
JAKARTA – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menginstruksikan seluruh kadernya aktif membantu korban gempa dan tsunami yang terjadi di Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng).
Instruksi itu merupakan respon cepat dari PDIP, yang minta seluruh kadernya bergotong royong, mewujudkan bela rasanya terhadap korban gempa dan tsunami Palu yang berdampak ke Donggala dan Mamuju itu.
“Kemanusiaan nilai penggerak gotong royong bangsa,” tegas Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, kemarin malam.
“Seluruh kader partai diinstruksikan aktif membantu rakyat yang menjadi korban gempa bumi dan tsunami di Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah,” jelas Hasto Kristiyanto.
Megawati juga minta Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDIP melakukan aksi kemanusiaan untuk membantu para korban.
“Ibu Megawati langsung memerintahkan DPD PDIP Sulawesi Selatan untuk mengirim Tim Baguna ke lokasi bencana. Demikian halnya Baguna Pusat segera berangkat ke Palu memimpin solidaritas kemanusiaan untuk membantu rakyat yang menjadi korban,” ungkapnya.
Menurut Hasto, Megawati berpesan agar skala prioritas ditujukan pada korban dan sekaligus bantuan ke Ibu-ibu dan anak-anak. Pasalnya, ibu dan anak merupakan korban yang paling rentan dalam bencana.
“Kami diminta membawa makanan untuk anak-anak, kebutuhan khusus perempuan dan galang solidaritas kemanusiaan yang melibatkan seluruh DPD Partai se- Indonesia,” ujarnya.
Dia menyebutkan, Baguna sudah dilatih secara khusus oleh Basarnas. Dengan begitu, tim di lapangan dapat membantu proses evakuasi dan distribusi logistik dengan benar.
Diberitakan, gempa berkekuatan magnitudo 7,4 yang mengguncang wilayah Donggala, Sulawesi Tengah, pada Jumat (28/9/2018) petang lalu yang menyebabkan tsunami, mengakibatkan banyak korban.
Tsunami itu terjadi setidaknya di tiga wilayah, yaitu Palu, Donggala, dan Mamuju. Sebagian besar jenazah berada di antara puing-puing bangunan di Pantai Talise, Kota Palu.
Hingga Minggu (30/9/22018) pagi ini dari laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi dan tsunami di Palu hampir mencapai 500 orang.
Sementara, ribuan lainnya luka-luka. Ribuan korban yang kehilangan tempat tinggalnya sudah dievakuasi ke Makassar, Sulsel. (goek)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS









