Jumat
28 Agustus 2026 | 10 : 26

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Anas: Rumah Pasien Miskin Akan Terus Dikunjungi hingga Sehat

pdip-jatim-anas-kunjungi-rumah-pasien-miskin

BANYUWANGI – Pemkab Banyuwangi mengintensifkan program kunjungan ke rumah pasien, terutama warga kurang mampu, setelah mereka dirawat inap. Program tersebut diberi nama Pari Kuning (Pasca-Rawat Inap, Kunjungi Ning Griyo).

Senin kemarin, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengecek Mbah Soni, warga penerima program Pari Kuning di kawasan Desa Jambe Wangi, Sempu.

”Ini inovasi jemput bola yang merawat pasien di rumah untuk melakukan kontrol kesehatan bagi pasien lanjut usia dan sebatang kara. Dengan segala keterbatasan yang dimiliki pemerintah daerah, tetap kita berikhtiar semaksimal mungkin hadir untuk pasien warga miskin,” kata Azwar Anas.

Dia memaparkan, program Pari Kuning ini rutin dilakukan dua sampai tiga hari setelah pasien pulang dari rawat inap. Kunjungan terus dilakukan secara rutin sampai kondisi pasien normal.

“Ini untuk mem-follow-up kondisi pasien pasca-rawat inap. Pada Program Pari Kuning ini, tim puskesmas yang terdiri atas dokter dan perawat mendatangi pasien ke rumahnya. Karena pasien lansia dan sebatang kara ini tidak punya kerabat untuk mengantar kontrol ke puskesmas,” jelasnya.

Para pasien tersebut juga diberikan kentongan bambu, yang fungsinya sebagai alarm bagi tetangga sekitarnya jika sewaktu-sewaktu membutuhkan pertolongan. Masyarakat sekitar sudah disosialisasikan, apabila mendengar suara kentongan dari rumah pasien, agar segera datang dan membantu.

”Jadi ini wujud kearifan lokal. Para lansia yang tinggal sendirian ini tidak bisa akses teknologi smartphone, seperti WhatsApp dan Instagram. Kalau butuh pertolongan, bunyikan kentongan, tetangganya yang nanti segera lapor Puskesmas,” papar Anas.

Kepala Puskesmas Sempu Hadi Kusairi menambahkan, saat ini sudah ada 204 pasien yang merasakan manfaat program ini. Sebanyak 53 di antaranya diberikan fasilitas kentongan yang bisa digunakan untuk meminta bantuan dari tetangga terdekat apabila sewaktu waktu ada kondisi sakit darurat.

“Tetangga sekitarnya juga sudah kami beri pengertian dan kami bekali nomor telepon puskesmas dan nomor handphone petugas yang bisa dihubungi kapan saja agar bisa segera ditindak lanjuti,” ujar Hadi. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Kementerian PU Hibahkan SPAM Tangkel ke Pemkab Bangkalan, Bupati Lukman: Jadi Pengungkit Investasi

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan mendapat tambahan aset strategis untuk memperkuat pelayanan ...
KRONIK

Data Desil Bermasalah, DPRD Bondowoso Soroti Ancaman Bantuan Warga Terputus

BONDOWOSO – Perubahan data desil warga di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, berpotensi membuat penerima bantuan ...
KRONIK

Monev Komisi B DPRD Jember di PT MDR Buntu, Data Stok dan Harga Tembakau Masih Misteri

JEMBER – Monitoring dan evaluasi Komisi B DPRD Jember ke PT Mangli Djaya Raya (MDR), Jumat (28/8/2026), belum ...
LEGISLATIF

DPRD Kota Malang Usulkan Insentif Guru PAUD Naik, Dibahas dalam APBD 2027

MALANG – DPRD Kota Malang mendorong peningkatan alokasi tunjangan insentif bagi para pendidik Pendidikan Anak Usia ...
LEGISLATIF

Abidin Fikri Salurkan Wakaf Al-Qur’an dan Bingkisan untuk Takmir Masjid di Bojonegoro

BOJONEGORO – Momentum Jumat Berkah dimanfaatkan oleh Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Dr. H. ...
KRONIK

Setengah Jam di Posko Baguna, Tempat Para Penggembira Muktamar Melepas Lelah

JOMBANG – Matahari sedang terik-teriknya ketika jarum jam menunjuk pukul 13.30 WIB, Kamis (27/8/2026). Sinar ...