Jumat
28 Agustus 2026 | 10 : 26

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Risma Bakal Optimalkan Komplek THR jadi Pusat Seni

pdip-jatim-risma-anak-seni-balai-pemuda

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini berkomitmen menyediakan ruang bagi pelaku kesenian di Kota Pahlawan. Risma menyatakan, ke depannya, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan menempatkan pusat kegiatan seni di satu tempat.

Rencananya, gedung pusat pertokoan Hi-Tech Mall dan Taman Remaja Surabaya (TRS) yang berada di kompleks Taman Hiburan Rakyat (THR) akan dioptimalkan menjadi pusat kegiatan seni.

Risma mengatakan, selain sebagai tempat pagelaran seni, gedung Hi-Tech Mall dan TRS juga akan ditujukan sebagai pusat berlatih dan panggung penampilan para seniman.

“Selama ini kan di Balai Pemuda, cuma kan kurang. Kesenian itu ada seni lukis, seni suara, seni tari, seni kriya. Nah aku pingin anak-anak bisa belajar di situ,” kata Risma di Surabaya, kemarin.

Ia menginginkan Kota Surabaya memiliki ruang baru untuk para seniman karena selama ini kompleks Balai Pemuda masih kurang untuk menampung kreativitas para seniman.

Bahkan ia menargetkan Surabaya bisa mempunyai gedung kesenian yang menampilan pertunjukan seni ludruk secara rutin. Jika pada akhirnya kawasan kompleks THR digabung, Risma berharap lokasi tersebut bisa menampung berbagai macam seni.

“Karena sekarang Surabaya sudah destinasi wisata. Setiap minggu itu ada pentas seni di Balai Pemuda. Tapi kan tidak bisa misalnya wayang orang digabung dengan srimulat atau ludruk karena gedungnya cuma satu,” ujarnya.

Oleh karena itu, Risma ingin Kota Pahlawan bisa memiliki gedung kesenian baru di Surabaya. Selama ini, bagian belakang dari gedung Hi-Tech Mall dan THR rutin digunakan untuk pertunjukan ludruk.

Namun demikian, karena letaknya kurang strategis dan tidak terlihat dari jalan besar banyak masyarakat yang kurang tahu keberadaan gedung THR yang masih aktif hingga sekarang.

“Saya pingin ada gedung kesenian yang baik di Surabaya karena kalau Srimulat itu tampilnya di belakang terus, kapan hidupnya. Itu ditarik ke depan,” ujarnya.

Menurutnya, Surabaya yang didapuk sebagai kota destinasi wisata perlu sebuah ruang khusus baru untuk pertunjukan seni.

Oleh karena itu, mantan Kepala Bappeko Kota Surabaya ini ingin agar seniman bisa mendapatkan akses untuk berekspresi dan berkegiatan di dunia kesenian secara luas.

“Karena Surabaya sekarang sebagai destinasi wisata. Kan tidak bisa gedungnya cuman satu,” ujar wali kota perempuan pertama di Surabaya ini.

Sementara terkait biaya operasional, Risma mengaku masih mencari skema keuangan yang pas untuk biaya operasional di gedung kesenian tersebut. Namun ia menargetkan nantinya penggunaan gedung itu bisa gratis sehingga para seniman bisa luas mengekspresikan kreativitasnya.

“Harapanku semua gratis. Anak-anak yang latihan disitu bisa gratis. Kemudian masyarakat yang mau nonton bisa gratis,” kata dia. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Kementerian PU Hibahkan SPAM Tangkel ke Pemkab Bangkalan, Bupati Lukman: Jadi Pengungkit Investasi

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan mendapat tambahan aset strategis untuk memperkuat pelayanan ...
KRONIK

Data Desil Bermasalah, DPRD Bondowoso Soroti Ancaman Bantuan Warga Terputus

BONDOWOSO – Perubahan data desil warga di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, berpotensi membuat penerima bantuan ...
KRONIK

Monev Komisi B DPRD Jember di PT MDR Buntu, Data Stok dan Harga Tembakau Masih Misteri

JEMBER – Monitoring dan evaluasi Komisi B DPRD Jember ke PT Mangli Djaya Raya (MDR), Jumat (28/8/2026), belum ...
LEGISLATIF

DPRD Kota Malang Usulkan Insentif Guru PAUD Naik, Dibahas dalam APBD 2027

MALANG – DPRD Kota Malang mendorong peningkatan alokasi tunjangan insentif bagi para pendidik Pendidikan Anak Usia ...
LEGISLATIF

Abidin Fikri Salurkan Wakaf Al-Qur’an dan Bingkisan untuk Takmir Masjid di Bojonegoro

BOJONEGORO – Momentum Jumat Berkah dimanfaatkan oleh Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Dr. H. ...
KRONIK

Setengah Jam di Posko Baguna, Tempat Para Penggembira Muktamar Melepas Lelah

JOMBANG – Matahari sedang terik-teriknya ketika jarum jam menunjuk pukul 13.30 WIB, Kamis (27/8/2026). Sinar ...