia.

Sementara itu, Mendagri Tjahjo Kumolo mengatakan bahwa penganggaran dana kelurahan dari pemerintah pusat bukan untuk kepentingan politik Presiden Joko Widodo pada Pilpres 2019.

Tjahjo minta semua pihak untuk tidak mengaitkan kebijakan pemerintah dengan pilpres.   “Semua kebijakan pemerintah sekarang sampai nanti awal tahun depan semua pasti dikaitkan dengan Pilpres. Dipisahkan dong,” ujar Tjahjo.

Dia menyebutkan, dana kelurahan merupakan usulan para wali kota dan disampaikan ke mendagri, menteri keuangan hingga ke presiden. Usulan itu muncul karena banyak kelurahan yang mengeluh tak dapat dana langsung dari pemerintah pusat seperti yang didapatkan desa dari alokasi dana desa.

Padahal, kata Tjahjo, masyarakat yang berada di kelurahan juga banyak yang masih tertinggal. Lagi pula, tutur dia, pengalokasian dana kelurahan akan melalui pembahasan di DPR.

“Jadi kalau dikatakan itu ada pertimbangan politis enggak lah, wong dibahas dengan DPR. DPR kan juga mewakili seluruh partai politik,” jelas dia.

“Jadi rencana ini bukan hal baru itu usul bupati-wali kota dua tahun yang lalu. Dulu kosentrasi kami ke dana desa dulu, sekarang baru kelurahan sebagai stimulan,” sambung Tjahjo.

Rencananya pengalokasikan dana kelurahan ini dilakukan pada 2019 mendatang. Rencana pemerintah meluncurkan dana kelurahan disampaikan Presiden Jokowi dua hari lalu. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Data Desil Bermasalah, DPRD Bondowoso Soroti Ancaman Bantuan Warga Terputus

BONDOWOSO – Perubahan data desil warga di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, berpotensi membuat penerima bantuan ...
KRONIK

Monev Komisi B DPRD Jember di PT MDR Buntu, Data Stok dan Harga Tembakau Masih Misteri

JEMBER – Monitoring dan evaluasi Komisi B DPRD Jember ke PT Mangli Djaya Raya (MDR), Jumat (28/8/2026), belum ...
LEGISLATIF

DPRD Kota Malang Usulkan Insentif Guru PAUD Naik, Dibahas dalam APBD 2027

MALANG – DPRD Kota Malang mendorong peningkatan alokasi tunjangan insentif bagi para pendidik Pendidikan Anak Usia ...
LEGISLATIF

Abidin Fikri Salurkan Wakaf Al-Qur’an dan Bingkisan untuk Takmir Masjid di Bojonegoro

BOJONEGORO – Momentum Jumat Berkah dimanfaatkan oleh Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Dr. H. ...
KRONIK

Setengah Jam di Posko Baguna, Tempat Para Penggembira Muktamar Melepas Lelah

JOMBANG – Matahari sedang terik-teriknya ketika jarum jam menunjuk pukul 13.30 WIB, Kamis (27/8/2026). Sinar ...
EKSEKUTIF

Bupati Malang Ingin Purna PMI Tak Kembali Jadi Pencari Kerja, tapi Penggerak Ekonomi Daerah

Bupati Malang HM Sanusi ingin purna PMI tak kembali menjadi pencari kerja, tetapi mampu memanfaatkan modal dan ...