Jumat
28 Agustus 2026 | 9 : 37

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Megawati Instruksikan Kadernya Gotong Royong Bantu Korban Bencana Sulteng

pdip-jatim-warga-evakuasi-korban-tsunami

JAKARTA – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menginstruksikan seluruh kadernya aktif membantu korban gempa dan tsunami yang terjadi di Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Instruksi itu merupakan respon cepat dari PDIP, yang minta seluruh kadernya bergotong royong, mewujudkan bela rasanya terhadap korban gempa dan tsunami Palu yang berdampak ke Donggala dan Mamuju itu.

“Kemanusiaan nilai penggerak gotong royong bangsa,” tegas Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, kemarin malam.

“Seluruh kader partai diinstruksikan aktif membantu rakyat yang menjadi korban gempa bumi dan tsunami di Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah,” jelas Hasto Kristiyanto.

Megawati juga minta Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDIP melakukan aksi kemanusiaan untuk membantu para korban.

“Ibu Megawati langsung memerintahkan DPD PDIP Sulawesi Selatan untuk mengirim Tim Baguna ke lokasi bencana. Demikian halnya Baguna Pusat segera berangkat ke Palu memimpin solidaritas kemanusiaan untuk membantu rakyat yang menjadi korban,” ungkapnya.

Menurut Hasto, Megawati berpesan agar skala prioritas ditujukan pada korban dan sekaligus bantuan ke Ibu-ibu dan anak-anak. Pasalnya, ibu dan anak merupakan korban yang paling rentan dalam bencana.

“Kami diminta membawa makanan untuk anak-anak, kebutuhan khusus perempuan dan galang solidaritas kemanusiaan yang melibatkan seluruh DPD Partai se- Indonesia,” ujarnya.

Dia menyebutkan, Baguna sudah dilatih secara khusus oleh Basarnas. Dengan begitu, tim di lapangan dapat membantu proses evakuasi dan distribusi logistik dengan benar.

Diberitakan, gempa berkekuatan magnitudo 7,4 yang mengguncang wilayah Donggala, Sulawesi Tengah, pada Jumat (28/9/2018) petang lalu yang menyebabkan tsunami, mengakibatkan banyak korban.

Tsunami itu terjadi setidaknya di tiga wilayah, yaitu Palu, Donggala, dan Mamuju. Sebagian besar jenazah berada di antara puing-puing bangunan di Pantai Talise, Kota Palu.

Hingga Minggu (30/9/22018) pagi ini dari laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi dan tsunami di Palu hampir mencapai 500 orang.

Sementara, ribuan lainnya luka-luka. Ribuan korban yang kehilangan tempat tinggalnya sudah dievakuasi ke Makassar, Sulsel. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Data Desil Bermasalah, DPRD Bondowoso Soroti Ancaman Bantuan Warga Terputus

BONDOWOSO – Perubahan data desil warga di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, berpotensi membuat penerima bantuan ...
KRONIK

Monev Komisi B DPRD Jember di PT MDR Buntu, Data Stok dan Harga Tembakau Masih Misteri

JEMBER – Monitoring dan evaluasi Komisi B DPRD Jember ke PT Mangli Djaya Raya (MDR), Jumat (28/8/2026), belum ...
LEGISLATIF

DPRD Kota Malang Usulkan Insentif Guru PAUD Naik, Dibahas dalam APBD 2027

MALANG – DPRD Kota Malang mendorong peningkatan alokasi tunjangan insentif bagi para pendidik Pendidikan Anak Usia ...
LEGISLATIF

Abidin Fikri Salurkan Wakaf Al-Qur’an dan Bingkisan untuk Takmir Masjid di Bojonegoro

BOJONEGORO – Momentum Jumat Berkah dimanfaatkan oleh Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Dr. H. ...
KRONIK

Setengah Jam di Posko Baguna, Tempat Para Penggembira Muktamar Melepas Lelah

JOMBANG – Matahari sedang terik-teriknya ketika jarum jam menunjuk pukul 13.30 WIB, Kamis (27/8/2026). Sinar ...
EKSEKUTIF

Bupati Malang Ingin Purna PMI Tak Kembali Jadi Pencari Kerja, tapi Penggerak Ekonomi Daerah

Bupati Malang HM Sanusi ingin purna PMI tak kembali menjadi pencari kerja, tetapi mampu memanfaatkan modal dan ...