Selasa
27 Oktober 2026 | 2 : 18

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hadapi Revolusi Industri 4.0, Budiman: Indonesia Punya Potensi

pdip-jatim-budiman-sujatmiko

JAKARTA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Budiman Sudjatmiko mengatakan Indonesia harus bersiap diri menghadapi persaingan di era revolusi Industri 4.0. Dia mengusulkan pembentukan Rancangan Undang-Undang Pengelolaan Pemerintahan Kecerdasan Buatan.

Menurut Budiman, pembentukan UU tersebut tujuannya agar Indonesia bisa mengoptimalkan segala potensi yang dimiliki dalam menghadapi persaingan. “Indonesia mau jadi penumpang atau memimpin di depan [dalam revolusi Industri 4.0]? Indonesia punya potensi,” kata Budiman, kemarin.

Legislator yang duduk di Komisi II DPR RI ini menyebutkan, potensi itu nampak ketika 200 inovator dari berbagai disiplin keilmuan bergabung dalam gerakan Inovator 4.0. Mereka yang bergabung dalam mewujudkan gerakan ini adalah para politisi progresif, pendidik, dan wirausahawan sosial.

Deklarasi Inovator 4.0 telah dilakukan di Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis (20/9/2018) malam. “Mereka dari desa dan kota, dan warga Indonesia yang studi di luar negeri, mau berkumpul tanpa bertanya dapat apa,” ungkapnya.

Dia menambahkan, perkumpulan itu dibentuk untuk mewujudkan kehidupan masyarakat cerdas, hidup layak, serta mampu menjawab tantangan revolusi industri.

Sebagai inisiator, di acara itu Budiman mengajak generasi milenial gegap gempita menghadapi revolusi industri, dan tidak terjebak dalam informasi sesat di tahun politik. “Kita harus sama-sama menolak menunda ide-ide besar,” ujarnya.

Relawan Inovator 4.0 juga merupakan gerakan kolaborasi politiai, pegiat desa-kota, peneliti, matematikawan, seniman, dan teknologi.

Menurutnya, gerakan ini muncul dari keinginan untuk maju bersama dan kekhawatiran pada kelompok politik dan bisnis yang nyaman berselimut dosa masa lalu.

“Kita memimpikan masa depan Indonesia sebagai bangsa digital yang berkedaulatan dalam data, berkeadilan dalam teknologi dan akses informasi,” terang Budiman.

Tagar #2019WarasBareng

Acara deklarasi diisi dengan diskusi, dan peluncuran tagar #2019WarasBareng. Peluncuran tagar itu untuk mengingatkan masyarakat tentang kebutuhan Indonesia pada kepemimpinan yang bervisi dan berpihak pada kemajuan, politisi yang pro revolusi digital dan biologi di semua tingkatan.

Peristiwa politik Pemilu 2019, sebut Budiman, adalah momen historis dan menjadi ujian terakhir untuk Indonesia mendapat pemimpin yang bervisi dan dekat dengan rakyat, bukan pemimpin dari klan politik dan bisnis masa lalu.

“Kami memilih untuk berpihak pada kemajuan Indonesia. Ini bukan hal yang mudah tapi juga bukan mustahil, karena kami percaya bahwa saat ilmu pengetahuan dan teknologi menyatu dengan jejaring sosial, tak ada perbuatan besar yang tak mungkin,” tuturnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Kawal Kasus Kekerasan Anak Medokan, Armuji Dukung Evaluasi UU Perlindungan Anak

SURABAYA – Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, mendorong pembentukan Peraturan Daerah (Perda) Anti-Perundungan ...
LEGISLATIF

Eri Irawan Dorong Wira Wiri Kenpark–Purabaya Naik Kelas, Kapasitas Armada Perlu Ditambah

SURABAYA – Tingginya keterisian penumpang dan panjangnya jarak perjalanan menjadi alasan Ketua Komisi C DPRD ...
MILANGKORI

Mbah Jenggot, Penjaga Langen Tayub Tuban yang Bertahan di Antara Panggung dan Perjuangan Hidup

Sejak 2001, Suparminto setia menjadi cucuk lampah seni Langen Tayub. Ketika tanggapan ramai, ada penghasilan untuk ...
SEMENTARA ITU...

Doding Rahmadi Ajak Rider Trail Perkuat Gotong Royong, Bantu Pembangunan Masjid di Trenggalek

TRENGGALEK – Hobi memacu adrenalin di jalur perbukitan dan hutan bisa berjalan beriringan dengan kepedulian sosial. ...
KRONIK

Atasi Kelangkaan Solar, Pemkab Bangkalan Terbitkan Edaran Khusus BBM Petani

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terbitkan edaran khusus memprioritaskan alokasi Bahan Bakar ...
KRONIK

Polusi Surabaya Makin Parah, Wali Kota Eri Bongkar Penyebabnya

SURABAYA – Kondisi udara Kota Surabaya belakangan ini menjadi perbincangan hangat warganet. Sebagian dari mereka ...