Selasa
27 Oktober 2026 | 2 : 18

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Legislator: Pendapatan Tertinggi Indonesia dari Pariwisata

pdip-jatim-henky-k1

JAKARTA – Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Henky Kurniadi mengungkapkan pendapatan tertinggi Indonesia berasal dari pariwisata, bukan pertambangan.

Dia mencontohkan Bali merupakan destinasi wisata nomor satu di dunia dan bisa menjadi masa depan ekonomi di Indonesia.

“Bali menjadi pintu masuk untuk mata rantai pariwisata destinasi berikutnya, dari Bali selanjutnya ke Gili Tarawangan di Lombok, Pulau Moyo di Sumbawa dan Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur (NTT),” kata Henky, kemarin.

Untuk itu, legislator dari Jawa Timur ini berpendapat, Bali perlu perluasan bandara dan seharusnya juga perlu ada perencanaan kereta api atau alat transportasi masal.

Hal ini disebabkan karena jumlah penumpang yang sangat banyak sehingga cukup bagus jika dilihat dari nilai ekonomisnya.

“Untuk mengurangi kemacetan yang luar biasa, akan dibangun runway paralel. Tapi semua itu ada pada masalah perizinannya. Ada dua investor yang sudah siap tapi perlu diteliti lagi nilai ekonomisnya, jangan sampai hasilnya tidak efisien,” ungkap Henky.

Dia menambahkan, ada destinasi di Indonesia yang mahal yaitu Raja Ampat di Papua. “Seminggu di sana sama dengan berdestinasi ke Korea dan Jepang dalam kurun waktu yang sama. Tapi penduduk sekitarnya masih miskin,” ujarnya.

Terkait pariwisata, beberapa waktu lalu  Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa sektor pariwisata sebagai penghasil devisa harus diberikan ruang seluas-luasnya untuk mendapatkan investasi.

Terutama untuk daerah yang sudah mulai diincar oleh wisatawan baik dari dalam negeri maupun luar negeri dan pemerintah pusat siap untuk membantu.

“Saya rasa kemarin sudah kita sampaikan mengenai 10 Bali Baru tapi yang akan kita fokus kerjakan memang baru Mandalika di NTB, Labuan Bajo di NTT, Borobudur di Jawa Tengah-Yogyakarta, kemudian Danau Toba di Sumatra Utara,” ujar Jokowi, di acara Rakornas Pengendalian Inflasi Tahun 2018, di Grand Sahid Jaya, Jakarta, 26 Juli lalu.

Disadari oleh Presiden, untuk destinasi wisata memang baru fokus di daerah-daerah tersebut. Diharapkan nantinya target wisatawan di tahun 2019, Kementerian Pariwisata telah diberikan target, 20 juta turis harus datang ke Indonesia yang merupakan sebuah lompatan karena sebelumnya hanya mencapai 9 juta. (sa)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Kawal Kasus Kekerasan Anak Medokan, Armuji Dukung Evaluasi UU Perlindungan Anak

SURABAYA – Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, mendorong pembentukan Peraturan Daerah (Perda) Anti-Perundungan ...
LEGISLATIF

Eri Irawan Dorong Wira Wiri Kenpark–Purabaya Naik Kelas, Kapasitas Armada Perlu Ditambah

SURABAYA – Tingginya keterisian penumpang dan panjangnya jarak perjalanan menjadi alasan Ketua Komisi C DPRD ...
MILANGKORI

Mbah Jenggot, Penjaga Langen Tayub Tuban yang Bertahan di Antara Panggung dan Perjuangan Hidup

Sejak 2001, Suparminto setia menjadi cucuk lampah seni Langen Tayub. Ketika tanggapan ramai, ada penghasilan untuk ...
SEMENTARA ITU...

Doding Rahmadi Ajak Rider Trail Perkuat Gotong Royong, Bantu Pembangunan Masjid di Trenggalek

TRENGGALEK – Hobi memacu adrenalin di jalur perbukitan dan hutan bisa berjalan beriringan dengan kepedulian sosial. ...
KRONIK

Atasi Kelangkaan Solar, Pemkab Bangkalan Terbitkan Edaran Khusus BBM Petani

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terbitkan edaran khusus memprioritaskan alokasi Bahan Bakar ...
KRONIK

Polusi Surabaya Makin Parah, Wali Kota Eri Bongkar Penyebabnya

SURABAYA – Kondisi udara Kota Surabaya belakangan ini menjadi perbincangan hangat warganet. Sebagian dari mereka ...